MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Friday, March 6, 2026

PANDUAN PELAYANAN PIJAT BAYI

 

PANDUAN PELAYANAN PIJAT BAYI

 

 

A.DEFINISI

Pijat bayi adalah suatu sentuhan yang diberikan pada jaringan lunak yang memberi banyak manfaat bagi anak maupun orang tua. Pijat bayi sebenarnya merupakan suatu bentuk terapi sentuhan (touch therapy) yang sangat bermanfaat baik bagi bayi maupun orang tuanya.Sentuhan atau pijatan pada bayi dapat merangsang produksi ASI, meningkatkan nafsu makan dan berat badannya. Tindakan ini juga akan mempererat tali kasih orang tua dan anak, serta menjadi dasar positif bagi pertumbuhan emosi dan fisik bayi. Sentuhan alamiah pada bayi sesungguhnya sama artinya dengan tindakan mengurut atau memijat. Kalau tindakan ini dilakukan secara teratur dan sesuai dengan tata cara dan teknik pemijatan bayi, ia bisa menjadi terapi untuk mendapatkan banyak manfaat buat si bayi . Adapun manfaat dari pijat bayi :

                 1)      Sirkulasi darah jadi lancar.

                2)      Terapi sentuhan (pijat) bisa memberikan efek positif secara fisik, antara lain kenaikan berat badan bayi dan peningkatan produksi air susu ibu (ASI).

                3)      Mengoptimalkan proses pertumbuhan.

                4)      Meningkatkan daya tahan tubuh.

                5)      Membantu otak melepaskan hormone yang membuat bayi menjadi relaks   

                        Dan nyaman

                6)      Mengurangi kerewelan bayi, biasanya bayi yang sering dipijat akan mudah

                         Tidur lelap

                7)      Mempererat ikatan batin dan emosional antara orang tua dan bayi.

 

               

B. RUANG LINGKUP

     Pelayanan Pijat Bayi diberikan pada bayi usia 0 bulan sampai 2 tahun. Pelayanan 

      Pijat bayi diberikan dengan indikasi gangguan pertumbuhan dan perkembangan

       Serta sebagai permulaan pada kasus gangguan respirasi sebelum diberikan terapi

       Dada.

 

    C.TATA LAKSANA

        Tata laksana pelayanan fisioterapi di puskesmas dengan prosedur sebagai berikut:

-       Pasien dilakukan pemeriksaan di BP/KIA, petugas merujuk ke poli fisioterapi

-       Petugas fisioterapi melakukan identifikasi atau assesmen fisioterapi

-       Fisioterapis memberikan penjelasan tentang terapi yang akan diberikan

-       Fisioterapis melakukan tindakan/intervensi fisioterapi

-       Fisioterapis melakukan evaluasi saat,sesudah terapi

-       Fisioterapis melakukan edukasi kepada pasien

-       Pasien  menyelesaikan administrasi

-       Pasien pulan

    

    D. DOKUMENTASI

         Setelah dilakukan proses terapi, fisioterapi melakukan pendokumentasian dari

         Proses asesmen,inspeksi,palpasi ,auskultasi,tes gerak khusus,intervensi pijat bayi

        Serta evaluasi dicatat dalam lembar status pasien.

 

 

            

No comments:

Post a Comment