|
KRITERIA
7.5.1
TERDAPAT PROSEDUR RUJUKAN YANG JELAS
MAKSUD
DAN TUJUAN
·
Jika kebutuhan pasien tidak dapat dipenuhi oleh Puskesmas, maka
pasien harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang mampu menyediakan pelayanan
yang dibutuhkan oleh pasien. Proses rujukan harus diatur dengan kebijakan dan
prosedur yang jelas sehingga pasien dijamin memperoleh pelayanan yang
dibutuhkan di tempat rujukan pada saat yang tepat.
ELEMEN
PENILAIAN
1.
Tersedia
prosedur rujukan yang jelas serta jejaring fasilitas rujukan.
2.
Proses
rujukan dilakukan berdasarkan kebutuhan pasien untuk menjamin kelangsungan
layanan.
3.
Tersedia
pprosedur mempersiapkan pasien/keluarga pasien untuk di rujuk.
4.
Dilakukan
komunikasi dengan fasilitas kesehatan yang menjadi tujuan rujukan untuk
memastikan kesiapan fasilitas tersebut untuk menerima rujukan.
|
|
RUJUKAN |
|
|||||||||
|
SOP |
No.
Dokumen :SOP/VII/UKP/53/2016 |
||||||||||
|
No. Revisi : |
|||||||||||
|
Tanggal
Terbit : 2 Januari 2016 |
|||||||||||
|
Halaman : 1 |
|||||||||||
|
PUSKESMAS KALIBAGOR |
|
dr.Fajar Windiyasari
D.W, MM NIP. 19751126 200701
2 006 |
|||||||||
|
1.
PENGERTIAN |
Rujukan eksternal adalah pemeriksaan lebih lanjut untuk
penanganan pasien yang tidak dapat dilakukan di puskesmas |
||||||||||
|
2.
TUJUAN |
Merujuk pasien ke Rumah Sakit rujukan berdasarkan
penyakit |
||||||||||
|
3.
KEBIJAKAN |
|
||||||||||
|
4.
REFERENSI |
|
||||||||||
|
5.
PERALATAN |
Alat tulis, rekam medis, blanko rujukan, alat standar
diagnostik, buku kunjungan rujukan |
||||||||||
|
6.
PROSEDUR |
Langkah-langkah dalam merujuk : 1.
Petugas
menerima RM dari petugas pendaftaran 2.
Petugas
memeriksa vital sign pasien 3.
Petugas
melakukan pemeriksaan fisik, Petugas
menentukan diagnosa 4.
Jika
pasien masuk dalam kriteria rujuk, petugas menentukan rencana rujukan 5.
Petugas
memberitahu kepada pasien tentang penyakitnya, alasan dirujuk, sarana tujuan
rujukan dan kapan pasien harus berangkat ke Rumah Sakit 6.
Petugas
membuat surat rujukan berdasarkan diagnosa dan menentukan poli yang dituju,
serta menentukan Rumah Sakit sesuai keinginan pasien 7.
Petugas
memasukkan data-data pasien ke dalam buku rujukan eksternal 8.
Petugas
memasukkan data-data pasien ke dalam kunjungan pasien |
||||||||||
|
7.
UNIT
TERKAIT |
Semua unit pelayanan |
||||||||||
|
8.
REKAMAN
HISTORIS |
|
||||||||||
|
|
PELAKSANAAN PERSIAPAN PASIEN RUJUKAN |
|
|||||||||
|
SOP |
No.
Dokumen :SOP/VII/UKP/29/2016 |
||||||||||
|
No. Revisi : |
|||||||||||
|
Tanggal
Terbit : 1 Maret 2016 |
|||||||||||
|
Halaman : 1 |
|||||||||||
|
PUSKESMAS KALIBAGOR |
|
dr.Fajar Windiyasari
D.W, MM NIP. 19751126 200701
2 006 |
|||||||||
|
1.
PENGERTIAN |
Rujukan adalah suatu sistem penyelenggaraan pelayanan
kesehatan yang melaksanakan pelimpahan tanggung jawab timbal balik terhadap
suatu kasus penyakit atau masalah kesehatan secara vertikal atau secara
horizontal. Persiapan pasien rujukan adalah mempersiapkan pasien sebelum
dirujuk dari mulai pemeriksaan, persiapan surat rujukan, persiapan tempat
rujukan dan sarana transportasi pasien. |
||||||||||
|
2.
TUJUAN |
Sebagai acuan bagi petugas dalam persiapan merujuk ke
institusi lain |
||||||||||
|
3.
KEBIJAKAN |
|
||||||||||
|
4.
REFERENSI |
|
||||||||||
|
5.
PERALATAN |
Alat tulis, Alat standar diagnostik, Mobil pusling,
blanko rujukan |
||||||||||
|
6.
PROSEDUR |
1. Petugas melakukan anamnesa 2. Petugas melakukan vital sign 3. Petugas melakukan pemeriksaan fisik 4. Petugas menentukan diagnosa 5. Petugas melakukan rencana rujukan
bila pasien masuk dalam kategori rujukan 6. Petugas menyampaikan rencana rujukan pada pasien dan
keluarga 7. Petugas menyiapkan surat rujukan 8. Petugas menyiapkan sarana transportasi (pusling) bila
perlu 9. Petugas memeriksa kembali kelengkapan peralatan dalam
mobil pusling , apabila rujukan menggunakan mobil pusling 10.
Pasien
diberangkatkan ke rumah sakit dengan atau tanpa didampingi petugas |
||||||||||
|
7.
UNIT
TERKAIT |
Semua unit pelayanan |
||||||||||
|
8.
REKAMAN
HISTORIS |
|
||||||||||
No comments:
Post a Comment