Dinas Kesehatan Kota Surakarta |
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
PERAWATAN HARIAN
COLDCHAIN |
UPTD Puskesmas Gajahan |
|||||||
No. Dokumen
|
: SOP-GJH-UKP-0040
|
||||||||
|
No. Revisi |
:
00 |
||||||||
|
Tgl. Mulai Berlaku |
:
… Mei
2016 |
||||||||
|
Halaman |
:
1 / 1 |
||||||||
|
Ditetapkan Oleh : Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan
drg. Supraptini NIP. 19600323 198801 2 002 |
|||||||||
|
1. Pengertian |
Cara merawat coldchain yang dilakukan setiap hari. |
|
2. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk merawat coldchain setiap hari. |
|
3. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ...... |
|
4. Referensi |
Pedoman
Teknis Imunisasi Tingkat PuskesmasTahun 2005 |
|
5. Prosedur |
1.
Mencatat suhu cold chain pada buku grafik
suhu setiap pagi dan sore. 2.
Meletakkan freeze tag dan thermometer Muller pada
tempat vaksin FS (DPT-HB, HEPATITIS UNIJECT, DT, DPT/Hb/Hib, TT) 3.
Memperhatikan suhu thermometer saat membuka cold
chain dan VVM saat mengambil vaksin. 4.
Menghindari buka tutup vaksin. 5.
Mengambil vaksin usahakan <5 menit, dengan
memperkirakan vaksin yang akan dipakai yang ditulis dalam kartu batch atau
lembar permintaan vaksin. 6.
Menghindari freeze tag terjatuh atau terpapar
suhu beku, thermometer terjatuh. 7.
Thermostat tidak boleh dirubah, apabila suhunya
sudah stabil. 8.
Melaporkan apabila terjadi kerusakan pada lemari
es dan perlengkapannya pada bagian inventaris barang dan Kepala Puskesmas. |
|
6. Unit Terkait |
KIA |


No comments:
Post a Comment