MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Saturday, March 14, 2026

KERANGKA ACUAN KEGIATAN LOMBA CERDAS TANGKAS KADER KESEHATAN REMAJA

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

LOMBA CERDAS TANGKAS KADER KESEHATAN REMAJA

 

A.  Pendahuluan

Hidup bersih, sehat, bahagia dan sejahtera lahir batin adalah dambaan setiap orang. Hidup berkecukupan materi bukan jaminan bagi seseorang bisa hidup sehat dan bahagia. Mereka yang kurang dari sisi materi juga bisa menikmati hidup sehat dan bahagia. Sebab, kesehatan terkait erat dengan perilaku atau budaya. Perubahan perilaku atau budaya membutuhkan edukasi yang terus menerus. Pemerintah sudah cukup lama mengampanyekan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), salah satunya adalah penggunaan air bersih baik untuk kebutuhan air minum, mandi, mencuci dan jamban.

Perilaku hidup bersih dan sehat perlu ditekankan sejak dini, mulai sejak bayi, todler, prasekolah, sekolah hingga dewasa. Pada masa sekolah, fokus utama yang bisa menggerakkan perilaku hidup bersih dan sehat adalah dokter kecil (kader tiwisada) pada tingkat SD/MI, sedangkan pada tingkat SLTP disebut Kader Kesehatan Remaja.

Mengingat permasalahan yang ada pada remaja khususnya anak sekolah usia SMP dan SMA ataupun sederajat sangatlah komplek maka sangat perlu adanya program untuk melakukan pencegahan maupun penanggulangan secara dini yang melibatkan pihak sekolah dan kesehatan serta masayarakat.

Oleh sebab itu masa remaja merupakan tahap penting dalam siklus kehidupan manusia. Dikatakan penting karena merupakan peralihan dari masa anak yang sangat tergantung kepada orang lain ke masa dewasa yang mandiri dan bertanggung jawab.

Di samping itu, masa ini juga mengandung resiko akibat suatu masa transisi yang selalu membawa cirri-ciri tertentu, yaitu kebimbangan, kebingu dan gejolak remaja seperti masalah seks, kejiwaan dan tingkah laku eksprimental ( selalu ingin mencoba).

Sehubungan dengan hal tersebut maka diperlukan suatu program yang mendukung tingkat perkembangan masa remaja yang baik. Bentuk programnya adalah Usaha Kesehatan Sekolah dengan salah satu kegiatannya yaitu pembentukan kader kesehatan remaja yang melibatkan sekolah dan kesehatan adalah pembentukan Dokter Kecil untuk tingkat SD/MI dan Kader Kesehatan Remaja untuk tingkat SLTP/Mts dan SLTA/MA.

 

 

 

B.  LatarBelakang

Dalam pelaksanaan program UKS di tingkat sekolah lanjutan (SMP) atau yang sederajat, setiap sekolah memiliki kader kesehatan remaja (KKR) yang memiliki peran cukup penting dalam membantu mengembangkan UKS di sekolah yaitu dari anak ke anak (child to child programme). Mereka berupaya menanamkan kepada dirinya sendiri, teman-teman, adik-adik, maupun lingkungannya untuk dapat melaksanakan pola hidup sehat sedini mungkin, serta mempunyai daya tangkal dalam hal pengaruh buruk dari lingkungan dimanapun dalam kehidupannya sehari-hari, dan dapat sebagai konselor sebaya di sekolahnya.

Untuk meningkatkan peran kader kesehatan remaja (KRR) perlu dilakukan evaluasi akan keberadaannya melalui Lomba Kader Kesehatan Remaja Tingkat Puskesmas Pucangsawit  yang dilaksanakan di pendopo Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres Upada hari Sabtu, 27 Juli 2016 dan diikuti oleh Kader Kesehatan Remaja dari siswa/siswi SMP/MTs dari masing-masing SMP/MTs binaan UPTD Puskesmas Pucangsawit. Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan kader kesehatan remaja dalam bidang kesehatan.

Dalam lomba tersebut peserta diperiksa kesehatannya dalam hal pemeriksaan umum, pemeriksaan mata, hidung, telinga, gigi dan mulut, kuku, rambut, kebersihan pakaian, sikap dan penampilan/performence. Kemudian juga akan dilakukan test mengenai pengetahuan akademik dan praktek dengan materi test berkaitan dengan pengetahuan tentang kesehatan, sedangkan dalam prakteknya peserta harus dapat mempraktekkan bererapa ketrampilan seperti P3K, praktek antropometri, pengetahuan tentang gizi dan pemilihan bahan makanan.

Pengumuman pemenang lomba akan langsung diumumkan setelah penilaian dan langsung dilangsungkan acara pemberian hadiah untuk juara I, II dan III .

 

 

 

C. Tujuan

1.    TujuanUmum

Agar remaja semakin memahami bagaimana pola hidup sehat yang baik dan benar secara komprehensif. Tak sekedar menjaga kesehatan diri, namun juga siap menjadi agen atau duta yang mampu memberikan sosialisasi di lingkungan sekitarnya, baik di sekolah maupun di masyarakat umum.

2.    TujuanKhusus

a.     Agar remaja semakin peduli pada kesehatan , peduli pada pola hidup sehat  mereka sendiri,  da  tidak terjerumus pada kehidupan yg menyesatkan.

b.     Untuk merangsang minat dan daya saing setiap kader kesehatan remaja untuk meningkatkan kemampuan, ketrampilan, dan potensi bagi dirinya melalui kompetensi dan persaingan yang sehat.

 

D. Tata Nilai Program

 

E.  Tata hubungankerja/Pembagianperan LP/LS

Lombakaderkesehatanremajainimerupakankerjasama program Kesehatanremajadan program UKS Puskesmas

Sedangkandengan lintas sektor bekerjasamadengan penanggungjawab UKS SMP

 

F.  KegiatanPokokdanRincianKegiatan.

Penilaianterhadapkaderkesehatan remaja SMP di wilayahkerja UPTD Puskesmas Pucangsawit

Lomba Kader Kesehatan Remaja dan Kader Kesehatan dibagi menjadi 2 babak yaitu babak penyisihan dan babak final a. Babak Penyisihan - Dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Juli 2009 bertempat di Gedung Induk Lantai III Parasamya Kabupaten Bantul - Masing – masing peserta akan diberikan soal tertulis dalam bentuk soal pilihan ganda untuk dikerjakan secara berkelompok selama 45 menit - Dari hasil seleksi tertulis akan diambil 5 besar dari tingkat SMP, 5 besar tingkat SMA dan 5 besar dari tingkat kader untuk maju ke babak final - Selama menunggu hasil seleksi tertulis diumumkan, akan diadakan sesi penyuluhan dan diskusi interaktif dengan peserta selama 2 jam b. Babak Final - Dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Juli 2009 bertempat di Gedung Induk Lantai III Parasamya Kabupaten Bantul - Babak Final dilaksanakan dalam bentuk Lomba cerdas cermat dengan materi tentang PKPR ( Tumbuh Kembang Remaja, Kesehatan Reproduksi Remaja, Infeksi Menular seksual (IMS) dan Infeksi Saluran reproduksi (ISR), HIV-AIDS, Penyalahgunaan NAPZA, dan Konseling Remaja), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) dan sebagainya. - Masing – masing tingkatan lomba cerdas cermat akan diikuti 5 regu. Tiap regu terdiri dari 3 orang. - Soal dibagi menjadi 3 tahap yaitu soal wajib, soal lemparan dan soal rebutan. Untuk Pemenang pada lomba kader kesehatan remaja dan kader kesehatan akan diambil juara I, II, III, IV dan V dari masing-masing tingkatan.


 

 

G. Cara melaksanakankegiatan.

1. Puskesmasberkoordinasidenganpenanggungjawab UKS di Dikporakecamatandanmelakukansosialisasijenispenilaiandalamlombakaderkesehatanremaja.

2.  PuskesmasmembagikanundanganlombakaderkesehatanremajakepadaSekolahdasar di wilayah kerja UPTD PuskesmasPucangsawit

3.  KegiatanPerlombaanmeliputi :

a)  Seleksitertulis

b) 6 besarsiswa yang lolosdalamseleksitertulisakanmengikutiseleksicepattepatdenganmenjawabpertanyaansecaralangsung yang meliputimenjawabpertanyaandanmempraktekkanketrampilanhidupsehat.

c)  Menentukanterbaik I, II, III danHarapan I, II, III

d) Melakukanpembinaanterhadappesertaterbaik I untukmewakiliPuskesmasdalamseleksikaderkesehatanremajatingkatkota.

H. Sasaran

Kader KesehatanRemaja yang saatmengikutilomba berada di kelas 7 atau 8.

 

I.    Jadwalpelaksanaankegiatan

NO

KEGIATAN

BULAN

3

4

5

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

Persiapan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

a.  Koordinasilintas program

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2

Sosialisasitentanglomba

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3

Pelaksanaanlomba

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4

Pembinaanpemenang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

J.   Evaluasipelaksanaankegiatandanpelaporan

Evaluasipelaksanaankegiatandilaksanakansejakawalkegiatandanselama proses pelaksanaanlombakaderkesehatanremajauntukmengetahuiapakahpelaksanaankegiatansudahsesuaidenganjadual yang direncanakan. Evalusipelaksanaankegiatandilakukanolehsemuatimdandicatatdalamlaporanpelaksanaankegiatansertadilaporkankepadakepalapuskesmas.

 

 

 

referensi

surat keputusan bersama Mendiknas, Menkes, Menag, danMendagriNo : 1/U/SKB/tahun 2003. No : 1067/Menkes/SKB/VII/tahun 2003.No : MA/230/A/tahun 2003. No : 26 tahun 2003 tanggal 23 Juli tahun2003 tentang Pembinaan dan Pengembangan UKS.2.Surat keputusan bersama Mendiknas, Menkes, Menag, danMendagriNo : 4415-404 tahun 2003 tanggal 23 Juli 2003 tentang TP UKSKabupaten3.UU No 3 tahun 1992 tentang kemampuan untuk hidup sehat bagisetiapenduduk sehingga dapat mencapai derajat kesehatanmasyarakat yangoptimal.4.UU No 2 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional5.Kepmenkes No 1457 tahun 2003 tentang Standar PelayananMinimalbidang Kesehatan di Kabupaten/Kota :salah satunya adalah UKS6.Hasil keputusan rakernas UKS VIII tahun 2006 di Jawa Barat7.Program kegiatan TP UKS Kabupaten Tangeran

No comments:

Post a Comment

Popular Posts