Saturday, February 28, 2026

SOP PEMERIKSAAN SPUTUM BTA

PEMERIKSAAN SPUTUM BTA

Ditetapkan

SOP

No.  Kode

:

KEPALA PUSKESMAS GEYER I

Terbitan

:

No. Revisi

:

 

Tgl.  Mulai berlaku

:

 

Puskesmas

Halaman

:

Dr. Agung Probo M, M.Si

Geyer I

 

 

NIP 19691007 200212  1 001

 

1.   Definisi

Pemeriksaan sputum BTA adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya kuman BTA (kuman bentuk batang yang tahan terhadap asam) dalam dahak seseorang sebagai penyebab tuberculosis.

2.   Tujuan

Sebagai acuan dalam melakukan pemeriksaan sputum BTA  di UPT puskesmas Geyer I.

3.   Kebijakan

Berlaku untuk pasien dan petugas Puskesmas Geyer I

4.   Ruang Lingkup

Ruang pelayanan laboratorium Puskesmas Geyer I

5.   Prosedur

5.1.     Pasien datang ke unit laboratorium dengan membawa rujukan dari BP umum.

5.2.     Petugas laboratorium menerima sampel dahak dari pasien yang telah ditampung dalam pot sputum sesuai instruksi petugas dari ruang BP umum.

5.3.     Petugas mencatat identitas pasien di buku register pasien laboratorium.

5.4.     Petugas laboratorium memberitahu pasien untuk mengambil hasil pemeriksaan sputum BTA dua hari kemudian.Pasien tidak dikenai biaya.

5.5.     Petugas laboratorium menyiapkan alat untuk pemeriksaan sputum.

5.6.     Petugas laboratorium mempersiapkan alat dan bahan : mikroskop, pot sputum, kaca obyek, pensil, larutan zeihl Nielsen, rak pewarna, rak pengering, minyak imersi, ose, handscoon, jas lab, masker, lampu spiritus.

5.7.     Petugs laboratorium menuliskan identitas pasien pada kaca obyek menggunakan pensil.

5.8.     Petugas laboratorium membuka tutup pot dan mengambil sedikit sampel sputum pada bagian yang kental warna kuning kehijauan,menggunakan ose lidi.

5.9.     Petugas laboratorium mengoles dan menyebarkan sputum pada kaca obyek dengan gerakan melingkar kurang lebih berukuran luas 2x3 cm.

 

 

5.10.  Petugas laboratorium memfiksasi sediaan kaca obyek dengan cara melewatkan kaca obyek pada lampu spiritus sebanyak 3x.

5.11.  Petugas laboratorium mencelupkan ujung ose lidi pada pasir alcohol dan membakarnya.

5.12.  Petugas laboratorium meletakkan preparat di atas rak pengecatan.

5.13.  Petugas laboratorium menuangkan larutan larutan carbol fuchsin sampai menutupi seluruh preparat kemudian dipanasi di atas api selama 3 menit sampai keluar asap tapi tidak sampai mendidih dan dibiarkan selama 5 menit.

5.14.  Petugas laboratorium mencuci preparat dengan air mengalir.kemudian menuangi preparat dengan alcohol asam 3% selama 2 menit sampai warna merah hilang.

5.15.  Petugas laboratorium menuangkan larutan Methylen Blue 0,1 % dan di tunggu selama 5 menit kemudian mencuci preperat dengan air mengalir.

5.16.  Petugas laboratorium mengeringkan preparat di rak pengering.

5.17.  Petugas laboratorium meneteskan 1 tetes minyak imersi pada ujung preparat.

5.18.  Petugas laboratorium memeriksa preparat di bawah mikroskup  dengan pembesaran obyektif 100 x dan okuler 10 x.

5.19.  Petugas laboratorium  mencari kuman batang tahan asam yang tercat merah gengan latar belakang warna biru

5.20.  Petugas laboratorium memeriksa sediaan paling sedikit dalam 100 lapang pandang dalam waktu 10 menit.

5.21.  Petugas laboratorium mencatat hasil pemeriksaan sputum BTA ke dalam buku register laboratorium dan formulir hasil pemeriksaan laboratorium.

5.22.  Petugas laboratorium menyerahkan formulir hasil pemeriksaan laboratorium kepada pasien dan meminta pasien untuk membawa hasil pemeriksaan laborat tersebut kembali ke unit yang merujuknya (BP umum )

6.   Diagram Alir

Pasien datang

Menerima sampel

Menulis identitas sp

Registrasi laboratorium

Fiksasi sampel

Pengecatan sampel

Pengamatan dg mikroskop

Membaca hasil

Mencatat hasil

Menyerahkan hasil

Selesai

 

 

 

 

 

 

 

7.   Referensi

Buku petunjuk pemeriksaan Laboratorium Puskesmas.

8.   Dokumen Terkait

a.      Buku register laboratorium

b.      Form permintaan laboratorium

9.   Distribusi

BP Umum, KIA, Rawat Inap

 

 

10. Rekaman Historis Perubahan

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl. mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

PEMERIKSAAN SPUTUM BTA

Ditetapkan

DAFTAR TILIK

No.  Kode

:

KEPALA PUSKESMAS GEYER I

Terbitan

:

No. Revisi

:

 

Tgl.  Mulai berlaku

:

 

Puskesmas

Halaman

:

Dr. Agung Probo M, M.Si

Geyer I

 

 

NIP 19691007 200212  1 001

 

UNIT                                               :

NAMA PETUGAS                         :

TANGGAL PELAKSANAAN      :

No

LangkahKegiatan

Ya

Tidak

TidakBerlaku

1

Apakah pasien datang ke unit laboratorium dengan membawa rujukan dari BP umum ?

 

 

 

2.

Apakah petugas laboratorium menerima sampel dahak dari pasien yang telah ditampung dalam pot sputum sesuai instruksi petugas dari ruang BP umum ?

 

 

 

3.

Apakah petugas mencatat identitas pasien di buku register pasien laboratorium ?

 

 

 

4.

Apakah petugas laboratorium memberitahu pasien untuk mengambil hasil pemeriksaan sputum BTA dua hari kemudian pasien tidak dikenai biaya ?

 

 

 

5

Apakah petugas laboratorium menyiapkan alat untuk pemeriksaan sputum ?

 

 

 

6

Apakah petugas laboratorium mempersiapkan alat dan bahan : mikroskop, pot sputum, kaca obyek, pensil, larutan zeihl Nielsen, rak pewarna, rak pengering, minyak imersi, ose, handscoon, jas lab, masker, lampu spiritus ?

 

 

 

7

Apakah petugs laboratorium menuliskan identitas pasien pada kaca obyek menggunakan pensil ?

 

 

 

8

Apakah petugas laboratorium membuka tutup pot dan mengambil sedikit sampel sputum pada bagian yang kental warna kuning kehijauan,menggunakan ose lidi ?

 

 

 

9

Apakah petugas laboratorium mengoles dan menyebarkan sputum pada kaca obyek dengan gerakan melingkar kurang lebih berukuran luas 2x3 cm ?

 

 

 

10

Apakah petugas lab. memfiksasi sediaan kaca obyek dengan cara melewatkan kaca obyek pada lampu spiritus sebanyak 3x?

 

 

 

11

Apakah petugas laboratorium mencelupkan ujung ose lidi pada pasir alcohol dan membakarnya ?

 

 

 

12

Apakah petugas laboratorium meletakkan preparat di atas rak pengecatan ?

 

 

 

13

Apakah petugas laboratorium menuangkan larutan larutan carbol fuchsin sampai menutupi seluruh preparat kemudian dipanasi di atas api selama 3 menit sampai keluar asap tapi tidak sampai mendidih dan dibiarkan selama 5 menit ?

 

 

 

14

Apakah petugas laboratorium mencuci preparat dengan air mengalir.kemudian menuangi preparat dengan alcohol asam 3% selama 2 menit sampai warna merah hilang ?

 

 

 

15

Apakah petugas laboratorium menuangkan larutan Methylen Blue 0,1 % dan di tunggu selama 5 menit kemudian mencuci preperat dengan air mengalir ?

 

 

 

16

Apakah petugas laboratorium mengeringkan preparat di rak pengering ?

 

 

 

17

Apakah petugas laboratorium meneteskan 1 tetes minyak imersi pada ujung preparat ?

 

 

 

18

Apakah petugas laboratorium memeriksa preparat di bawah mikroskup  dengan pembesaran obyektif 100 x dan okuler 10 x?

 

 

 

19

Apakah petugas laboratorium  mencari kuman batang tahan asam yang tercat merah gengan latar belakang warna biru ?

 

 

 

20

Apakah petugas laboratorium memeriksa sediaan paling sedikit dalam 100 lapang pandang dalam waktu 10 menit ?

 

 

 

21

Apakah petugas laboratorium mencatat hasil pemeriksaan sputum BTA ke dalam buku register laboratorium dan formulir hasil pemeriksaan laboratorium ?

 

 

 

22

Apakah petugas laboratorium menyerahkan formulir hasil pemeriksaan laboratorium kepada pasien dan meminta pasien untuk membawa hasil pemeriksaan laborat tersebut kembali ke unit yang merujuknya (BP umum ) ?

 

 

 

Jumlah

 

 

 

Compliance Rate (CR)

 

…………………….………, ………..

Observer Tindakan

 

 

………………………………………

NIP. …………………………….…..


No comments:

Post a Comment