MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Saturday, March 14, 2026

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMELIHARAAN RANTAI DINGIN

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PEMELIHARAAN RANTAI DINGIN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PUSKESMAS KLATEN SELATAN

TAHUN 2016

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMELIHARAAN RANTAI DINGIN

 

A.    PENDAHULUAN

      Sewaktu vaksin tersebut diangkut kepelabuhan udara untuk dikirimkan kedaerah atau Negara lain, maka vaksin tersebut harus dikemas sedemikian rupa sehingga suhu dalam container vaksin ini tetap sekitar 2 – 8 derajat Celsius selama perjalanan hingga tiba ditempat tujuan.

      Setelah sampai ditempat tujuan, maka vaksin ini segera harus dipindahkan kedalam fasilitas ruang penyimpanan khusus dengan suhu 2 – 8 derajat Celsius, bila nanti vaksin ini dikeluarkan dari pelabuhan udara untuk dibawa ke distributor farmasi, maka juga diperlukan mobil dengan sistim pendingin yang khusus untuk bias tetap menjaga suhu sehingga mutu dan potensi vaksin bias tetap terjaga.

Cerita rantai dingin atau cold chain ini masih berlanjut dari gudang penyimpanan distributor hingga tiba di rumah sakit, atau di klinik imunisasi atau dokter dan pasien pemakai vaksin.Semua perlengkapan dan sistim rantai dingin atau cold chain ini, sejak dari pabrik pembuat vaksin hingga mencapai tempat dokter dan pasien pemakai vaksin, adalah rumit dan berharga mahal.Jika ada kelainan atau kerusakan atau gangguan pada salah satu mata rantai tersebut diatas, maka vaksin tersebut sudah pasti akan mengalami kerusakan pada molekul bioaktifnya sehingga mutu dan potensi proteksi vaksin tersebut diragukan, dengan akibat vaksin tersebut tidak dapat lagi dipakai untuk tujuan imunisasi terhadap suatu jenis penyakit infeksi tertentu yang ditujukan oleh vaksin tersebut.

 

B.    LATAR BELAKANG

Sejak ditemukannya vaksin dan tehnik pembuatan vaksin yang semakin berkembang pesat hingga saat ini, ada satu hal yang mutlak harus ada bila kita berbicara tentang penyimpanan vaksin, yaitu rantai dingin atau cold chain, yaitu suatu sistim penyimpanan vaksin dengan suhu antara 2 – 8 derajat Celsius, agar supaya komponen dalam vaksin yang bersifat bioaktif tidak mengalami kerusakan karena suhu yang tinggi atau suhu yang terlalu rendah, sehingga dengan suhu penyimpanan yang tepat, potensi proteksi vaksin akan tetap terjaga maksimal hingga waktu yang telah ditentukan oleh pabrik pembuat vaksin, yang ditentukan dengan yang disebut Expiration Date atau Waktu Kadaluarsa vaksin.

Hal ini kedengarannya gampang dilaksanakan, namun dalam kenyataannya adalah cukup sulit dan rumit untuk diikuti. Sejak vaksin selesai dibuat dalam pabrik farmasi, maka vaksin itu sudah harus disimpan dalam ruangan penyimpanan khusus dengan suhu yang telah ditentukan untuk jenis vaksin tersebut, biasanya berkisar antara 2 – 8 derajat Celsius, kecuali untuk jenis vaksin tertentu seperti vaksin polio oral OPV yang harus disimpan dibawah – 20 derajat Celsius.

 

 

C.   TATA NILAI PROGRAM

Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan Rantai Dingin harus dilakukan secara professional, akuntabel, santun, terstandarisasi dan memiliki inovasi untuk menyelesaikan kendala yang ada di lapangan

Tata hubungan kerja /Pembagian peran Lintas Program /Lintas Sektoral

a.  Kelurahan

Mendukung pelaksanaan kegiatan dengan menggerakkan  masyarakat di wilayah kerja kelurahan masing-masing

b.  TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga)

-      Sebagai penggerak dan motivator serta contoh dalam berperilaku hidup  sehat di masyarakat

-      Membantu puskesmas dalam mensosialisasikan kegiatan

c.   Desa Siaga

    Mendukung pelaksanaan kegiatan di wilayah masing-masing

d.  Program KIA dan Gizi

Menyediakan data terkait sasaran bayi dan balita

 

 

D.   TUJUAN

1.    Tujuan umum

Mampu mengelola rantai dingin vaksin dan vaksin

2.    Tujuan khusus

a.    Mampu mengoperasikan dan memelihara ranta dingin vaksin

b.    Mampu menjaga suhu penyimapan vaksin secara benar

c.     Mampu mengetahui tanda – tanda kerusakan vaksin secara cepat

 

E.    KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

1.    Pengambilan vaksin

2.    Penyimpanan vaksin

3.    Pemeliharaan suhu lemari es

 

F.    CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

Petugas selalu menjaga dan memantau suhu vaksin 0 - 8 derajat celcius.

 

G.   SASARAN

1.    Petugas imunisasi

2.    Petugas cold chain

 

H.   JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

No

Kegiatan

BULAN

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

Pelaksanaan rantai dingin vaksin

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

v

V

 

I.      EVALUASI PELAKSANA DAN PELAPORAN

Evaluasi pelaksanaan di lakukan setiap bulan setelah melukan pengelolan rantai dingin vaksin

 

J.     PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN

a.           Waktu :

1.    Setiap akhir pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal

2.    Setiap bulan

b.           Pelaksana

1.    Kepala Puskesmas

2.    Penanggungjawab program

c.          Dokumen laporan yang berisi : notulen, rencana tindak lanjut, rekomendasi, hasil olah dan analisis data, laporan evaluasi, laporan hasil kegiatan.

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment

Popular Posts