MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Friday, March 6, 2026

766A SOP MENCEGAH PENGULANGAN PEMERIKSAAN PENUNJANG YANG TIDAK PERLU

 

 

 

 

 

LOGO

MENCEGAH PENGULANGAN PEMERIKSAAN PENUNJANG YANG TIDAK PERLU

 

 

 

SPO

No. Kode                  : SPO/UKP/RJ/06

Ditetapkan  Oleh Kepala Puskesmas

…………

 

Nama……….   NIP:…………….

Terbitan                    : 01

No. Revisi                : 00        

Tgl. Mulai Berlaku  : 24/11/2019

Halaman                   : 1/1            

 

1.       Pengertian

 

 

Pengulangan pemeriksaan yang tidak perlu adalah pengulangan pemeriksaan penunjang diagnostic yang semestinya tidak dilakukan karena pemeriksaan yang sebelumnya masih relevan dan tidak digunakan untuk menilai kemajuan hasil pengobatan

2.       Tujuan

Efisiensi dalam pelayanan klinis

3.      Kebijakan

SK Kepala Puskesmas No.005/2019 tentang kebijakan penunjang pelayanan klinis

4.       Referensi

Buku Panduan Pemeriksaan Laboratorium di Puskesmas

5.                                                                    Langkah- LLLangkah:

 

 

a.    Sebelum melakukan order permintaan pemeriksaan penunjang, dokter memeriksa kembali apakah pernah dilakukan pemeriksaan penunjang sebelumnya.

b.    Jika pernah dilakukan pemeriksaan penunjang sebelumnya, dokter menilai apakah hasil pemeriksaan masih relevan dengan kondisi pasien dan dapat digunakan untuk penegakan diagnosis

c.     Dokter menilai apakah hasil pemeriksaan penunjang meragukan

d.    Jika masih relevan relevan, dokter menilai apakah pemeriksaan penunjang tersebut digunakan untuk menilai kemajuan pengobatan

e.    Jika hasil pemeriksaan meragukan, dokter melakukan order permintaan pemeriksaan penunjang

f.      Jika hasil pemeriksaan tidak meragukan dan masih relevan, maka tidak dilakukan order pemeriksaan

g.   Jika pemeriksaan penunjang digunakan untuk menilai kemajuan pengobatan, maka dokter melakukan order permintaan pemeriksaan penunjang

h.   Jika pemeriksaan penunjang dinilai sudah tidak relevan, maka dokter melakukan order pemintaan pemeriksaan

6. Unit terkait

1. Rawat jalan

2. Rawat inap

3. Laboratorium

 

7. Dokumen terkait

1. Rekam Medis

2. Register laboratorium

Rekam Historis

 

 

 

No comments:

Post a Comment