MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Tuesday, March 31, 2026

SOP PE ( PENELITIAN EPIDEMIOLOGI)

 

logo surakarta.png

Pemerintah Kota Surakarta

S O P

PE ( PENELITIAN EPIDEMIOLOGI)

Lambang Puskesmas.PNG

UPTD Puskesmas Gajahan

No. Kode             

: ...........

Terbitan

: Pertama

No. Revisi                    

: 00

Tgl. Mulai Berlaku 

: 1 September 2015

Halaman                      

: 1 / 3

Ditetapkan Oleh

 

Plt Kepala UPTD Puskesmas Gajahan

 

dr. Tutik Asmi

NIP. 19730812 200501 2 013

1. Pengertian

PE ( Penelitian Epidemiologi) adalah kegiatan pencarian penderita DBD atau tersangka infeksi dengue lainnya dan pemeriksaan jentik nyamuk penular DBD ditempat tinggal penderita dan rumah/ bangunan sekitar, termasuk tempat-tempat umum dalam radius sekurang-kurangnya 100 meter.

 

2. Tujuan

Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mengetahui sumber penularan Demam Berdarah sehingga dapat dilakukan tindakan untuk memutuskan rantai penularan, menurunkan angka kesakitan dan angka kematian dari penyakit Demam Berdarah.

 

3. Kebijakan

SK Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No .... Pengelolaan UKM

4. Referensi

Buku Saku Pengendalian Demam Berdarah Dengue

Untuk Pengelola Program DBD Puskesmas; Kemenkes RI ; 2013

5. Prosedur

a.    Petugas Puskesmas/ pelaksana program DBD segera mencatat dalam Buku catatan Harian Penderita DBD, setelah menemukan/menerima laporan adanya penderita DBD

b.    Petugas menyiapkan peralatan survei, seperti: tensimeter, termometer, senter, formulir PE, dan surat tugas.

  1. Petugas memberitahukan kepada Kades/Lurah dan Ketua RW/RT setempat bahwa di wilayahnya ada penderita DBD dan akan dilaksanakan PE.

d.    Petugas meminta bantuan masyarakat di lokasi tempat tinggal penderita untuk membantu kelancaran pelaksanaan PE.

e.    Petugas Puskesmas memperkenalkan diri dan selanjutnya melakukan wawancara dengan keluarga, untuk mengetahui ada tidaknya penderita DBD lainnya (sudah ada konfirmasi dari rumah sakit atau unit pelayanan kesehatan lainnya), dan penderita demam saat itu dalam kurun waktu 1 minggu sebelumnya.

f.      Petugas  melakukan pemeriksaan kulit (petekie), dan uji torniquet pada penderita demam tanpa sebab yang jelas.

g.    Petugas melakukan pemeriksaan jentik pada TPA dan tempat-tempat lain yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes baik di dalam maupun di luar rumah/bangunan.

h.    Petugas melakukan PE dalam radius 100 meter dari lokasi tempat tinggal penderita.

i.      Bila penderita adalah siswa sekolah dan pekerja, maka selain dilakukan di rumah, PE juga dilakukan di sekolah/tempat kerja penderita oleh puskesmas setempat.

j.      Petugas mencatat adanya penderita DBD lainnya dan hasil pemeriksaan terhadap penderita demam (tersangka DBD) dan pemeriksaan jentik dalam formulir PE

k.     Petugas mencatat dalam laporan dan melaporkan ke koordinator program, Kepala Puskesmas  dan Dinas Kesehatan Kota Surakarta untuk menentukan penanganan selanjutnya

 

6. Unit Terkait

P2M, Kesehatan Lingkungan, Lintas sektoral

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER