|
UPTD Puskesmas Adiwerna |
Pemeriksaan Protein Urine |
Kepala Puskesmas Adiwerna dr. MELIANSYORI NIP.
19740523 200604 1 005 |
||||||||||||
|
SPO |
No.
Kode : |
|||||||||||||
|
Terbitan : |
||||||||||||||
|
No. Revisi : |
||||||||||||||
|
Tgl
Mulai Berlaku : |
||||||||||||||
|
Halaman : |
||||||||||||||
|
1. Tujuan |
Untuk
mengetahui ada tidaknya kadar protein
pada urine pasien |
|||||||||||||
|
2. Ruang Lingkup |
Unit
pelayanan kesehatan Puskesmas khususnya laboratorium |
|||||||||||||
|
3. Definisi |
Suatu
kondisi dimana terlalu banyak protein dalam urin karena disebabkan adanya
kelainan berbagai organ tubuh |
|||||||||||||
|
4. Alat dan Bahan |
1. Alat : a. Pot
urine 2. Bahan
: a. Urine b. Tes
strip |
|||||||||||||
|
5. Prosedur |
1. Cuci
tangan 2. Pasien
di beri pot urine untuk menampung urine 3. Ambil
tes strip dan celupkan pada urine ± 3 detik 4. Amati
perubahan warna yang terjadi dan dibaca dalam waktu 1 menit 5. Cocokkan
warna pada tes strip dengan standar warna 6. Bersihkan
alat dan buang bahan pemeriksaan 7.
Cuci tangan 8.
Catat dan laporkan hasilnya |
|||||||||||||
|
6. Diagram Alir |
Cuci
tangan Ambil
tes strip dan celupkan pada urin ± 3 detik Cocokkan
warna yang terjadi dengan standar warna Cuci
tangan Catat
dan laporkan hasilnya Bersihkan
alat dan bahan Amati
adanya perubahan warna dan dibaca dalam waktu 1 menit Pasien
diberi pot urin untuk menampung urin |
|||||||||||||
7. Referensi |
Panduan
kerja pada tes strip protein urin merk one med |
|||||||||||||
|
8. Dokumen Terkait |
-
Blangko rujukan dari pengirim -
Blangko hasil Pemeriksaan |
|||||||||||||
|
9. Distribusi |
|
|||||||||||||
|
10.Rekaman
Historis |
No |
Yang dirubah |
Isi perubahan |
Tanggal perubahan |
||||||||||
|
|
|
|
|
|
||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||
|
UPTD Puskesmas Adiwerna |
Pemeriksaan Reduksi Urine |
Kepala Puskesmas Adiwerna dr. MELIANSYORI NIP.
19740523 200604 1 005 |
||||||||||||
|
SPO |
No.
Kode : |
|||||||||||||
|
Terbitan : |
||||||||||||||
|
No. Revisi : |
||||||||||||||
|
Tgl
Mulai Berlaku : |
||||||||||||||
|
Halaman : |
||||||||||||||
|
1. Tujuan |
Untuk
mengetahui ada tidaknya glukosa pada urine pasien |
|||||||||||||
|
2. Ruang Lingkup |
Unit
pelayanan kesehatan Puskesmas khususnya laboratorium |
|||||||||||||
|
3. Definisi |
Suatu
kondisi adanya glukosa dalam urin karena disebabkan adanya kerusakan pankreas |
|||||||||||||
|
4. Alat dan Bahan |
1.
