MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Sunday, March 8, 2026

KAK AUDIT INTERNAL POLI UMUM

 

 

CONTOH

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

AUDIT INTERNAL POLI UMUM

 

 

 

I.    Pendahuluan:

Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat perlu dimonitor dan dievaluasi agar dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi  masyarakat baik dalam pelayanan kesehatan perseorangan maupun pelayanan kesehatan masyarakat.

 

Berbagai mekanisme monitoring dan penilaian kinerja dilakukan baik melalui supervisi, laporan capaian kinerja, audit, lokakarya mini bulanan, lokakarya mini triwulan, penilaian kinerja semester, dan penilaian kinerja tahunan.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi dilakukan analisis dan upaya perbaikan yang berkesinambungan, sehingga proses pelayanan akan menjadi lebih baik.

 

II.            Latar Belakang:

Audit internal merupakan salah satu mekanisme untuk menilai kinerja puskesmas yang dilakukan oleh tim audit internal yang dibentuk oleh Kepala Puskesmas berdasarkan standar/kriteria/target yang ditetapkan.

Agar pelaksanaan audit internal dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien, maka disusun rencana program audit.

Dari hasil capaian indikator mutu di poli umum bahwa pengisian SOAP pada rekam medis tercapai 80%, sementara target indikator mutu di poli umum tersebut tercapai 100%

 

III.        Tujuan audit:

Tujuan Umum:

Melakukan penilaian terhadap kepatuhan petugas dalam pelaksanaan pengisian SOAP

Tujuan Khusus:

Melakukan penilaian kelengkapan pengisian SOAP pada rekam medis

 

 

IV.  Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan:

a.   Lingkup audit:

1.   Capaian pengisian SOAP pada rekam medis

b.   Kegiatan Audit dan Rincian Kegiatan:

1.   Audit di Puskesmas:

a). Melakukan audit terhadap capaian pengisian SOAP pada rekam medis

b). Melakukan audit terhadap kepatuhan petugas dalam pengisian kelengkapan rekam medis

 

V.           Cara melakukan kegiatan:

a.                               Kriteria yang digunakan untuk melakukan audit internal:

1.   Capaian pengisian SOAP pada rekam medis

2.   Kelengkapan pengisian rekam medis

b.  Metoda untuk melakukan audit internal:

Observasi, wawancara, dan melihat dokumen bukti pelaksanaan

c.             Instrumen Audit: (terlampir)

 

VI.        Sasaran (Objek) audit:

-       Terlaksananya audit terhadap capaian pengisian SOAP pada rekam medis

VII.     Jadual dan alokasi waktu  :

a. Audit Pertama

         1. Telusur data capaian pengisian SOAP pada rekam medis       : 10 Februari 2018

b. Audit 2

         1. Telusur data capaian pengisian SOAP pada rekam medis       : 3 Agustus 2018

 

VIII. Evaluasi pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan:

Evaluasi pelaksanaan kegiatan audit dilakukan untuk menilai apakah pelaksanaan audit sesuai dengan jadual yang sudah disusun setiap enam bulan sekali.  Jika terjadi ketidak sesuaian dalam pelaksanaan kegiatan audit dilaporkan kepada ketua tim audit untuk dibahas bersama dalam tim audit internal.

 

IX.        Pencatatan, pelaporan, dan evaluasi kegiatan:

Auditor internal harus mencatat/mendokumentasikan keseluruhan proses kegiatan audit internal, dan melaporkan hasil temuan audit, hasil analisis, dan rencana tindak lanjut yang disepakati bersama dengan auditee.  Keseluruhan kegiatan audit internal harus dievaluasi sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dalam melaksanakan audit.

 

Instrumen audit

Lampiran 1. Chek list capaian kinerja KIA:

 

No

Indikator

Target

Puskesmas

1

SOAP pada RM

100%

 

 

Lampiran 2. Panduan Wawancara:

No

Daftar pertanyaan

Jawaban Petugas Poli Umum

 

 

 

1

Bagaimana capaian pengisian SOAP pada RM

 

2

Mengapa capaian pengisian SOAP pada RM tidak tercapai

 

3

Adakah upaya yang sudah dilakukan agar tercapai

 

4

Apa hambatan yang dijumpai dalam pengisian SOAP pada RM

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment