MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Saturday, March 28, 2026

KERANGKA ACUAN DISTRIBUSI TABLET FE UNTUK REMAJA PUTRI

 



                                                            KERANGKA ACUAN          

DISTRIBUSI TABLET FE UNTUK REMAJA PUTRI

 

1.     PENDAHULUAN

 

Gizi merupakan salah satu factor penentu utama kualitas sumber daya manusia. Gangguan gizi pada awal kehidupan akan mempengaruhi kualitas kehidupan. Kurang gizi pada Balita tidak hanya menimbulkan gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi kecerdasan dan produktifitas di masa dewasa.

Upaya penanggulangan masalah gizi di Kabupaten Tegal masih di prioritaskan pada masalah gizi utama yang dihadapi yaitu Gangguan Kekurangan Yodium ( GAKY ), Anemia Gizi Besi ( AGB ), Kekurangan Energy dan Protein ( KEP ), dan Kekurangan Vitamin A ( KVA ) serta masalah gizi lebih yang mulai bermunculan.

Program penanggulangan anemia gizi ditujukan pada sasaran ibu hamil, namun hasilnya masih belum memuaskan. Mengingat dampaknya yang ditimbulkan bagi kesehatan ibu dan bayinya, maka program diperluas sebaiknya dilaksanakan sedini mungkin sebelum hamil. Antara lain sasarannya pada remaja putri (SMP/SMA dan sederajat ), calon pengantin, WUS ( wanita usia subur ).

Satu diantara tiga Remaja di Indonesia menderita anemia. Hal ini dapat dimaklumi karena masa remaja adalah masa pertumbuhan yang membutuhkan zat gizi lebih tinggi termasuk zat besi. Disamping itu Remaja Putri mengalami menstruasi setiap bulan sehingga membutuhkan zat besi lebih banyak, sementara jumlah makanan yang dikonsumsinya juga lebih rendah dari pria karena factor ingin langsing.

            Anemia kekurangan zat besi ini terjadi karena pola konsumsi makanan masyarakat Indonesia yang masih di dominasi sayuran, sebagai sumber zat besi yang sulit diserap ( non-heme iron ). Sedangkan daging dan bahan hewani jarang dikonsumsi masyarakat pedesaan. Diketahui daging dan bahan hewani adalah sumber zat besi yang baik ( heme iron ). Anemia dapat menimbulkan berbagai dampak antara lain :

·       Menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terkena penyakit

·       Menurunnya aktifitas dan prestasi belajar pada remaja putri

·       Keguguran pada ibu hamil

·       Perdarahan pada saat bersalin yang dapat menyebabkan kematian ibu

·       Mudah terkena penyakit infeksi

·       Menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan otak pada anak-anak

·       Meningkatkan resiko melahirkan Bayi dengan Berat badan Lahir Rendah atau BBLR ( < 2,5 kg )

 

 

Cara mencegah dan mengobati Anemia :

a.     Meningkatkan konsumsi makanan yang bergizi

Makan makanan yang banyak mengandung zat besi dari hewani ataupun nabati. Daging,ikan,telur,ayam,hati, sedangkan yang nabati: kacang-kacangan, tempe, tahu, sayuran warma hijau tua. Dan makan sayur serta buah yang banyak mengandung vitamin C ( jambu, jeruk , tomat, nanas, sirsak, dll )

b.     Menambah pemasukan zat besi ke dalam tubuh dengan minum Tablet Tambah Darah ( TTD )

c.     Mengobati penyakit yang menyebabkan atau memperberat anemia, seperti ; kecacingan, TBC, dll

 

2.     TUJUAN

·       Meningkatkan status kesehatan dan gizi remaja putri melalui pemberian Tablet Tambah Darah ( TTD ) di sekolah.

 

3.     SASARAN

·       Siswi SMAN Pagerbarang dan Siswi MAN Pagerbarang

 

 

4.     WAKTU

Bulan September  2013

 

5.     LOKASI

SMAN Pagerbarang

MAN Pagerbarang

 

6.     PELAKSANA

Petugas Gizi

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER