PANDUAN PEMAKAIAN INFRA RED
A.DEFINISI
Infra Red adalah radiasi
elektromagnetik dari panjang gelombang
lebih panjang
dari cahaya tampak tetapi lebih pendek
dari radiasi gelombang radio
Adapun manfaat dari infra red
diantaranya mengaktifkan molekul air dalam
tubuh,meningkatkan sirkulasi
mikro,meningkatkan metabolism, mengembangkan
Ph dalam tubuh
Adapun indikasi dari penatalaksanaan
infra red pada kasus
- Peradangan
sub akut-akut
- Arthitis
- Gangguan
sirkulasi darah
- Persiapan
exercise dan massage
Adapun kontra indikasi dari
penatalaksanaan infra red pada kasus:
- Daerah
insufisiensi darah
- Gangguan
sensibilitas
- Adanya
kecenderungan terjadi perdarahan
- Luka
terbuka
B.RUANG LINGKUP
Ruang lingkup pemakaian infra red pada kasus gangguan musculoskeletal
post
Fraktur ,gangguan neuromuscular/saraf pusat dan tepi,persiapan exercise.
C.TATA LAKSANA
-
Pasien dilakukan pemeriksaan di BP/KIA,
petugas merujuk ke poli fisioterapi
-
Petugas fisioterapi melakukan
identifikasi atau assesmen fisioterapi
-
Fisioterapis memberikan
penjelasan tentang terapi yang akan diberikan
·
Dijelaskan rasa dari infra red
adalah hangat
-
Fisioterapis melakukan
tindakan/intervensi fisioterapi
·
Dilakukan persiapan alat,cek
kabel,sumber arus
·
Dilakukan tes sensasi kulit
·
Penyinaran selama 5-15 menit
-
Fisioterapis melakukan
evaluasi saat,sesudah terapi
-
Fisioterapis melakukan edukasi
kepada pasien
-
Pasien pulang dengan
menyelesaikan administras
D. DOKUMENTASI
Setelah dilakukan proses
terapi, fisioterapi melakukan pendokumentasian dari
Proses asesmen,inspeksi,palpasi
,auskultasi,tes gerak khusus,intervensi pijat bayi
Serta evaluasi dicatat dalam lembar
status pasien.
No comments:
Post a Comment