Dinas Kesehatan Kota Surakarta |
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
DISMENOREA |
UPTD Puskesmas Gajahan |
|||||||
No. Dokumen
|
:
|
||||||||
|
No. Revisi |
:
00 |
||||||||
|
Tgl. MulaiBerlaku |
:
Januari 2016 |
||||||||
|
Halaman |
:
1 / 2 |
||||||||
|
DitetapkanOleh : Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan
dr. Tutik Asmi NIP. 19730812 200501 2 013 |
|||||||||
|
1. Pengertian |
Upaya mengatur tata cara
mengenal dan menangani kasus dismenorea yaitu rasa
nyeri saat menstruasi yang mengganggu kehidupan sehari-hari wanita dan
mendorong penderita untuk melakukan pemeriksaan atau konsultasi ke dokter,
puskesmas atau dating ke bidan. |
|
2. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah
untuk penatalaksanaan pada kasus dismenorea. |
|
3. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ...... |
|
4. Referensi |
Manuaba, Ida Bagus Gde. 1998. ILMU KEBIDANAN, PENYAKIT KANDUNGAN, & KELUARGA BERENCANA UNTUK
PENDIDIKAN BIDAN. Penerbit Buku Kedokteran EGC : Jakarta |
|
5. Prosedur |
1.
Memberitahukan kepada pasien tentang hasil
pemeriksaan. 2.
Memberikan KIE tentang fisiologis dan patologis
dismenorea. 3.
Melakukan kolaborasi dengan dokter di Puskesmas 4.
Memberikan pengobatan dengan memberikan obat anti
nyeri. 5.
Membuat kesepakatan untuk kontrol ulang apabila
belum mengalami perubahan. 6.
Melakukan rujukan ke dokter spesialis atau Rumah
Sakit. |
|
6. Unit Terkait |
Semua Unit Pelayanan |


No comments:
Post a Comment