Alat : a. Pot urin 2. Bahan : a. Urin b. Tes
strip |
|||||||||||||
|
5. Prosedur |
1. Cuci tangan 2. Pasien di
beri pot urine untuk menampung urine 3. Ambil tes
strip dan celupkan pada urine ± 3 detik 4. Amati
perubahan warna yang terjadi dan baca dalam waktu 30 detik 5. Cocokkan
adanya perubahan warna yang terjadi dengan standar warna 6. Bersihkan
alat dan buang bahan pemeriksaan 7. Cuci tangan 8. Catat dan
laporkan hasilnya |
|||||||||||||
|
6. Diagram Alir |
Pasien
menampung urin Baca
dalam waktu 30 detik Bersihkan
alat dan bahan Catat
dan laporkan hasilnya Cuci
tangan Cocokkan
warna pada tes strip dengan standar warna Celupkan tes strip pada urin
± 3 detik Cuci
tangan |
|||||||||||||
7. Referensi |
Panduan
kerja pada tes strip protein merk one med |
|||||||||||||
|
8. Dokumen Terkait |
-
Blangko rujukan dari pengirim -
Blangko hasil Pemeriksaan |
|||||||||||||
|
9. Distribusi |
|
|||||||||||||
|
10.Rekaman Historis |
No |
Yang dirubah |
Isi perubahan |
Tanggal perubahan |
||||||||||
|
|
|
|
|
|
||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||
|
UPTD Puskesmas Adiwerna |
Pemeriksaan BTA Sputum |
Kepala Puskesmas Adiwerna dr. MELIANSYORI NIP.
19740523 200604 1 005 |
||||||||||||||||
|
SPO |
No.
Kode : |
|||||||||||||||||
|
Terbitan : |
||||||||||||||||||
|
No. Revisi : |
||||||||||||||||||
|
Tgl
Mulai Berlaku : |
||||||||||||||||||
|
Halaman : |
||||||||||||||||||
|
1. Tujuan |
Untuk
mengetahui adanya kuman BTA dalam sputum pasien |
|||||||||||||||||
|
2. Ruang Lingkup |
Unit
pelayanan kesehatan Puskesmas khususnya Laboratorium |
|||||||||||||||||
|
3. Definisi |
Bakteri
tahan asam yang menyebabkan penyakit Tuberkulosis paru yang di temukan dalam
sputum |
|||||||||||||||||
|
4. Alat dan Bahan |
1.
Alat : 2.
Bahan : a. Mikroskop binokuler a. Sputum b. Obyek glass b.
Cat ZN c. Lampu bunsen d. Pot sputum e. Lidi f. Masker g. Pensil slide |
|||||||||||||||||
|
5. Prosedur |
1. Cuci
tangan 2. Ambil
pot sputum dan beri identitas kemudian pasien disuruh untuk mengeluarkan
dahaknya dan di tampung pada pot sputum tersebut 3. Ambil
sputum secukupnya dan buat preparat pada obyek glass 4. Setelah
kering lalu di fiksasi pada api ± 4 kali dan preparat di letakkan di atas rak
pengecatan 5. Tetesi
dengan carbol fuchsin diatasnya dan panasi dengan api ± 2 menit (jangan
sampai mendidih) 6. Cuci
dengan air lalu tetesi dengan alkohol asam lalu di cuci lagi dengan air 7. Tetesi
dengan methylen blue selama 3 menit lalu cuci lagi dengan air 8. Keringkan
kemudian dibaca dibawah mikroskop pada perbesaran 100x dalam 100 Lapang
pandang 9. Bereskan
alat dan bahan 10. Cuci
tangan 11. Catat
dan laporkan hasilnya |
|||||||||||||||||
|
6. Diagram Alir |
Buat preparat dari sputum
pada obyek glass Cuci
tangan Pasien
menampung dahak pada pot sputum Keringkan
dan fiksasi pada api ± 4 kali Cuci
tangan Catat
dan laporkan hasil Tetesi
dengan carbol fuchsin dan panasi 2 menit Cuci
dengan air dan tetesi dengan methylen blue 3 menit Baca
pada mikroskop Bereskan
alat dan bahan Cuci
dengan air dan keringkan Cuci
dengan air dan tetesi dengan alkohol asam |
|||||||||||||||||
7. Referensi |
Buku
panduan program TB nasional |
|||||||||||||||||
|
8. Dokumen
Terkait |
-
Blangko rujukan dari pengirim -
Blangko hasil Pemeriksaan |
|||||||||||||||||
|
9. Distribusi |
|
|||||||||||||||||
|
10.Rekaman
Historis |
No |
Yang dirubah |
Isi perubahan |
Tanggal perubahan |
||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||||
|
UPTD Puskesmas Adiwerna |
Pemeriksaan BTA kusta |
Kepala Puskesmas Adiwerna dr. MELIANSYORI NIP.
19740523 200604 1 005 |
||||||||||||||
|
SPO |
No.
Kode : |
|||||||||||||||
|
Terbitan : |
||||||||||||||||
|
No. Revisi : |
||||||||||||||||
|
Tgl
Mulai Berlaku : |
||||||||||||||||
|
Halaman : |
||||||||||||||||
|
1. Tujuan |
Untuk
mengetahui adanya kuman BTA Leprae pada sampel lesi kulit atau cairan getah
bening pada cuping telinga pasien |
|||||||||||||||
|
2. Ruang Lingkup |
Unit
pelayanan kesehatan Puskesmas khususnya Laboratorium |
|||||||||||||||
|
3. Definisi |
Mycobacterium
Leprae adalah bakteri tahan asam yang menyebabkan penyakit kusta |
|||||||||||||||
|
4. Alat dan Bahan |
1.
Alat : 2. Bahan : a. Mikroskop binokuler a.
Cairan getah b.
Obyek glass bening c. Lampu bunsen b.
Cat ZN d.Bisturi e. Masker f. Jas laboratorium g. Pensil slide h. Rak pengecatan dan rak pengeringan |
|||||||||||||||
|
5. Prosedur |
1. Cuci
tangan 2. Ambil
cairan getah bening pada cuping telinga kanan dan kiri serta lesi kulit dan
di buat preparat pada obyek glass 3. Fiksasi
lalu di tetesi carbol fuchsin panaskan tidak sampai mendidih selama ± 2 menit 4. Cuci
dengan air mengalir sampai sisa cat bersih kemudian tetesi dengan alkohol
asam 5. Cuci
dengan air mengalir sampai bersih lalu tetesi dengan methylen blue selama 3
menit 6. Cuci
dengan air mengalir dan di keringkan 7. Baca
sediaan di bawah mikroskop pada perbesaran 100x 8. Bereskan
alat dan bahan 9. cuci tangan 10. Catat
dan laporkan hasilnya |
|||||||||||||||
|
6. Diagram Alir |
Cuci
tangan Fiksasi
lalu teteskan carbol fuchsin dan panaskan ± 2 menit Ambil
sampel dan dibuat preparat Cuci
air dan tetesi alkohol asam Cuci
air dan keringkan Bereskan
alat dan bahan Catat
dan laporkan hasil Cuci
tangan Baca
sediaan pada mikroskop perbesaran 100x Cuci
air dan tetesi methylen blue 3 menit |
|||||||||||||||
7. Referensi |
Petunjuk
pemeriksaan lab DEPKES 2000 |
|||||||||||||||
|
8. Dokumen Terkait |
|
|||||||||||||||
|
9. Distribusi |
|
|||||||||||||||
|
10.Rekaman
Historis |
No |
Yang dirubah |
Isi perubahan |
Tanggal perubahan |
||||||||||||
|
|
|
|
|
|
||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||
|
UPTD Puskesmas Adiwerna |
Pemeriksaan kolesterol |
Kepala Puskesmas Adiwerna dr. MELIANSYORI NIP. 19740523
200604 1 005 |
||||||||||||||||
|
SPO |
No. Kode : |
|||||||||||||||||
|
Terbitan : |
||||||||||||||||||
|
No. Revisi : |
||||||||||||||||||
|
Tgl Mulai Berlaku : |
||||||||||||||||||
|
Halaman : |
||||||||||||||||||
|
1. Tujuan |
Untuk menentukan
kadar kolesterol dalam sampel darah pasien |
|||||||||||||||||
|
2. Ruang Lingkup |
Unit pelayanan
kesehatan Puskesmas khususnya Laboratorium |
|||||||||||||||||
|
3. Definisi |
Suatu molekul
lemak didalam sel yang terdiri dari LDL,HDL,total kolesterol dan trigliserida |
|||||||||||||||||
|
4. Alat dan Bahan |
1. Easy Touch GCU meter 2. Tes strip kolesterol 3. Lancet steril 4. kapas alkohol 70% 5. Tissue kering 6. Darah kapiler |
|||||||||||||||||
|
5. Prosedur |
1. Cuci
tangan 2. Masukkan
chek strip pada slot tes strip sampai muncul “OK” pada layar kemudian
lepaskan chek strip 3. Cocokkan
nomor kode pada botol tes strip kolesterol dengan strip kode kolesterol 4. Kemudian
masukkan strip kode kolesterol pada slot kartu kode 5. Masukkan
tes strip kolesterol pada slot tes 6. Ambil
sampel darah kapiler 7. Tempelkan
darah pada tes strip hingga terserap sempurna 8. Alat
akan menunjukkan hasil kadar kolesterol dalam waktu 150 detik 9. Cuci
tangan 10. Catat
dan laporkan hasilnya |
|||||||||||||||||
|
6. Diagram Alir |
Cuci
tangan Cocokkan
nomor kode Masukkan
tes strip kolesterol Tempelkan
darah pada tes strip Catat
dan laporkan hasil Cuci
tangan Tunggu
150 detik Ambil
darah kapiler Masukkan
strip kode Masukkan
chek strip |
|||||||||||||||||
7. Referensi |
Petunjuk manual
easy Touch GCU meter |
|||||||||||||||||
|
8. Dokumen
Terkait |
|
|||||||||||||||||
|
9. Distribusi |
|
|||||||||||||||||
|
10.Rekaman Historis |
No |
Yang dirubah |
Isi perubahan |
Tanggal perubahan |
||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||||
|
UPTD Puskesmas Adiwerna |
Pemeriksaan Asam Urat |
Kepala Puskesmas Adiwerna dr.
MELIANSYORI NIP.
19740523 200604 1 005 |
||||||||||||||||
|
SPO |
No. Kode : |
|||||||||||||||||
|
Terbitan : |
||||||||||||||||||
|
No. Revisi : |
||||||||||||||||||
|
Tgl Mulai Berlaku : |
||||||||||||||||||
|
Halaman : |
||||||||||||||||||
|
1. Tujuan |
Untuk mengetahui
kadar asam urat dalam sampel darah pasien |
|||||||||||||||||
|
2. Ruang Lingkup |
Unit pelayanan
kesehatan Puskesmas khususnya Laboratorium |
|||||||||||||||||
|
3. Definisi |
Suatu senyawa
turunan purina yang dihasilkan dari metabolisme tubuh oleh salah satu
protein,purin dan ginjal |
|||||||||||||||||
|
4. Alat dan Bahan |
1. Easy Touch GCU meter 2. Tes strip asam urat 3. Lancet steril 4. kapas alkohol 70% 5. Tissue kering 6. Darah kapiler |
|||||||||||||||||
|
5. Prosedur |
1. Cuci
tangan 2. Masukkan
chek strip pada slot tes strip sampai muncul “OK” pada layar kemudian
lepaskan chek strip 3. Cocokkan
nomor kode pada botol tes strip asam urat dengan strip kode asam urat 4. Kemudian
masukkan strip kode asam urat pada slot kartu kode 5. Masukkan
tes strip asam urat pada slot tes 6. Ambil
sampel darah kapiler 7. Tempelkan
darah pada tes strip hingga terserap sempurna 8. Alat
akan menunjukkan hasil kadar asam urat dalam waktu 20 detik 9. Cuci
tangan 10. Catat
dan laporkan hasilnya |
|||||||||||||||||
|
6. Diagram Alir |
Cuci
tangan Cocokkan
nomor kode Masukkan
tes strip asam urat Tempelkan
darah pada tes strip Cuci
tangan Catat
dan laporkan hasil Tunggu
20 detik Ambil
darah kapiler Masukkan
strip kode Masukkan
chek strip |
|||||||||||||||||
7. Referensi |
Petunjuk manual
easy Touch GCU meter |
|||||||||||||||||
|
8. Dokumen
Terkait |
|
|||||||||||||||||
|
9. Distribusi |
|
|||||||||||||||||
|
10.Rekaman Historis |
No |
Yang dirubah |
Isi perubahan |
Tanggal perubahan |
||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||||
No comments:
Post a Comment