|
PEMERIKSAAN SPUTUM BTA |
Ditetapkan |
||||
|
SOP |
No. Kode |
: |
KEPALA PUSKESMAS GEYER I |
||
|
Terbitan |
: |
||||
|
No. Revisi |
: |
|
|||
|
Tgl. Mulai berlaku |
: |
|
|||
|
Puskesmas |
Halaman |
: |
Dr. Agung Probo M, M.Si |
||
|
Geyer I |
|
|
NIP 19691007 200212
1 001 |
||
|
1.
Definisi |
Pemeriksaan sputum BTA adalah
pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya kuman BTA (kuman bentuk
batang yang tahan terhadap asam) dalam dahak seseorang sebagai penyebab
tuberculosis. |
|||||||||||
|
2.
Tujuan |
Sebagai acuan dalam melakukan
pemeriksaan sputum BTA di UPT
puskesmas Geyer I. |
|||||||||||
|
3.
Kebijakan
|
Berlaku untuk pasien dan
petugas Puskesmas Geyer I |
|||||||||||
|
4.
Ruang
Lingkup |
Ruang pelayanan laboratorium Puskesmas Geyer I |
|||||||||||
|
5.
Prosedur
|
5.1.
Pasien
datang ke unit laboratorium dengan membawa rujukan dari BP umum. 5.2.
Petugas
laboratorium menerima sampel dahak dari pasien yang telah ditampung dalam pot
sputum sesuai instruksi petugas dari ruang BP umum. 5.3.
Petugas
mencatat identitas pasien di buku register pasien laboratorium. 5.4.
Petugas
laboratorium memberitahu pasien untuk mengambil hasil pemeriksaan sputum BTA
dua hari kemudian.Pasien tidak dikenai biaya. 5.5.
Petugas
laboratorium menyiapkan alat untuk pemeriksaan sputum. 5.6.
Petugas
laboratorium mempersiapkan alat dan bahan : mikroskop, pot sputum, kaca
obyek, pensil, larutan zeihl Nielsen, rak pewarna, rak pengering, minyak
imersi, ose, handscoon, jas lab, masker, lampu spiritus. 5.7.
Petugs
laboratorium menuliskan identitas pasien pada kaca obyek menggunakan pensil. 5.8.
Petugas
laboratorium membuka tutup pot dan mengambil sedikit sampel sputum pada
bagian yang kental warna kuning kehijauan,menggunakan ose lidi. 5.9.
Petugas
laboratorium mengoles dan menyebarkan sputum pada kaca obyek dengan gerakan
melingkar kurang lebih berukuran luas 2x3 cm. 5.10.
Petugas
laboratorium memfiksasi sediaan kaca obyek dengan cara melewatkan kaca obyek
pada lampu spiritus sebanyak 3x. 5.11.
Petugas
laboratorium mencelupkan ujung ose lidi pada pasir alcohol dan membakarnya. 5.12.
Petugas
laboratorium meletakkan preparat di atas rak pengecatan. 5.13.
Petugas
laboratorium menuangkan larutan larutan carbol fuchsin sampai menutupi
seluruh preparat kemudian dipanasi di atas api selama 3 menit sampai keluar
asap tapi tidak sampai mendidih dan dibiarkan selama 5 menit. 5.14.
Petugas
laboratorium mencuci preparat dengan air mengalir.kemudian menuangi preparat
dengan alcohol asam 3% selama 2 menit sampai warna merah hilang. 5.15.
Petugas
laboratorium menuangkan larutan Methylen Blue 0,1 % dan di tunggu selama 5
menit kemudian mencuci preperat dengan air mengalir. 5.16.
Petugas
laboratorium mengeringkan preparat di rak pengering. 5.17.
Petugas
laboratorium meneteskan 1 tetes minyak imersi pada ujung preparat. 5.18.
Petugas
laboratorium memeriksa preparat di bawah mikroskup dengan pembesaran obyektif 100 x dan okuler
10 x. 5.19.
Petugas
laboratorium mencari kuman batang
tahan asam yang tercat merah gengan latar belakang warna biru 5.20.
Petugas
laboratorium memeriksa sediaan paling sedikit dalam 100 lapang pandang dalam
waktu 10 menit. 5.21.
Petugas
laboratorium mencatat hasil pemeriksaan sputum BTA ke dalam buku register
laboratorium dan formulir hasil pemeriksaan laboratorium. 5.22.
Petugas
laboratorium menyerahkan formulir hasil pemeriksaan laboratorium kepada
pasien dan meminta pasien untuk membawa hasil pemeriksaan laborat tersebut
kembali ke unit yang merujuknya (BP umum ) |
|||||||||||
|
6.
Diagram
Alir |
Pasien datang Menerima sampel Menulis identitas sp Registrasi laboratorium Fiksasi sampel Pengecatan sampel Pengamatan dg mikroskop Membaca hasil Mencatat hasil Menyerahkan hasil Selesai |
|||||||||||
|
7.
Referensi
|
Buku petunjuk pemeriksaan Laboratorium Puskesmas. |
|||||||||||
|
8.
Dokumen
Terkait |
a.
Buku
register laboratorium b.
Form
permintaan laboratorium |
|||||||||||
|
9.
Distribusi
|
BP Umum, KIA, Rawat Inap |
10. Rekaman Historis Perubahan
|
No |
Yang dirubah |
Isi Perubahan |
Tgl.
mulai diberlakukan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMERIKSAAN SPUTUM BTA |
Ditetapkan |
||||
|
DAFTAR TILIK |
No. Kode |
: |
KEPALA PUSKESMAS GEYER I |
||
|
Terbitan |
: |
||||
|
No. Revisi |
: |
|
|||
|
Tgl. Mulai berlaku |
: |
|
|||
|
Puskesmas |
Halaman |
: |
Dr. Agung Probo M, M.Si |
||
|
Geyer I |
|
|
NIP 19691007 200212
1 001 |
||
UNIT :
NAMA
PETUGAS :
TANGGAL
PELAKSANAAN :
|
No |
LangkahKegiatan |
Ya |
Tidak |
TidakBerlaku |
|
1 |
Apakah
pasien datang ke unit
laboratorium dengan membawa rujukan dari BP umum
? |
|
|
|
|
2. |
Apakah
petugas laboratorium menerima
sampel dahak dari pasien yang telah ditampung dalam pot sputum sesuai instruksi
petugas dari ruang BP umum ? |
|
|
|
|
3. |
Apakah
petugas mencatat identitas
pasien di buku register pasien laboratorium
? |
|
|
|
|
4. |
Apakah
petugas laboratorium memberitahu
pasien untuk mengambil hasil pemeriksaan sputum BTA dua hari kemudian
pasien tidak dikenai biaya
? |
|
|
|
|
5 |
Apakah
petugas laboratorium menyiapkan
alat untuk pemeriksaan sputum ? |
|
|
|
|
6 |
Apakah
petugas laboratorium
mempersiapkan alat dan bahan : mikroskop, pot sputum, kaca obyek, pensil,
larutan zeihl Nielsen, rak pewarna, rak pengering, minyak imersi, ose,
handscoon, jas lab, masker, lampu spiritus
? |
|
|
|
|
7 |
Apakah
petugs laboratorium menuliskan
identitas pasien pada kaca obyek menggunakan pensil
? |
|
|
|
|
8 |
Apakah
petugas laboratorium membuka
tutup pot dan mengambil sedikit sampel sputum pada bagian yang kental warna
kuning kehijauan,menggunakan ose lidi
? |
|
|
|
|
9 |
Apakah
petugas laboratorium mengoles
dan menyebarkan sputum pada kaca obyek dengan gerakan melingkar kurang lebih
berukuran luas 2x3 cm ? |
|
|
|
|
10 |
Apakah
petugas
lab. memfiksasi sediaan kaca obyek
dengan cara melewatkan kaca obyek pada lampu spiritus sebanyak 3x? |
|
|
|
|
11 |
Apakah
petugas laboratorium mencelupkan
ujung ose lidi pada pasir alcohol dan membakarnya
? |
|
|
|
|
12 |
Apakah
petugas laboratorium meletakkan preparat
di atas rak pengecatan ? |
|
|
|
|
13 |
Apakah
petugas laboratorium menuangkan
larutan larutan carbol fuchsin sampai menutupi seluruh preparat kemudian
dipanasi di atas api selama 3 menit sampai keluar asap tapi tidak sampai
mendidih dan dibiarkan selama 5 menit
? |
|
|
|
|
14 |
Apakah
petugas laboratorium mencuci
preparat dengan air mengalir.kemudian menuangi preparat dengan alcohol asam
3% selama 2 menit sampai warna merah hilang
? |
|
|
|
|
15 |
Apakah
petugas laboratorium menuangkan
larutan Methylen Blue 0,1 % dan di tunggu selama 5 menit kemudian mencuci
preperat dengan air mengalir ? |
|
|
|
|
16 |
Apakah
petugas laboratorium mengeringkan
preparat di rak pengering ? |
|
|
|
|
17 |
Apakah
petugas laboratorium meneteskan
1 tetes minyak imersi pada ujung preparat
? |
|
|
|
|
18 |
Apakah
petugas laboratorium memeriksa
preparat di bawah mikroskup dengan
pembesaran obyektif 100 x dan okuler 10 x? |
|
|
|
|
19 |
Apakah
petugas laboratorium mencari kuman batang tahan asam yang tercat
merah gengan latar belakang warna biru
? |
|
|
|
|
20 |
Apakah
petugas laboratorium memeriksa
sediaan paling sedikit dalam 100 lapang pandang dalam waktu 10 menit
? |
|
|
|
|
21 |
Apakah
petugas laboratorium mencatat
hasil pemeriksaan sputum BTA ke dalam buku register laboratorium dan formulir
hasil pemeriksaan laboratorium ? |
|
|
|
|
22 |
Apakah
petugas laboratorium menyerahkan
formulir hasil pemeriksaan laboratorium kepada pasien dan meminta pasien
untuk membawa hasil pemeriksaan laborat tersebut kembali ke unit yang
merujuknya (BP umum ) ? |
|
|
|
|
Jumlah |
|
|
|
|
|
Compliance Rate (CR) |
|
|||
…………………….………, ………..
Observer
Tindakan
………………………………………
NIP. …………………………….…..
No comments:
Post a Comment