MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Wednesday, March 25, 2026

SOP ANESTESI BLOK ( TEKNIK FISHER )

Akreditasi Puskesmas

PUSKESMAS

WATUMALANG

ANESTESI BLOK ( TEKNIK FISHER )

Disahkan oleh

Kepala Puskesmas

 

 

 

dr.Dian Hayu Noormawati

NIP.197807252008012018

 

 

S P O

 

No. Kode

:

 

 

Terbitan

:

 

No. Revisi                    

:

 

Tgl. Mulai Berlaku 

:

 

Halaman                      

:

 

 

1.   Tujuan

Menghilangkan rasa sakit pada suatu daerah tertentu karena pemberian anestesi pada pusat syaraf.

2.   Kebijakan

Sebagai pedoman bagi dokter gigi dan perawat gigi dalam melakukan anestesi blok (teknik Fisher)

3.   Definisi

Anestesi adalah tindakan untuk menghilangkan seluruh sensasi rasa sakit pada tempat yang dituju.

Anestesi blok adalah tindakan menghilangkan rasa sakit pada suatu daerah tertentu karena pemberian anestesi pada pusat syaraf.

4.   Prosedur

1.              Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan

2.              Mempersiapkan sarana pelindung diri, yaitu masker dan sarung tangan

3.              Petugas menjajarkan bidang oklusal rahang bawah dengan lantai

4.              Petugas meletakkan telunjuk pada permukaan oklusal gigi molar supaya menyentuh sudut oklusal

5.              Dengan kuku menghadap lidah, petugas melakukan palpasi untuk menemukan trigonum retromolar, kemudian kuku menyandar pada linea oblique interna

6.              Petugas menusukkan jarum dekat ujung jari, tabung suntik terletak antara P1 dan P2 pada sisi yang berlawanan

7.              Bila sudah menyentuh tulang, petugas menarik jarum sedikit, mensejajarkan tabung dengan bidang oklusal sisi yang dianastesi

8.              Petugas mengaspirasi dan mengeluarkan anestetikum 0.5 cc

9.              Petugas mengembalikan tabung suntik ke posisi semula, antara gigi C dan P1

10.           Petugas mengarahkan ke bidang oklusal mencapai foramen mandibula sampai menyentuh tulang

11.           Petugas mengaspirasi lalu mengeluarkan anestetikum 1 cc

12.           Untuk bagian bukal, petugas melakukan anestesi infiltrasi sebanyak 0,5 cc

13.           Petugas mengeluarkan jarum

5.   Diagram Alir

                             

6.   Referensi

 

7.   Dokumen Terkait

1.        Rekam medis

2.        Register harian

3.        Instruksi kerja pencabutan gigi

4.        Instruksi kerja anestesi infiltrasi

8.   Distribusi

1.     Dokter Gigi

2.     Perawat Gigi

 

 

9. Rekaman historis  perubahan

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER