|
LOGO KABUPATEN
PUSKESMAS NGEMPLAK II |
INFORMED CONSENT |
||
|
SPO
|
No Dokumen: UKP/SPO/VII/MEI/2015/24 |
Ditetapkan Oleh Kepala Puskesmas Ngemplak II
drg. Isah Listiyani Penata, III/c NIP.
19680523 200604 2 001 |
|
|
Tgl Terbit : 12-05-2015 |
|||
|
No. Revisi : 00 |
|||
|
Halaman : 1/1 |
|||
|
Pengertian |
Informed concent adalah kesepakatan atau persetujuan
pasien atas upaya medis yang akan dilakukan oleh dokter terhadap dirinya,
setelah pasien mendapatkan informasi dari dokter mengenai upaya medis yang
dapat dilakukan untuk menolong dirinya, disertai informasi mengenai segala resiko
yang mungkin terjadi. |
|
Tujuan |
Sebagai acuan
panduan petugas dalam memberikan informed concent |
|
Kebijakan |
SK Kepala Puskesmas No 188.4/UKP/VII/MAR/2015/07 tentang
Hak Pasien Untuk Menolak atau Tidak Melanjutkan Pengobatan |
|
Referensi |
Permenkes no
269/Menkes/PER/III/2008 |
|
Prosedur |
1.
Petugas memberikan informed
consent untuk pasien yang memerlukan tindakan. 2.
Petugas menempel
informed concent dalam rekam medis, serta mempersilahkan pasien/keluarga pasien untuk tanda
tangan pada Rekam Medik untuk persetujuan/penolakan tindakan. Kasus-kasus
yang memerlukan informed consent adalah sebagai
berikut : a. Kasus R Tindakan : jahit luka, injeksi,
incisi/excisi, pemasangan infuse, nail
extraction, nebulasi, EKG b. Imunisasi bayi, dilakukan pada awal jadwal
rangkaian pemberian imunisasi dasar. c. Kasus BP Gigi : pencabutan gigi d. Kasus KIA : tindik, KB suntik diawal
kunjungan, KB implant, KB IUD, Imunisasi TT |
|
Unit Terkait |
1.
Pelayanan Umum 2.
Pelayanan Gigi 3.
Pelayanan KIA dan KB |
|
Dokumen Terkait |
· Blangko persetujuan/penolakan tindakan · Rekam Medis |
No comments:
Post a Comment