MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Friday, March 6, 2026

PANDUAN TERAPI DADA

 

PANDUAN TERAPI DADA

 

A.    DEFINISI

      Fisioterapi dada adalah suatu metode terapi untuk membuka jalan nafas danmengencerkan dahak dengan cara penguapan, pemanasan, pemijatan, postural drainage,latihan bernafas dan suction.Fisioterapi dada merupakan tindakan keperawatan dengan melakukan drainase postural, clapping dan vibrating pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan,misalnya penyakit paru obstruksi kronis (bronkitis kronis, asma, dan emfisema)

Tindakan drainase postural merupakan tindakan dengan menempatkan pasien dalam berbagai posisi untuk mengalirkan sekret di saluran pernapasan. Tindakan drainase postural diikuti dengan tindakan clapping (penepukan) dan vibrasi. Clapping dilakukan dengan menepuk dada posterior dan memberikan getaran (vibrasi) tangan pada daerah dada

       Dalam memberikan fisioterapi pada anak harus diingat  keadaan anatomi danfisiologi anak seperti pada bayi yang belum memiliki mekanisme batuk yang baik sehingga mereka tidak dapat membersihkan jalan nafas secara sempurna. Sebagaitambahan dalam memberikan fisioterapi harus didapat kepercayaan dari anak-anak karena anak-anak sering tidak   kooperatif

 

B.    RUANG LINGKUP

Terapi dada ini diberikan pada kondisi batuk pilek ,dengan terjadi akumulasi sputum.Terapi dada terdiri dari:

a)    Perkusi atau disebut juga clapping

                                 adalah pukulan kuat, bukan berarti sekuat-kuatnya

                       pada dinding dada dan punggung dengan tangan dibentuk seperti

                       mangkuk.Tujuannya dalah secara mekanik dapat

               melepaskan sekret yang melekat pada dinding

               bronkus

b)    Vibrasi adalah getaran kuat secara serial yang dihasilan oleh tangan perawat yangdiletakkan datar pada dinding dada klien.Vibrasi ini digunakan setelah perkusi untuk meningkatkan turbulensi udara ekskresi danh melepaskan mukus yang kental.

c)    Postural drainage

                       yaitu salah satu intervensi untuk melepaskan sekresi dari

                       berbagaisekmen paru dengan menggunakan pengaruh gaya

                  gravitasi. Waktu yang terbaik

.Indikasi, kontaindikasi dan komplikasiIndikasi:

·       .Profilaksis untuk mencegah penumpukan sekret yaitu pada

·       Pasien yang melakukan tirah baring yang lama-Pasien yang produksi sputum meningkat seperti pada fibrosis kistik atau bronkiektasis

·       Pasien dengan batuk yang tidak efektif . b.Mobilisasi sekret yang tertahan

·       dan gangguan menelan atau batuk 

Kontarindikasi : gagal jantung, status asmatikus.

 

C.   TATA LAKSANA

Tata laksana pelayanan fisioterapi di puskesmas dengan prosedur sebagai berikut:

-       Pasien dilakukan pemeriksaan di BP/KIA, petugas merujuk ke poli fisioterapi

-       Petugas fisioterapi melakukan identifikasi atau assesmen fisioterapi

-mengetahui apa ada akumulasi sputum,letak dari sputum

-       Fisioterapis memberikan penjelasan tentang terapi yang akan diberikan

-       Fisioterapis melakukan tindakan/intervensi fisioterapi

Dengan perkusi,vibrasi,postural drainase

-       Fisioterapis melakukan evaluasi saat,sesudah terapi

-       Fisioterapis melakukan edukasi kepada pasien

-       Pasien  menyelesaikan administrasi

-       Pasien pulang

 

D.   DOKUMENTASI

            Setelah dilakukan proses terapi, fisioterapi melakukan pendokumentasian dari  Proses asesmen,inspeksi,palpasi ,auskultasi, terapi dada yang diberikan serta evaluasi setelah pemberian terapi dada didokumentasikan di lembar rekam medis pasien.

 

 

 

 

    

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment