Friday, March 6, 2026

741abcde. Prosedur efektif untuk menyusun renc layanan

 

    

 

KRITERIA 7.4.1

 

TERDAPAT PROSEDUR YANG EFEKTIF UNTUK MENYUSUN RENCANA LAYANAN BAIK LAYANAN MEDIS MAUPUN LAYANAN TERPADU JIKA PASIEN MEMBUTUHKAN PENANGANAN OLEH TIM KESEHATAN YANG TERKOORDINASI

 

MAKSUD DAN TUJUAN

·    Rencana layanan ditetapkan berdasarkan hasil kajian yang dinyatakan dalam bentuk diagnosis. Dalam menyusun rencana layanan perlu dipandu oleh kebijakan dan prosedur yang jelas sesuai dengan kebutuhan pasien dan sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Luaran klinis tergantung dari ketepatan dalam penyusunan rencana layanan yang sesuai dengan kondisi pasien dan standar pelayanan klinis.

 

ELEMEN PENILAIAN

1.    Tedapat kebijakan dan prosedur yang jelas untuk menyusun rencana layanan medis dan rencana layanan terpadu jika diperlukan penanganan secara tim.

2.    Setiap petugas yang terkait dalam pelayanan klinis  mengetahui kebijakan dan prosedur tersebut serta penerapan dalam penyusunan rencana terapi dan/atau rencana layanan terpadu

3.    Dilakukan evaluasi kesesuaian pelaksaanan rencana terapi dan/atau rencana asuhan dengan kebijakan dan prosedur.

4.    Dilakukan tindakan lanjut jika terjadi ketidaksesuaian antara rencana layanan dengan kebijakan dan prosedur.

5.    Dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan hasil tindak lanjut.


 

 

 

 

 

 

 


PENYUSUNAN RENCANA LAYANAN TERPADU

 

SOP

 

 

 

No. Dokumen  :SOP/VII/UKP/20/2016

 

No. Revisi         :

Tanggal Terbit  : 2 Maret 2016

Halaman           :     1        

 

 

PUSKESMAS

KALIBAGOR

 

 

 

dr.Fajar Windiyasari D.W, MM

NIP. 19751126 200701 2 006

1.  PENGERTIAN

Penyusunan rencana layanan terpadu adalah prosedur dalam menyusun rencana layanan yang sesuai dengan kondisi pasien dan standar pelayanan klinis yang dilakukan oleh tim interprofesi

2.  TUJUAN

Mendapatkan ketepatan rencana layanan yang sesuai dengan kondisi pasien jika diperlukan penanganan secara tim

3.  KEBIJAKAN

Langkah-langkah penyusunan rencana layanan terpadu wajib sesuai dengan langkah-langkah SOP ini

4.  REFERENSI

 

5.  PERALATANN

Alat tulis

6.  PROSEDUR

1.       Petugas  merencanakan kegiatan pelayanan kesehatan yang akan dilakukan

2.       Petugas menyampaikan kepada Kepala Puskesmas

3.       Kepala Puskesmas menerima informasi yang disampaikan

4.       Petugas bersama Kepala Puskesmas menyusun rencana layanan terpadu

5.       Merencanakan sumber daya (petugas) yang akan digunakan

6.       Petugas dipilih sesuai kebutuhan kegiatan dan petugas yang berkompeten

7.       Kepala Puskesmas menetapkan tim interprofesi dengan Surat Keputusan

8.       Kepala Puskesmas menyerahkan Surat Keputusan kepada petugas

9.       Petugas menyampaikan kepada petugas-petugas terpilih bahwa akan dilakukan layanan terpadu

10.   Mempersiapkan penyusunan layanan terpadu yaitu pelayanan ANC terpadu

 

7.  UNIT TERKAIT

Semua Unit pelayanan

8.  REKAMAN HISTORIS PERUBAHAN

NO

YANG DIUBAH

ISI PERUBAHAN

TANGGAL MULAI DIBERLAKUKAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


PENYUSUNAN RENCANA LAYANAN MEDIS

 

SOP

 

 

No. Dokumen   :SOP/VII/UKP/19/2016

 

No. Revisi         :

Tanggal Terbit  : 2 Maret 2016

Halaman           :     2        

 

 

PUSKESMAS

KALIBAGOR

 

 

 

 

dr.Fajar Windiyasari D.W, MM

NIP. 19751126 200701 2 006

1.  PENGERTIAN

Penyusunan rencana layanan medis adalah prosedur dalam menyusun rencana layanan yang sesuai dengan kondisi pasien dan standar pelayanan klinis

2.  TUJUAN

Mendapatkan ketepatan rencana layanan yang sesuai dengan kondisi pasien jika diperlukan penanganan secara tim

3.  KEBIJAKAN

 

4.  REFERENSI

KMK No 514 tahun 2009 tentang panduan klinis bagi dokter di fasilitas kesehatan tingkat pertama

5.  PERALATAN

Alat tulis, alat standar diagnostik

6.  PROSEDUR

1.      Petugas mempersilahkan pasien duduk

2.    Petugas melakukan anamnesa

3.    Petugas melakukan pemeriksaan vital sign

4.    Petugas melakukan pemeriksaan fisik

5.    Petugas melakukan pemeriksaan penunjang bila diperlukan

6.    Petugas menentukan diagnosa

7.    Petugas menentukan rencana terapi

8.    Untuk rencana layanan tindakan,petugas memberi penjelasan tindakan yang akan dilakukan pada pasien

9.    Petugas meminta persetujuan pasien tentang tindakan yang akan dilakukan dengan menggunakan surat persetujuan

10. Setelah dilakukan tindakan, petugas memberikan konseling dan terapi pada pasien

11. Untuk rencana pengobatan, petugas memberikan terapi sesuai penyakitnya dan konseling

12. Petugas mencatat hasil pemeriksaan pada rekam medis pasien

7.  UNIT TERKAIT

Bp umum

8.    REKAMAN HISTORIS PERUBAHAN

NO

YANG DIUBAH

ISI PERUBAHAN

TANGGAL MULAI DIBERLAKUKAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


AUDIT KLINIS

 

SOP

 

 

No. Dokumen   :SOP/VII/UKP/21/2016

No. Revisi         :

Tanggal Terbit  : 2 Maret 2016

Halaman           :     1        

 

 

 

PUSKESMAS

KALIBAGOR

 

 

 

dr.Fajar Windiyasari D.W, MM

NIP. 19751126 200701 2 006

1.  PENGERTIAN

Audit klinis adalah kegiatan mengevaluasi kesesuaian layanan klinis dengan rencana terapi atau rencana asuhan. Audit klinis dilakukan oleh petugas audit klinis. Audit klinis dilakukan setiap 3 bulan sekali, dilakukan pada minggu terakhir bulan ke tiga.

2.  TUJUAN

Mengevaluasi kesesuaian layanan klinis dengan rencana terapi

3.  KEBIJAKAN

Langkah-langkah audit klinis wajib sesuai dengan langkah-langkah SOP ini

4.  REFERENSI

 

5.  PERALATAN

 

6.  PROSEDUR

1.    Koordinator layanan klinis menunjuk petugas audit klinis

2.    Koordinator layanan klinis menentukan tugas dan wewenang petugas audit klinis

3.    Koordinator layanan klinis menentukan jadual pelaksanaan audit klinis

4.    Petugas mengambil 10 sampel rekam medis pasien secara acak

5.    Petugas melakukan evaluasi kesesuaian layanan klinis dengan rencana terapi/rencana asuhan

6.    Petugas merekap hasil audit klinis

7.    Petugas menyerahkan rekapan hasil audit klinis pada koordinator layanan klinis

8.    Tim layanan klinis membahas hasil audit klinis

9.    Tim layanan klinis menentukan rencana tindak lanjut

10. Koordinator layanan klinis melaporkan hasil pelaksanaan audit klinis pada lokakarya mini Puskesmas

11. Kepala Puskesmas menerima hasil pelaksanaan audit klinis pada lokakarya mini Puskesmas

12. Kepala Puskesmas bersama-sama dengan karyawan membahas hasil audit klinis dan menentukan rencana tindak lanjut

13. Melaksanakan tindak lanjut

7.   UNIT TERKAIT

Koordinator layanan klinis, Anggota layanan klinis

 

 

 

 

 

 

PUSKESMAS KALIBAGOR

AUDIT KLINIS

 

 

 

dr.Fajar Windiyasari D.W, MM

NIP. 19751126 200701 2 006

 

SOP

No. Dokumen   : SOP/VII/UKP/21/2016

No. Revisi         :

Tanggal Terbit  : 2 Maret 2016

Halaman           : 2             

1.  REKAMAN HISTORIS PERUBAHAN

NO

YANG DIUBAH

ISI PERUBAHAN

TANGGAL MULAI DIBERLAKUKAN

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment