Dinas Kesehatan Kota Surakarta |
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
ANEMIA PADA IBU HAMIL |
UPTD Puskesmas Gajahan |
|||||||
No. Dokumen
|
: SOP-GJH-UKP-0053
|
||||||||
|
No. Revisi |
:
00 |
||||||||
|
Tgl. Mulai Berlaku |
:
… Mei
2016 |
||||||||
|
Halaman |
:
1 / 1 |
||||||||
|
DitetapkanOleh : Plt. Kepala UPTD Puskesmas Gajahan
drg. Supraptini NIP. 19600323 198801 2 002 |
|||||||||
|
1. Pengertian |
Upaya melakukan pencegahan,
penemuan, penanganan, dan atau rujukan semua kasus anemia pada kehamilan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku. |
|
2. Tujuan |
Sebagai acuan penerapan langkah-langkah
untuk penatalaksanaan anemia pada ibu hamil |
|
3. Kebijakan |
SK Kepala UPTD Puskesmas Gajahan No ...... |
|
4. Referensi |
Manuaba |
|
5. Prosedur |
1.
Memeriksa kelopak mata dan perkirakan ada
tidaknya anemia. 2.
Memeriksa kadar HB ibu hamil pada kunjungan
pertama, dan pada kehamilan Trimester III. HB dibawah 11 gr% pada kehamilan
termasuk anemia, dibawah 8 gr% adalah anemia berat. 3.
Beri Konseling gizi, diit makanan kaya zat besi
dan protein pada setiap kunjungan
antenatal, tentang perlunya minum tablet zat besi, serta menghindari minum kopi / teh atau susu
dalam 1 jam sebelum dan sesudah makan (mengganggu penyerapan zat besi)
memberi contoh makanan yang kaya zat besi. 4.
Beri tablet zat besi pada semua ibu hamil
sedikitnya 1 tablet. (tablet zat besi berisi 60 mg zat besi dan 500µg asam
folat) diminum selama 90 hari berturut-turut. Bila HB kurang dari 11 gr%
teruskan pemberian tablet zat besi. 5.
Jika diketemukan anemia berikan 2-3 kali 1 tablet zat besi per hari. 6.
Jika anemia berat ( HB < 8 gr% ) segera rujuk
ibu dan bila kehamilan aterm rencanakan untuk bersalin di rumah sakit. 7.
Sarankan ibu hamil dengan anemia untuk tetap
minum tablet zat besi sampai 4-6 bulan setelah persalinan. |
|
6. Unit Terkait |
Loket, KIA, LABORATORIUM, GIZI |


No comments:
Post a Comment