|
|
MENGHITUNG JENIS
LEUKOSIT (HJL) |
|||
|
|
||||
|
|
||||
|
|
SPO |
No. Dokumen |
: UKP/SPO/VIII/ MEI/2015/1-9 |
Ditetapkan Oleh |
|
|
Kepala Puskesmas |
|||
|
|
No. Revisi |
: 00 |
Ngemplak II |
|
|
|
||||
|
|
Tgl. Terbit |
: 1 MEI 2015 |
||
|
PUSKESMAS |
||||
|
NGEMPLAK II |
Halaman |
: 1 - 3 |
drg. IsahListiyani |
|
|
|
NIP. 19680523 200604 2 001 |
|||
|
PENGERTIAN |
Menghitung Jenis Lekosit (HJL)
adalah Pemeriksaan Laboratorium untuk menentukan nilai jenis-jenis leukosit
dalam bahan pemeriksaan darah |
|
TUJUAN |
Sebagai acuan petugas dalam penentuan jenis-jenis
lekosit, untuk membantu pada: 1.
Penentuan
diagnosa 2.
Pemantauan
penyakit 3.
Pemantauan
pengobatan |
|
KEBIJAKAN |
SK Kepala Puskesmas No.188.4/UKP/VIII/JAN/2015/01, Tentang jenis
jenis pemeriksaan laboratorium |
|
PETUGAS |
Seorang Ahli Teknologi Lab . Medik |
|
BAHAN PENUNJAN |
Bahan Pemeriksaan : 1. Darah Vena 2. Darah Kapiler Peralatan : 1. Glass
pemalid 2. Obyek
glass 3. Mikroskop 4. Pipettetes 5. Rakpengecatan 6. Diffcounter Bahan
Pendukung: 1. Alkohol 70% 2. Metanol 3. Larutan kerja giemsa (2 tetes larutan stok giemsa+1 ml
aquadest) 4. Kapas 5. Tisue 6. Larutan EDTA 7. Cat Giemsa , cat Wright |
|
REFERENSI |
1. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor:
1792/Menkes/SK/XII/2010 tentang
Pedoman Pemeriksaan Klinik 2. Materi Pelatihan Tenaga Tehnis Laboratorium Puskesmas
Tingkat Lanjut Angkatan II tanggal 2 – 30 September 1998 di Balai
Laboratorium Kesehatan Yogyakarta 3. Riswanto, Pemeriksaan Laboratorium Hematologi,
Yogyakarta, Alfamedia Kanalmedika, 2013, hal; 75-80 |
|
PROSEDUR |
1. Petugas menyiapkan bahan pemeriksaan peralatan dan
bahan penunjang. 2. Petugas melabeli obyek glass dengan identitas pasien
yang diperiksa. 3. Petugas meneteskan darah pada satu ujung objek
glass yang bersih dan bebas lemak. 4. Petugas membuat hapusan darah dengan pemalid,glass.dimana pemalid glass dan objek glass membentuk sudut kurang lebih 30 derajad. 5. Petugas mengeringkan / mengangin-anginkan apusan darah di udara,. 6. Petugas memfiksasi apusan darah dengan methanol
kemudian dibiarkan kering. 7. Petugas menuangi cat
giemza atau Wright
yang telah diencerkan
(reagen kerja)
sehingga menutup lapisan darah seluruhnya, dan dibiarkan selama 15 menit. 8. Petugas mencuci apusan darah dengan aquadest atau air biasa kemudian dikeringkan diudara. 9. Memeriksa apusan darah di
bawah mikroskop dengan obyektif 10x,menentukan lokasi perhitungan HJL, yaitu daerah dengan
eritrosit merata 10. Petugas menetesi apusan darah dengan minyak immersi,
dan menggeser lensa obyektif 10 x ke
lensa obyektif 100 x 11. Petugas menghitung jumlah tiap jenis sel leukosit yang
dijumpai dengan menggunakan diff- counter .perhitungan dilakukan sampai 100
sel . 12. Petugas membuat Laporan hasil pemeriksaan, Masing-masing jenis leukosit dinyatakan dalam prosen NILAI NORMAL HITUNG JENIS
LEUKOSIT 1. Basofil : 0 - 1
% 2. Eosinofil : 1 - 3
% 3.
NetrofilBatang : 2 - 6
% 4. Netrofilsegmen : 50 -70 % 5. Limfosit : 20 -40 % 6. Monosi
: 2 - 8 % |
|
UNIT
TERKAIT |
BP UMUM |

No comments:
Post a Comment