KERANGKA ACUAN KEGIATAN
PEMANTAUAN PENYAKIT POTENSI WABAH (W2)
UPTD PUSKESMAS GANTIPUSKESMAS
- Pendahuluan
Terdapatnya
komitmen global untuk eradikasi polio, reduksi campak, eliminasi tetanus
neonatal menuntut suatu negara harus mengembangkan, memperkuat, dan memelihara
kemampuan untuk mendeteksi, menilai, dan melaporkan kejadian penyakit yang
berpotensi wabah. Selain terdapat beberapa hal yang menuntut akan pemantauan
penyakiy yang berpotensi wabah yaitu ancaman perubahan iklim global (global
warming), perubahan pola penyakit maupun jenis penyakit, ancaman penyakit baru
“new emerging deseases” dan masih banyak jenis penyakit potensial wabah/ klb di
indonesia
Dalam
melakukan pemantauan penyakit potensi wabah dilaksanakanlah suatu sistem yang
dapat memantau perkembangan trend suatu penyakit menular potensial KLB/wabah
dari waktu ke waktu (periode mingguan) dan memberikan sinyal peringatan kepada
pengelola program bila kasus tersebut melebihi nilai ambang batasnya sehingga
mendorong program untuk melakukan respons.
- Latar Belakang
Dalam melaksanakan sistem pemantauan penyakit potensi
wabah, diperlukan instrumen untuk pencatatan dan pelaporannya. Untuk itu
digunakan pencatatan dan pelaporan secara mingguan atau yang biasa disebut W2.
- Tujuan
a.
Umum
Penanggulangan penyakit menular
b.
Khusus.
-
Menyelenggarakan Deteksi
Dini KLB bagi penyakit menular.
-
Meminimalkan
kesakitan/kematian yang berhubungan dengan KLB.
-
Memonitor kecenderungan
penyakit menular.
4.
Tata Nilai
Tata Nilai UPTD Puskesmas Gantipuskesmas,
yaitu :
SALAM CARE
- SALAM : salam, sopan, ramah
- C : Cermat
- A : Akurat
- R : Responsif
- E : Efektif
- Peran
lintas sektor dan lintas program
a. Kelurahan
Mendukung pelaksanaan
kegiatan dengan menggerakkan masyarakat
di wilayah kerja kelurahan masing-masing
b. TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan
Keluarga)
- Sebagai penggerak dan motivator serta contoh dalam
berperilaku hidup sehat di masyarakat
- Membantu puskesmas dalam mensosialisasikan kegiatan
c. FKK (Forum Kesehatan Kelurahan)
Mendukung
pelaksanaan kegiatan di wilayah kelurahan masing-masing
d. Program Promosi Kesehatan
Menyediakan
media KIE yang dibutuhkan
- Kegiatan
a.
Pokok
Pemantauan Penyakit
Potensi Wabah (W2)
b.
Rincian
Kegiatan
Pemantauan Penyakit Potensi Wabah (W2) dilaksanakan diawali dengan menyusun instrumen/form W2. Selanjutnya melakukan
pencatatan secara mingguan dengan menggunakan form tersebut.
- Cara melaksanakan
kegiatan.
Pencatatan
- Sasaran
Kasus yang potensi
wabah
- Jadwal
pelaksanaan kegiatan
|
Kegiatan |
Jadwal Pelaksanaan Kegiatan |
|||||||||||
|
Jan |
Feb |
Mrt |
Apr |
Mei |
Jun |
Jul |
Agt |
Sep |
Okt |
Nov |
Des |
|
|
Pemantauan
Penyakit Potensi Wabah (W2) |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
- Evaluasi pelaksanaan
kegiatan dan pelaporan
Evaluasi dilakukan oleh Penanggungjawab Program
dan Penanggungjawab UKM terhadap ketepatan pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi
disusun pada tiap akhir kegiatan dan dilaporkan setelah pelaksanaan kegiatan
kepada Kepala Puskesmas.
- Pencatatan, pelaporan
dan evaluasi kegiatan
Petugas harus membuat laporan kepada kepada Penanggungjawab UKM dan Kepala
Puskesmas setelah pelaksanaan kegiatan. Petugas harus melakukan evaluasi
keseluruhan kegiatan pada setiap tahapan kegiatan dan melaporkannya setelah
pelaksanaan kegiatan.
KEPALA
UPTD PUSKESMAS GANTIPUSKESMAS
DINAS
KESEHATAN KOTA SURAKARTA
BINTANG
SETYA NUSANTARA
No comments:
Post a Comment