MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Saturday, February 28, 2026

SOP MENGHITUNG JENIS LEUKOSIT (HJL)

    

 

MENGHITUNG JENIS LEUKOSIT (HJL)

 

 

 

SPO

No. Dokumen

: UKP/SPO/VIII/

  MEI/2015/1-9

Ditetapkan Oleh

 

Kepala Puskesmas

 

No. Revisi

: 00

Ngemplak II

 

 

Tgl. Terbit

: 1 MEI 2015

PUSKESMAS

NGEMPLAK II

Halaman

: 1 - 3

drg. IsahListiyani

 

NIP. 19680523 200604 2 001

PENGERTIAN

Menghitung Jenis Lekosit (HJL) adalah Pemeriksaan Laboratorium untuk menentukan nilai jenis-jenis leukosit dalam bahan pemeriksaan darah

TUJUAN

Sebagai acuan petugas dalam penentuan jenis-jenis lekosit, untuk membantu pada:

1.      Penentuan diagnosa

2.      Pemantauan penyakit

3.      Pemantauan pengobatan

KEBIJAKAN

SK Kepala Puskesmas No.188.4/UKP/VIII/JAN/2015/01, Tentang jenis jenis pemeriksaan laboratorium

PETUGAS

Seorang Ahli Teknologi Lab . Medik

BAHAN PENUNJAN

Bahan Pemeriksaan :

1.    Darah Vena

2.    Darah Kapiler

 

Peralatan :

1.    Glass pemalid

2.    Obyek glass

3.    Mikroskop

4.    Pipettetes

5.    Rakpengecatan

6.    Diffcounter

 

Bahan Pendukung:

1.    Alkohol 70%

2.    Metanol

3.    Larutan kerja giemsa (2 tetes larutan stok giemsa+1 ml aquadest)

4.    Kapas

5.    Tisue

6.    Larutan EDTA

7.    Cat Giemsa , cat Wright

REFERENSI

 

1.    Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor: 1792/Menkes/SK/XII/2010 tentang  Pedoman Pemeriksaan Klinik

2.    Materi Pelatihan Tenaga Tehnis Laboratorium Puskesmas Tingkat Lanjut Angkatan II tanggal 2 – 30 September 1998 di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta

3.    Riswanto, Pemeriksaan Laboratorium Hematologi, Yogyakarta, Alfamedia Kanalmedika, 2013, hal; 75-80

 

PROSEDUR

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.    Petugas menyiapkan bahan pemeriksaan peralatan dan bahan penunjang.

2.    Petugas melabeli obyek glass dengan identitas pasien yang diperiksa.

3.    Petugas meneteskan darah pada satu ujung objek glass yang bersih dan bebas lemak.

4.    Petugas membuat hapusan darah dengan pemalid,glass.dimana pemalid glass dan objek glass membentuk sudut kurang lebih 30 derajad.

5.    Petugas mengeringkan / mengangin-anginkan apusan darah di udara,.

6.    Petugas memfiksasi apusan darah dengan methanol kemudian dibiarkan kering.

7.    Petugas menuangi cat giemza atau Wright yang telah diencerkan (reagen kerja) sehingga menutup lapisan darah seluruhnya, dan dibiarkan selama 15 menit.

8.    Petugas mencuci apusan darah dengan aquadest atau air biasa kemudian dikeringkan diudara.

9.    Memeriksa apusan darah di bawah mikroskop dengan obyektif 10x,menentukan lokasi perhitungan HJL, yaitu daerah dengan eritrosit merata

10. Petugas menetesi apusan darah dengan minyak immersi, dan menggeser lensa obyektif 10 x ke  lensa obyektif 100 x

11. Petugas menghitung jumlah tiap jenis sel leukosit yang dijumpai dengan menggunakan diff- counter .perhitungan dilakukan sampai 100 sel .

12. Petugas membuat Laporan hasil pemeriksaan,

Masing-masing jenis leukosit dinyatakan dalam prosen

 

 

NILAI NORMAL HITUNG JENIS LEUKOSIT

1.    Basofil                  : 0  -  1 %

2.    Eosinofil               : 1  -  3 %

3.    NetrofilBatang      : 2 -  6 %                         

4.    Netrofilsegmen    : 50 -70 %

5.    Limfosit                : 20 -40 %

6.    Monosi                  : 2 -  8 %                  

UNIT TERKAIT

BP UMUM

 

 


No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER