Sunday, August 17, 2025

SOP KUNJUNGAN ANTENATAL PERTAMA

 

KUNJUNGAN ANTENATAL PERTAMA

 

 

SOP

No. Kode :001/B.V/SOP/PKM.SDU/I/2014

Disetujui / Disahkan oleh

Kepala Puskesmas Sedau

 

 

Ns.Junaidi.S.Kep

Nip.197304151992031007

Terbitan   :5 januari 2014

No. Revisi :

Tgl Mulai Berlaku :5 januari 2014

Halaman :1/4

1.     Pengertian

Kunjungan awal dalah suatu kunjungan  yang  dilakukan pertama kali ibu hamil dari awal kehamilan hingga minggu ke 12

2.     Tujuan

1.     Membina hubungan saling percaya antara bidan dan ibu

2.     Mendeteksi masalah  yang  dapat diobati

3.     Memulai persiapan persalinan dan kesiapan untuk menghadapi komplikasi.

4.     Mendorong perilaku yang sehat.

5.    .    

3.     Kebijakan

SK Kepala Puskesmas Sedau No:19/PKM.SDU/I/2015 Tentang Jenis-Jenis Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Sedau

4.     Referensi

ILMU KEBIDANAN, 2011

MNH, 2002

OBSTETRIK, 2015

5.     Prosedur/langkah-langkah

1.   Menyambut klien dengan sopan dan ramah

2.   Memperkenalkan diri

3.   Menjelaskan maksud dan tujuan

4.   Merespon terhadap reaksi klien dengan cepat

5.   Menanyakan nama dan usia ibu

6.   Menanyakan riwayat kehamilan sekarang:

a.   HPHT dan apakah normal

b.   Gerakan janin

c.   Tanda-tanda bahaya atau penyulit

d.   Keluhan umum

e.   Obat yang dikonsumsi (termasuk jamu)

f.    Kekhawatiran khusus

7.   Menanyakan riwayat kehamilan yang lalu:

a.   Jumlah kehamilan

b.   Jumlah anak yang hidup

c.   Jumlah kelahiran prematur

d.   Jumlah keguguran

e.   Persalinan dengan tindakan (operasi ceasar, vorcef,vakum)

f.    Riwayat perdarahan pada persalinan atau pasca persalinan

g.   Persalinan dengan darah tinggi

h.   Berat bayi <2,5 kg atau >4 kg

8.   Menanyakan riwayat kesehatan/penyakit yang diderita sekarang dan dahulu:

a.   Masalah kardiovaskuler

b.  Hipertensi

c.   Diabetes

d.  Malaria

e.   Penyakit kelamin/HIV

f.  Imunisasi Tetanus Toxoit (TT)

9.   Menanyakan riwayat sosial – ekonomi:

a.   Status perkawinan

b.  Respon ibu dan terhadap keluarga terhadap kehamilan ibu

c.   Riwayat KB

d.  Dukungan Keluarga

e.   Pengambilan keputusan dalam keluarga

f.  Gizi yang dikosumsi

g.   Kebiasaan hidup sehat, merokok, minum minuman keras, mengkonsumsi obat terlarang

h.  Beban kerja sehari-hari

i.    Tempat dan petugas kesehatan yang diinginkan untuk membantu persalinan

10.          Melakukan pemeriksaan fisik:

a.     Memperlihatkan tingkat energi ibu, keadaan emosi dan postur tubuh selama pemeriksaan

b.     Menjelaskan seluruh prosedur sambil melakukan pemeriksaan

c.     Mengajukan pertanyaan lebih lanjut sambil melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan

11.          Memperhatikan tanda-tanda vital:

a.     Mengukur tinggi dan berat badan

b.     Mengukur tekanan darah,nadi,suhu

c.     Meminta klien untuk melonggarkan pakaian

d.     Membantu klien berbaring di tempat periksa

12.          Melakukan pemeriksaan pada kepala dan leher:

a.     Memeriksa apakah ada odema pada wajah

b.     Memeriksa mata, pucat atau kuning (ikterus)

c.     Memeriksa rahang dan gigi

d.     Memeriksa dan meraba leher untuk mengetahui : pembesaran kelenjar tiroid, pembuluh limfe dan vena jugularis

13.   Melakukan pemeriksaan payudara:

a.   Bentuk,ukuran,dan simetris atautidak

b.   Puting susu menonjol atau masuk ke dalam

c.   Ada kolostrum atau cairan lain

d.   Apakah ada retraksi atau dimpling

e.   Apakah ada masa dan pembesaran pembuluh limfe pada ketiak

14.   Melakukan pemeriksaan abdomen

a.       Melihat apakah ada bekas luka operasi

b.       Mengukur tinggi fundus uteri menggunakan jari tangan ( jika > 13 minggu) atau pita ukuran (jika >22minggu)

c.       Melakukan palpasi pada abdomen unuk mengetahui letak, presentasi, posisi, dan penurunan bagian terendah janin (jika>36 minggu)

d.       Mengukur denyut jantung janin ( dengan funduskup kalau >18 minggu)

15.    Melakukan pemeriksaan ektremitas atas dan bawah: apakah odem,pucat pada jari kaki, apakah ada varises, memeriksa reflek pada kaki

16.    Memberikan pendidikan kesehatan:

a.       Memberitau ibu hhamil hasil temuan dalam pemeriksaan

b.       Menghitung usia kehamilan

c.       Mengajari kemungkinan ketidak nyamana yang dialami ibu

d.       Mengajari ibu sesuai usia kehamilan:

1)    Nutrisi

2)    Olahraga ringan

3)    Istirahat

4)    Kebersihan diri dan lingkungan

5)    Persiapan pemberian ASI

6)    KB pascasalin

7)    Tanda-tanda bahaya

8)    Kegiatan seks

9)    Kegiatan sehari-hari

10) Obat-obatan dan merokok

11) Body mekanik

12) Pakaian

19.  Melakukan promosi kesehatan :

a.    Memberikan imunisasi Tetanus Toxoid jika dibutuhkan

b.    Memberikan tablet tambah darah/folate

20.  Menanyakan persiapan kelahiran dan kegawat daruratan

a.     Siapa penolong persalinan

b.     Tempat persalinan

c.     Transportasi

d.     Persiapan biaya

e.     Pembuat keputusan

f.      Pendonor darah

g.     Persiapan kebutuhan ibu dan bayi

21.  Menjadwalkan kunjungan beriutnya

22.  Mendokumentasikan hasil kunjungan pada kartu ibu/buku KIA

6.     Distribusi

1.     Dokter Umum

2.     Bidan

3.     Petugas laboratorium

7.     Dokumen terkait

1.     Buku KIA

2.     Kartu ibu hamil

3.     Kohort ibu hamil

4.     Sikda

 

No comments:

Post a Comment