MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Sunday, March 22, 2026

KERANGKA ACUAN KEGIATAN LARVASIDASI SELEKTIF

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

LARVASIDASI SELEKTIF

UPTD  PUSKESMAS GANTIPUSKESMAS

 

  1. Pendahuluan

Penyakit Demam Berdarah (DBD) merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian ekstra . Penyakit ini merupakan penyakit menular yang sering menimbulkan wabah dan kematian banyak orang. DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk “aedes aegipty.”

Dalam upaya penanggulangan Demam Berdarah Dengue, pemerintah mempunyai 4 (empat) pilar strategi. Pertama, memperkuat pengamatan kasus/penderita dan pengamatan vektor didukung dengan laboratorium yang memadai; Kedua, memperkuat penatalaksanaan penderita di rumah sakit, puskesmas dan klinik; Ketiga, meningkatkan upaya pengendalian vektor secara terpadu; Keempat, memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit DBD.

 

  1. Latar Belakang

Pengendalian vektor secara terpadu dapat dilakukan salah satunya dengan larvasidasi. Larvasidasi sendiri adalah pemberantasan jentik dengan menaburkan bubuk larvasida (abate) pada tempat penampungan air yang tidak dikuras atau sulit dibersihkan. Keuntungan pemakaian larvasida antara lain semua larva dari berbagai stadium dapat dibunuh, daerah yang dilarvasidasi terbatas pada tempat perindukan (breeding places). Sedangkan kerugiannya adalah pengaruh larvasida bersifat sementara sehingga membutuhkan aplikasi ulangan.

Larvasidasi selektif adalah kegiatan pemeriksaan tempat penampungan air (TPA) baik di dalam maupun di luar rumah pada seluruh rumah dan bangunan di kelurahan endemis dan sporadis serta penaburan bubuk larvasida pada TPA yang ditemukan jentik. Larvasidasi selektif yang dilakukan Puskesmas Gantipuskesmas  dilakukan oleh petugas Puskesmas sekaligus melaksanakan Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB).

 

  1. Tujuan

a.    Umum

Menurunkan angka kejadian DBD


b.    Khusus.

-       Untuk mencegah kematian akibat DBD

-       Untuk mengurangi jumlah vektor nyamuk

-       Untuk mendapatkan data pembanding dari PJB oleh kader.

 

4.    Tata Nilai

      Tata Nilai UPTD Puskesmas Gantipuskesmas, yaitu  :

            SALAM CARE

-     SALAM : salam, sopan, ramah

-     C  : Cermat

-     A  : Akurat

-     R  : Responsif

-     E  : Efektif

 

  1. Peran lintas sektor dan lintas program

a.  Kelurahan

Mendukung pelaksanaan kegiatan dengan menggerakkan  masyarakat di wilayah kerja kelurahan masing-masing

b.  TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga)

-      Sebagai penggerak dan motivator serta contoh dalam berperilaku hidup  sehat di masyarakat

-      Membantu puskesmas dalam mensosialisasikan kegiatan

c.   FKK (Forum Kesehatan Kelurahan)

    Mendukung pelaksanaan kegiatan di wilayah kelurahan masing-masing

d.  Program Promosi Kesehatan

Menyediakan media KIE untuk mendukung kegiatan

 

  1. Kegiatan

a.    Pokok

Larvasidasi Selektif

b.    Rincian Kegiatan

Larvasidasi Selektif diawali dengan mempersiapkan bubuk abate dan instrumen/form PJB yang akan digunakan. Selanjutnya menyerahkan kepada petugas pelaksana (semua karyawan puskesmas) dan menyepakati kapan dilakukan pengumpulan form PJB agar bisa dilakukan rekapitulasi.

 

  1. Cara melaksanakan kegiatan.

Kunjungan lapangan

 

  1. Sasaran

Rumah warga

 

  1. Jadwal pelaksanaan kegiatan

Kegiatan

Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

Jan

Feb

Mrt

Apr

Mei

Jun

Jul

Agt

Sep

Okt

Nov

Des

Larvasidasi Selektif

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan

Evaluasi dilakukan oleh Penanggungjawab Program dan Penanggungjawab UKM terhadap ketepatan pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi disusun pada tiap akhir kegiatan dan dilaporkan setelah pelaksanaan kegiatan kepada Kepala Puskesmas.

 

  1. Pencatatan, pelaporan dan evaluasi kegiatan

Petugas harus membuat laporan kepada kepada Penanggungjawab UKM dan Kepala Puskesmas setelah pelaksanaan kegiatan. Petugas harus melakukan evaluasi keseluruhan kegiatan pada setiap tahapan kegiatan dan melaporkannya setelah pelaksanaan kegiatan.

 

 

KEPALA UPTD PUSKESMAS GANTIPUSKESMAS

DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA

 

 

BINTANG SETYA NUSANTARA

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER