|
PUSKESMAS NGEMPLAK
II
|
IDENTIFIKASI HAMBATAN DALAM PELAYANAN |
||
|
SPO |
NO
DOKUMEN :UKP/SPO/VII/JAN/2015/08 |
Ditetapkan Oleh Kepala
Puskesmas Ngemplak
II
drg. Isah
Listiyani Penata, III/c NIP. 19680523 200604 2 001 |
|
|
TANGGAL TERBIT: 02-01-2015 |
|||
|
NOMOR
REVISI :00 |
|||
|
HALAMAN :1/1 |
|||
|
PENGERTIAN |
Identifikasi
hambatan dalam pelayanan adalah menentukan atau menetapkan hambatan dalam pelayanan |
|
TUJUAN |
Sebagai acuan
dalam mengidentifikasi hambatan dalam melakukan pelayanan, baik itu
dalam komunikasi maupun dalam melakukan pelayanan lainnya. |
|
KEBIJAKAN |
SK Kepala Puskesmas no 188.4/UKP/ VII/MAR/2015/10
tentang Identifikasi Hambatan. |
|
REFERENSI |
UU No 44/2009 tentang Rumah Sakit |
|
PROSEDUR |
1.
Petugas mengidentifikasi kemungkinan
hambatan yang akan dihadapai saat memberikan pelayanan
kepada pasien yaitu: a.
Budaya b.
Bahasa c.
Kebiasaan d.
Penghalang lain 2.
Petugas pendaftaran
berkoordinasi dengan unit yang dituju apabila ada pasien lansia 3.
Petugas berusaha melayani
sesuai kepercayaan agama (syari’at) pasien bagi pasien yang menghendaki 4.
Petugas siap menggunakan bahasa daerah apabila ada pasien yang tidak mengerti bahasa Indonesia maupun menggunakan bahasa
indonesia bagi pasien yang tidak mengerti bahasa lokal 5.
Petugas memberi
pengertian atau menanyakan nomor urut pasien apabila pasien tidak sabar 6.
Petugas mengambilkan atau mempersilahkan pengantar untuk mengambil
kursi roda untuk pasien yang kelihatan sukar berjalan atau sakit sehingga
sukar berjalan 7.
Petugas siap
dengan menggunakan bahasa isyarat apabila ada pasien yang sukar diajak berkomunikasi
karena kelainan/cacat fisik yang
dimilikinya. 8.
Petugas siap mengulang pertanyaan maupun informasi apabila ada pasien yang sudah lanjut usia yang kurang pendengarannya, maupun karena kelainan/cacat fisik yang dimilikinya |
|
PETUGAS |
Seluruh karyawan Puskesmas |
No comments:
Post a Comment