Dinas Kesehatan Kota Surakarta |
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
PENANGANAN KEHAMILAN DENGAN
JARAK KEHAMILAN TERLALU DEKAT |
UPTD Puskesmas Gajahan |
|||||||
No. Dokumen
|
:
|
||||||||
|
No. Revisi |
:
00 |
||||||||
|
Tgl. MulaiBerlaku |
:
Januari 2016 |
||||||||
|
Halaman |
:
1 / 2 |
||||||||
|
DitetapkanOleh : Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan
dr. Tutik Asmi NIP. 19730812 200501 2 013 |
|||||||||
|
1. Pengertian |
Jarak kehamilan seorang wanita terlalu dekat dengan
kehamilan yang sekarang (kurang dari 2 tahun). |
|
2. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah
untuk penatalaksanaan penanganan kehamilan dengan jarak yang
terlalu dekat. |
|
3. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ...... |
|
4. Referensi |
Manuaba, Ida Bagus Gde. 1998. ILMU KEBIDANAN, PENYAKIT KANDUNGAN, & KELUARGA BERENCANA UNTUK
PENDIDIKAN BIDAN. Penerbit Buku Kedokteran EGC : Jakarta |
|
5. Prosedur |
1.
Memberitahu hasil pemeriksaan kepada ibu. 2.
Memberikan KIE (Konseling, Infoormasi, dan
Edukasi) kepada ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan. 3.
Memberikan KIE kepada ibu tentang kemungkinan
yang dapat terjadi sehubungan dengan jarak kehamilan ibu terlalu dekat
yang termasuk faktor resiko. 4.
Menganjurkan ibu untuk segera ke fasilitas
kesehatan apabila mengalami tanda bahaya. 5.
Menganjurkan ibu untuk melakukan ANC (antenatal
care) secara teratur. 6.
Menganjurkan ibu untuk melakukan USG selama
kehamilan minimal 1 kali selama kehamilan. 7.
Membuat kesepakatan dengan ibu tentang jadwal
kontrol berikutnya. 8.
Melakukan dokumentasi. |
|
6. Unit Terkait |
Semua Unit Pelayanan |


No comments:
Post a Comment