MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Sunday, March 22, 2026

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMANTAUAN PENYAKIT POTENSI WABAH (W2)

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PEMANTAUAN PENYAKIT POTENSI WABAH (W2)

UPTD  PUSKESMAS GANTIPUSKESMAS

 

  1. Pendahuluan

Terdapatnya komitmen global untuk eradikasi polio, reduksi campak, eliminasi tetanus neonatal menuntut suatu negara harus mengembangkan, memperkuat, dan memelihara kemampuan untuk mendeteksi, menilai, dan melaporkan kejadian penyakit yang berpotensi wabah. Selain terdapat beberapa hal yang menuntut akan pemantauan penyakiy yang berpotensi wabah yaitu ancaman perubahan iklim global (global warming), perubahan pola penyakit maupun jenis penyakit, ancaman penyakit baru “new emerging deseases” dan masih banyak jenis penyakit potensial wabah/ klb di indonesia

Dalam melakukan pemantauan penyakit potensi wabah dilaksanakanlah suatu sistem yang dapat memantau perkembangan trend suatu penyakit menular potensial KLB/wabah dari waktu ke waktu (periode mingguan) dan memberikan sinyal peringatan kepada pengelola program bila kasus tersebut melebihi nilai ambang batasnya sehingga mendorong program untuk melakukan respons.

 

  1. Latar Belakang

Dalam melaksanakan sistem pemantauan penyakit potensi wabah, diperlukan instrumen untuk pencatatan dan pelaporannya. Untuk itu digunakan pencatatan dan pelaporan secara mingguan atau yang biasa disebut W2.

 

  1. Tujuan

a.    Umum

Penanggulangan penyakit menular

b.    Khusus.

-       Menyelenggarakan Deteksi Dini KLB bagi penyakit menular.

-       Meminimalkan kesakitan/kematian yang berhubungan dengan KLB.

-       Memonitor kecenderungan penyakit menular.

 

4.    Tata Nilai

      Tata Nilai UPTD Puskesmas Gantipuskesmas, yaitu  :

            SALAM CARE

-     SALAM : salam, sopan, ramah

-     C  : Cermat

-     A  : Akurat

-     R  : Responsif

-     E  : Efektif

 

  1. Peran lintas sektor dan lintas program

a.  Kelurahan

Mendukung pelaksanaan kegiatan dengan menggerakkan  masyarakat di wilayah kerja kelurahan masing-masing

b.  TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga)

-      Sebagai penggerak dan motivator serta contoh dalam berperilaku hidup  sehat di masyarakat

-      Membantu puskesmas dalam mensosialisasikan kegiatan

c.   FKK (Forum Kesehatan Kelurahan)

    Mendukung pelaksanaan kegiatan di wilayah kelurahan masing-masing

d.  Program Promosi Kesehatan

Menyediakan media KIE yang dibutuhkan

 

  1. Kegiatan

a.    Pokok

Pemantauan Penyakit Potensi Wabah (W2)

b.    Rincian Kegiatan

Pemantauan Penyakit Potensi Wabah (W2) dilaksanakan diawali dengan menyusun instrumen/form W2. Selanjutnya melakukan pencatatan secara mingguan dengan menggunakan form tersebut.

 

  1. Cara melaksanakan kegiatan.

Pencatatan

 

  1. Sasaran

Kasus yang potensi wabah

 

  1. Jadwal pelaksanaan kegiatan

Kegiatan

Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

Jan

Feb

Mrt

Apr

Mei

Jun

Jul

Agt

Sep

Okt

Nov

Des

Pemantauan Penyakit Potensi Wabah (W2)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan

Evaluasi dilakukan oleh Penanggungjawab Program dan Penanggungjawab UKM terhadap ketepatan pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi disusun pada tiap akhir kegiatan dan dilaporkan setelah pelaksanaan kegiatan kepada Kepala Puskesmas.

 

  1. Pencatatan, pelaporan dan evaluasi kegiatan

Petugas harus membuat laporan kepada kepada Penanggungjawab UKM dan Kepala Puskesmas setelah pelaksanaan kegiatan. Petugas harus melakukan evaluasi keseluruhan kegiatan pada setiap tahapan kegiatan dan melaporkannya setelah pelaksanaan kegiatan.

 

 

 

KEPALA UPTD PUSKESMAS GANTIPUSKESMAS

DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA

 

 

BINTANG SETYA NUSANTARA

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER