BAB IV
upaya Kesehatan Masyarakat yang Berorientasi Sasaran (UKMBS)
KRITERIA
4.2.5
|
ELEMEN PENILAIAN |
DOKUMEN TERKAIT |
KETERANGAN |
|
EP. 1 |
Hasil identifikasi masalah dan hambatan
pelaksanaan kegiatan UKM |
|
|
EP. 2 |
Bukti pelaksanaan analisis masalah dan
hambatan, rencana tindak lanjut |
|
|
EP. 3 |
Rencana tindak lanjut |
|
|
EP. 4 |
Bukti pelaksanaan tindak lanjut |
|
|
EP. 5 |
Evaluasi terhadap tindak lanjut masalah
dan hambatan |
|

PEMERINTAH KOTA METRO
DINAS KESEHATAN KOTA METRO
UPTD PUSKESMAS YOSOMULYO
Jalan Letjen Basuki Rahmat No. 16
Yosomulyo Telp. (021) 42815 Kota Metro
ANALISIS HASIL
IDENTIFIKASI UMPAN BALIK
|
No |
Hasil Umpan
Balik |
Masalah |
Analisis
Penyebab Masalah |
Alternatif
Pemecahan |
Pemecahan
Masalah |
|
1. |
Perlunya penjaringan ibu hamil berisiko |
Belum semua ibu hamil beresiko periksa ke Puskesmas |
Ibu hamil takut periksa setelah tahu kehamilnya
beresiko |
-
Melakukan pendataan ibu
hamil -
Melakukan kunjungan
rumah ibu hamil resiko tinggi |
-
Pendataan ibu hamil -
Kunjungan Rumah |
|
2. |
Perlunya penjaringan bayi beresiko tinggi |
Masih adanya kematian bayi |
Kurangnya pengetahuan sasaran/keluarga tentang
bahaya bayi baru lahir |
-
Kelas Ibu -
Kelas Ibu Balita -
Kunjungan rumah bayi
beresiko tinggi |
-
Kelas Ibu -
Kelas Ibu Balita -
Kunjungan rumah bayi
beresiko tinggi |
|
3. |
Perlunya pemeriksaan gangguan sistem reproduksi |
Pengetahuan sistem reproduksi masih kurang |
Kurangnya pengetahuan sasaran tentang sistem
reproduksi |
-
Penyuluhan kesehatan
reproduksi -
Melakukan pembinaan
remaja -
Melakukan pemeriksaan
IVA dan CBE |
-
Penyuluhan kespro -
Pembinaan remaja -
Penjadwalan pemeriksaan
IVA dan CBE |
|
4. |
Perlunya penelusuran penyebab kematian bayi, ibu dan
balita |
Tidak semua sarana kesehatan melaporkan data
kematian |
Sarana kesehatan takut melapor adanya kematian |
-
Melakukan AMP sesuai
standar -
Pengkajian internal
kematian agar kematian dengan kasusu yang sama tidak terjadi lagi -
Sosialisasi AMP sesuai
standar -
Penyeliaan fasilitatif
ke sarana pelayanan kesehatan |
-
AMP kematian bayi,
balita dan ibu -
Pengkajian internal
kematian, bayi, balita dan ibu |
|
5. |
-
Sangat perlunya
pemeriksaan SIDDTK pada bayi, balita dan anak pra sekolah -
Skrening SHK |
-
Sasaran datang ke
puskesmas hanya kalau sakit -
Belum semua bayi
dilakukan skrening SHK |
-
Sasaran belum rutin
datang ke Puskesmas untuk dilakukan SIDDTK, SHK, belum tersosialisasi -
Kurangnya pengetahuan
sasaran tentang SIDDTK |
-
Melakukan SIDDTK di
PAUD -
Melakukan SIDDTK di TK -
Melakukan SIDDTK di
Masyarakat -
Melakukan sosialisasi
SHK |
-
SIDDTK di PAUD dan TK -
Sosialisasi SIDDTK di
masyarakat -
Pelaksanaan SHK |
|
6. |
Perlunya pelayanan KB |
Cakupan KB MKJP masih rendah |
Sasaran lebih senang KB suntik dan enggan untuk
memakai KB implant dan IUD |
-
Melakukan penyuluhan KB
-
Membuat jadwal
pelayanan KB -
Melakukan koordinasi
dengan BKKBN untuk menjamin ketersedian alat kontrasepsi MKJP, melakukan
pelatihan CTU, APBK, RR KB |
-
Penyuluhan KB -
Pelayanan KB dapat
dilayani setiap hari -
Koordinasi dengan BKKBN
untuk melatih bidan dan dokter untuk pelatihan CTU, APBK, RR KB dan KIE KB |
|
7. |
Masih adanya kematian bayi |
Faktor 3 terlambat dan 4 terlalu |
Masih adanya faktor
3 terlambat dan 4 terlalu |
-
P4K -
Pendampingan ibu hamil
untuk kader -
AMP sesuai standar -
Pengkajian internal
penyebab kematian -
Penyedian fasilitatif
KIA dan Asuhan Persalinan |
- P4K - Pendampingan
ibu hamil oleh kader - AMP
sesuai standar -
Pengkajian internal
penyebab kematian - Penyedian
fasilitatif KIA dan Asuhan Persalinan |
Penanggung jawab Upaya KIA/KB
Siti Nurjanah, S.ST
NIP.
19720615 199211 2001

PEMERINTAH KOTA METRO
DINAS KESEHATAN KOTA METRO
UPTD PUSKESMAS YOSOMULYO
Jalan Letjen Basuki Rahmat No. 16
Yosomulyo Telp. (021) 42815 Kota Metro
BUKTI PELAKSANAAN ANALISIS MASALAH DAN
HAMBATAN, RENCANA TINDAK LANJUT
|
No |
Masalah |
Analisis
Masalah |
Rencana tindak
lanjut |
|
1. |
Belum semua ibu hamil beresiko periksa ke Puskesmas |
Ibu hamil takut periksa setelah tahu kehamilnya
beresiko |
-
Melakukan pendataan ibu
hamil -
Melakukan kunjungan
rumah ibu hamil resiko tinggi |
|
2. |
Masih adanya kematian bayi |
Kurangnya pengetahuan sasaran/keluarga tentang
bahaya bayi baru lahir |
-
Kelas Ibu -
Kelas Ibu Balita -
Kunjungan rumah bayi
beresiko tinggi |
|
3. |
Pengetahuan sistem reproduksi masih kurang |
Kurangnya pengetahuan sasaran tentang sistem
reproduksi |
-
Penyuluhan kesehatan
reproduksi -
Melakukan pembinaan
remaja -
Melakukan pemeriksaan
IVA dan CBE |
|
4. |
Tidak semua sarana kesehatan melaporkan data
kematian |
Sarana kesehatan takut melapor adanya kematian |
-
Melakukan AMP sesuai
standar -
Pengkajian internal
kematian agar kematian dengan kasusu yang sama tidak terjadi lagi -
Sosialisasi AMP sesuai
standar -
Penyeliaan fasilitatif
ke sarana pelayanan kesehatan |
|
5. |
-
Sasaran datang ke
puskesmas hanya kalau sakit -
Belum semua bayi
dilakukan skrening SHK |
-
Sasaran belum rutin
datang ke Puskesmas untuk dilakukan SIDDTK, SHK, belum tersosialisasi -
Kurangnya pengetahuan
sasaran tentang SIDDTK |
-
Melakukan SIDDTK di
PAUD -
Melakukan SIDDTK di TK -
Melakukan SIDDTK di
Masyarakat -
Melakukan sosialisasi
SHK |
|
6. |
Cakupan KB MKJP masih rendah |
Sasaran lebih senang KB suntik dan enggan untuk
memakai KB implant dan IUD |
-
Melakukan penyuluhan KB
-
Membuat jadwal
pelayanan KB -
Melakukan koordinasi
dengan BKKBN untuk menjamin ketersedian alat kontrasepsi MKJP, melakukan
pelatihan CTU, APBK, RR KB |
|
7. |
Faktor 3 terlambat dan 4 terlalu |
Masih adanya faktor
3 terlambat dan 4 terlalu |
-
P4K -
Pendampingan ibu hamil
untuk kader -
AMP sesuai standar -
Pengkajian internal
penyebab kematian -
Penyedian fasilitatif
KIA dan Asuhan Persalinan |
Penanggung
jawab Upaya KIA/KB
Siti Nurjanah, S.ST
NIP.
19720615 199211 2001

PEMERINTAH KOTA METRO
DINAS KESEHATAN KOTA METRO
UPTD PUSKESMAS YOSOMULYO
Jalan Letjen Basuki Rahmat No. 16
Yosomulyo Telp. (021) 42815 Kota Metro
RENCANA TINDAK LANJUT
|
No |
Masalah |
Alternatif
pemecahan |
Rencana
Kegiatan |
Tujuan |
Sasaran |
Penanggung
Jawab |
Pelaksana |
Waktu |
Indikator Hasil |
|
1. |
Belum semua ibu hamil beresiko periksa ke Puskesmas |
-
Melakukan pendataan ibu
hamil -
Melakukan kunjungan
rumah ibu hamil resiko tinggi |
-
Melakukan pendataan ibu
hamil -
Melakukan kunjungan
rumah ibu hamil resiko tinggi |
Seluruh ibu hamil beresiko terdekteksi |
Ibu hamil beresiko |
Bidan Koordinator |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu - Bidan
Poskeskel |
Setiap bulan |
Cakupan
ibu hamil resti tertangani meningkat |
|
2. |
Masih adanya kematian bayi |
-
Kelas Ibu -
Kelas Ibu Balita -
Kunjungan rumah bayi
beresiko tinggi |
-
Kelas Ibu -
Kelas Ibu Balita -
Kunjungan rumah bayi
beresiko tinggi |
Seluruh bayi resti terdekteksi |
Bayi resti |
Bidan Koordinator |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu - Bidan
Poskeskel |
Setiap bulan |
Cakupan
bayi resti tertangani meningkat |
|
3. |
Pengetahuan sistem reproduksi masih kurang |
-
Penyuluhan kesehatan
reproduksi -
Melakukan pembinaan
remaja -
Melakukan pemeriksaan
IVA dan CBE |
-
Penyuluhan kesehatan
reproduksi -
Melakukan pembinaan
remaja -
Melakukan pemeriksaan
IVA dan CBE |
Pengetahuan kespro pada PUS dan Remaja meningkat |
Remaja dan PUS |
- Pengelola KIA/KB -Pengelola Remaja |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu Bidan
Poskeskel |
22,
23, 24 November 2016 |
- Pengetahuan
kespro pada remaja dan PUS meningkat - Cakupan
IVA meningkat |
|
4. |
Tidak semua sarana kesehatan melaporkan data
kematian |
-
Melakukan AMP sesuai
standar -
Pengkajian internal
kematian agar kematian dengan kasusu yang sama tidak terjadi lagi -
Sosialisasi AMP sesuai
standar -
Penyeliaan fasilitatif
ke sarana pelayanan kesehatan |
-
Melakukan AMP sesuai
standar -
Pengkajian internal
kematian agar kematian dengan kasusu yang sama tidak terjadi lagi -
Sosialisasi AMP sesuai
standar -
Penyeliaan fasilitatif
ke sarana pelayanan kesehatan |
Menjaga dan meningkat mutu pelayanan kesehatan ibu
dan anak |
Bayi, balita dan ibu yang meninggal |
Pengelola KIA |
Bidan Poskeskel |
Setiap ada kematian |
Semua kematian bayi, balita dan ibu terlaporkan dan
dilakukan AMP sesuai standar |
|
5. |
-
Sasaran datang ke
puskesmas hanya kalau sakit -
Belum semua bayi
dilakukan skrening SHK |
-
Melakukan SIDDTK di
PAUD -
Melakukan SIDDTK di TK -
Melakukan SIDDTK di
Masyarakat -
Melakukan sosialisasi
SHK |
-
Melakukan SIDDTK di
PAUD -
Melakukan SIDDTK di TK -
Melakukan SIDDTK di
Masyarakat -
Melakukan sosialisasi
SHK |
Seluruh balita 0-5 tahun dan Anak Pra sekolah 5-6
tahun tumbuh kembanng secara optimal |
Anak balita dan anak pra sekolah |
Bidan Koordinasi |
- Dokter - Bidan - Perawat - Dokter
gigi - Nutrisionist |
September dan Oktober 2016 |
Cakupan SIDDTK meningkat |
|
6. |
Cakupan KB MKJP masih rendah |
-
Melakukan penyuluhan KB
-
Membuat jadwal
pelayanan KB -
Melakukan koordinasi
dengan BKKBN untuk menjamin ketersedian alat kontrasepsi MKJP, melakukan
pelatihan CTU, APBK, RR KB |
-
Melakukan penyuluhan KB
-
Membuat jadwal
pelayanan KB -
Melakukan koordinasi
dengan BKKBN untuk menjamin ketersedian alat kontrasepsi MKJP, melakukan
pelatihan CTU, APBK, RR KB |
Pengetahuan PUS tentang KB MKJP meningkat |
PUS |
Bidan Koordinasi |
- Bidan
Pustu - Bidan
Poskeskel |
Desember
2016 |
Cakupan MJKP meningkat |
|
7. |
Faktor 3 terlambat dan 4 terlalu |
-
P4K -
Pendampingan ibu hamil
untuk kader -
AMP sesuai standar -
Pengkajian internal
penyebab kematian -
Penyedian fasilitatif
KIA dan Asuhan Persalinan |
-
P4K -
Pendampingan ibu hamil
untuk kader -
AMP sesuai standar -
Pengkajian internal
penyebab kematian -
Penyedian fasilitatif
KIA dan Asuhan Persalinan |
Kematian bayi menurun |
Ibu hamil |
Bidan Koordinasi |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu Bidan
Poskeskel |
Setiap bulan |
Kematian bayi nomor satu |
Penanggung jawab Upaya KIA/KB
Siti Nurjanah, S.ST
NIP.
19720615 199211 2001

PEMERINTAH KOTA METROu
DINAS KESEHATAN KOTA METRO
UPTD PUSKESMAS YOSOMULYO
Jalan Letjen Basuki Rahmat No. 16
Yosomulyo Telp. (021) 42815 Kota Metro
BUKTI PELAKSANAAN TINDAK LANJUT
|
No |
Masalah |
Kegiatan |
Sasaran |
Pelaksana |
Hasil |
Keterangan |
|
1. |
Belum semua ibu hamil beresiko periksa ke Puskesmas |
-
Melakukan pendataan ibu
hamil -
Melakukan kunjungan
rumah ibu hamil resiko tinggi |
Ibu hamil beresiko |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu - Bidan
Poskeskel |
-
Cakupan ibu hamil resti
36% -
Semua ibu hamil resti
tertangani |
Kematian ibu nomor satu |
|
2. |
Masih adanya kematian bayi |
-
Kelas Ibu -
Kelas Ibu Balita -
Kunjungan rumah bayi
beresiko tinggi |
Bayi resti |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu - Bidan
Poskeskel |
Kematian bayi ada 2 karena asfiksia dan atresia
billier |
|
|
3. |
Pengetahuan sistem reproduksi masih kurang |
-
Penyuluhan kesehatan
reproduksi -
Melakukan pembinaan
remaja -
Melakukan pemeriksaan
IVA dan CBE |
Remaja dan PUS |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu Bidan
Poskeskel |
-
Pengetahuan PUS dan
remaja tentang kesehatan reproduksi meningkat -
Kesadaran melakukan
pemeriksaan IVA dan CBE meningkat |
Jadwal pemeriksaan IVA dan CBE setiap tanggal 10 |
|
4. |
Tidak semua sarana kesehatan melaporkan data
kematian |
-
Melakukan AMP sesuai
standar -
Pengkajian internal
kematian agar kematian dengan kasusu yang sama tidak terjadi lagi -
Sosialisasi AMP sesuai
standar -
Penyeliaan fasilitatif
ke sarana pelayanan kesehatan |
Bayi, balita dan ibu yang meninggal |
Bidan Poskeskel |
Semua kematian bayi, ibu dan balita dilaporkan dan
dilakkan AMP sesuai standar |
|
|
5. |
-
Sasaran datang ke
puskesmas hanya kalau sakit -
Belum semua bayi
dilakukan skrening SHK |
-
Melakukan SIDDTK di
PAUD -
Melakukan SIDDTK di TK -
Melakukan SIDDTK di
Masyarakat -
Melakukan sosialisasi
SHK |
Anak balita dan anak pra sekolah |
-
Dokter -
Bidan -
Perawat -
Dokter gigi -
Nutrisionist |
- Meningkatkan
pengetahuan orang tua/pengasuh tentang SIDDTK - SIDDTK
dilakukan di 12 TK dan 15 Paud |
|
|
6. |
Cakupan KB MKJP masih rendah |
-
Melakukan penyuluhan KB
-
Membuat jadwal
pelayanan KB -
Melakukan koordinasi
dengan BKKBN untuk menjamin ketersedian alat kontrasepsi MKJP, melakukan
pelatihan CTU, APBK, RR KB |
PUS |
-
Bidan Pustu -
Bidan Poskeskel |
- Cakupan
KB aktif 74,3% - Akseptor
kB MJKP meningkat |
|
|
7. |
Faktor 3 terlambat dan 4 terlalu |
-
P4K -
Pendampingan ibu hamil
untuk kader -
AMP sesuai standar -
Pengkajian internal
penyebab kematian -
Penyedian fasilitatif
KIA dan Asuhan Persalinan |
Ibu hamil |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu Bidan
Poskeskel |
- Semua
ibu hamil dilakukan P4K - Setiap
kematian dilakukan AMP sesuai standar dilakukan pengkajian internal dan
dilaporkan ke Dinas Kesehatan - Penyeliaan
fasilitatif dilakukan setahun 2 kali |
|
Penanggung jawab Upaya KIA/KB
Siti Nurjanah, S.ST
NIP.
19720615 199211 2 001

PEMERINTAH KOTA METROu
DINAS KESEHATAN KOTA METRO
UPTD PUSKESMAS YOSOMULYO
Jalan Letjen Basuki Rahmat No. 16
Yosomulyo Telp. (021) 42815 Kota Metro
EVALUASI TERHADAP TINDAK LANJUT MASALAH
DAN HAMBATAN
|
No |
Masalah |
Kegiatan |
Sasaran |
Pelaksana |
Hasil |
Keterangan |
|
1. |
Belum semua ibu hamil beresiko periksa ke Puskesmas |
-
Melakukan pendataan ibu
hamil -
Melakukan kunjungan
rumah ibu hamil resiko tinggi |
Ibu hamil beresiko |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu - Bidan
Poskeskel |
-
Cakupan ibu hamil resti
36% -
Semua ibu hamil resti
tertangani |
Kematian ibu nomor satu |
|
2. |
Masih adanya kematian bayi |
-
Kelas Ibu -
Kelas Ibu Balita -
Kunjungan rumah bayi
beresiko tinggi |
Bayi resti |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu - Bidan
Poskeskel |
Kematian bayi ada 2 karena asfiksia dan atresia
billier |
|
|
3. |
Pengetahuan sistem reproduksi masih kurang |
-
Penyuluhan kesehatan
reproduksi -
Melakukan pembinaan
remaja -
Melakukan pemeriksaan
IVA dan CBE |
Remaja dan PUS |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu Bidan
Poskeskel |
-
Pengetahuan PUS dan
remaja tentang kesehatan reproduksi meningkat -
Kesadaran melakukan
pemeriksaan IVA dan CBE meningkat |
Jadwal pemeriksaan IVA dan CBE setiap tanggal 10 |
|
4. |
Tidak semua sarana kesehatan melaporkan data
kematian |
-
Melakukan AMP sesuai
standar -
Pengkajian internal
kematian agar kematian dengan kasusu yang sama tidak terjadi lagi -
Sosialisasi AMP sesuai
standar -
Penyeliaan fasilitatif
ke sarana pelayanan kesehatan |
Bayi, balita dan ibu yang meninggal |
Bidan Poskeskel |
Semua kematian bayi, ibu dan balita dilaporkan dan
dilakkan AMP sesuai standar |
|
|
5. |
-
Sasaran datang ke
puskesmas hanya kalau sakit -
Belum semua bayi
dilakukan skrening SHK |
-
Melakukan SIDDTK di
PAUD -
Melakukan SIDDTK di TK -
Melakukan SIDDTK di
Masyarakat -
Melakukan sosialisasi
SHK |
Anak balita dan anak pra sekolah |
-
Dokter -
Bidan -
Perawat -
Dokter gigi -
Nutrisionist |
- Meningkatkan
pengetahuan orang tua/pengasuh tentang SIDDTK - SIDDTK
dilakukan di 12 TK dan 15 Paud |
|
|
6. |
Cakupan KB MKJP masih rendah |
-
Melakukan penyuluhan KB
-
Membuat jadwal
pelayanan KB -
Melakukan koordinasi
dengan BKKBN untuk menjamin ketersedian alat kontrasepsi MKJP, melakukan
pelatihan CTU, APBK, RR KB |
PUS |
-
Bidan Pustu -
Bidan Poskeskel |
- Cakupan
KB aktif 74,3% - Akseptor
kB MJKP meningkat |
|
|
7. |
Faktor 3 terlambat dan 4 terlalu |
-
P4K -
Pendampingan ibu hamil
untuk kader -
AMP sesuai standar -
Pengkajian internal
penyebab kematian -
Penyedian fasilitatif
KIA dan Asuhan Persalinan |
Ibu hamil |
- Bidan
Puskesmas - Bidan
Pustu Bidan
Poskeskel |
- Semua
ibu hamil dilakukan P4K - Setiap
kematian dilakukan AMP sesuai standar dilakukan pengkajian internal dan
dilaporkan ke Dinas Kesehatan - Penyeliaan
fasilitatif dilakukan setahun 2 kali |
|
Penanggung jawab Upaya KIA/KB
Siti Nurjanah, S.ST
NIP.
19720615 199211 2 001
No comments:
Post a Comment