Saturday, February 28, 2026

SOP PEMERIKSAAN PROTEIN URIN METODE REBUS

 

PEMERIKSAAN PROTEIN URIN METODE REBUS

Ditetapkan

SOP

No.  Kode

:

KEPALA PUSKESMAS GEYER I

Terbitan

:

No. Revisi

:

 

Tgl.  Mulai berlaku

:

 

Puskesmas

Halaman

:

Dr. Agung Probo M, M.Si

Geyer I

 

 

NIP 19691007 200212  1 001

 

 

1.   Definisi

Pemeriksaan protein urin adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya kandungan protein dalam urin yang menandakan adanya gangguan pada fungsi ginjal.

2.   Tujuan

Sebagai acuan dalam melakukan pemeriksaan protein urin di unit laboratorium.

3.   Kebijakan

Berlaku untuk pasien dan petugas Puskesmas Geyer I

4.   Ruang Lingkup

Ruang pelayanan laboratorium Puskesmas Geyer I

5.   Prosedur

5.1.     Pasien datang ke unit laboratorium dengan membawa rujukan dari BP umum.

5.2.     Petugas laboratorium menerima rujukan, membaca dan merinci biaya pemeriksaan laboratorium yang diminta sesuai dengan tarif yang tercantum di PERDA.

5.3.     Petugas laboratorium memberikan rincian biaya pemeriksaan laboratorium dan meminta pasien untuk melakukan pembayaran di bagian kasir.

5.4.     Petugas laboratorium meminta kuitansi bukti pembayaran dari kasir.

5.5.     Petugas laboratorium mencatat identitas pasien dan pemeriksaan yang dibutuhkan pada buku register laboratorium.

5.6.     Petugas laboratorium menjelaskan sampel yang diperlukan dan bagaimana cara mendapatkannya.

5.7.     Petugas Lab mempersiapkan alat dan bahan : tabung urin, rak tabung, penjepit tabung, pot urin, lampu spiritus, korek api, reagen asam sulfosalisilat 6%, sampel urin.

5.8.     Petugas laboratorium memberi identitas pada pot urin menggunakan spidol dan menyerahkan pada pasien.

5.9.     Petugas laboratorium menerima sampel urin pasien.

5.10.  Petugas laboratorim mempersilahkan pasien untuk menunggu di ruang tunggu.

 

5.11.  Petugas laboratorium menyiapkan 2 tabung urin, 1 tabung untuk pemeriksaan,1 tabung sebagai pembanding.

5.12.  Petugas laboratorium memasukkan masing-masing 1 ml sampel urin ke dalam tabung urin yang sudah diberi identitas pasien,dan mengamati adanya kekeruhan pada sampel urin.

5.13.  Petugas laboratorium memanaskan satu tabung sampel urin dengan lampu spiritus dan ditunggu hingga 30 detik dari mendidih.

5.14.  Petugas laboratoriu mengamati adanya kekeruhan dengan diterawangkan pada sumber cahaya dan dibandingkan dengan tabung pembanding.

5.15.  Petugas laboratorium menambahkan 1 - 2 tetes asam sulfosalisilat   6 %  bila terdapat kekeruhan, panaskan kembali, bila kekeruhan menetap  berarti hasil pemeriksaan adalah positif.Bila kekeruhan hilang hasil negatif.

5.16.  Hasil dilaporkan secara semi kuantitatif dengan + ,++ ,+++ atau  ++++.

5.17.  Petugas laboratorium mencatat hasil pemeriksaan sampel ke dalam buku register laboratorium dan formulir hasil pemeriksaan laboratorium.

5.18.  Petugas laboratorium menyerahkan formulir hasil pemeriksaan laboratorium kepada pasien dan meminta pasien untuk membawa hasil pemeriksaan laboratorium tersebut kembali ke unit yang merujuknya (BP umum, KIA)

6.   Diagram Alir

Menjelaskancarapengambilansp

 
Flowchart: Document: Registrasilaboratorium

Pembayaran di kasir

 
Oval: Pasienmasuk

 

 

 

 

 

 

 

 


7.   Referensi

Buku petunjuk pemeriksaan Laboratorium Puskesmas.

8.   Dokumen Terkait

a.      Buku register laboratorium

b.      Form permintaan laboratorium

9.   Distribusi

BP Umum, KIA, Rawat Inap

 

 

 

10. Rekaman Historis Perubahan

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl. mulai diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMERIKSAAN PROTEIN URIN METODE

REBUS

Ditetapkan

DAFTAR TILIK

No.  Kode

:

KEPALA PUSKESMAS GEYER I

Terbitan

:

No. Revisi

:

 

Tgl.  Mulai berlaku

:

 

Puskesmas

Halaman

:

Dr. Agung Probo M, M.Si

Geyer I

 

 

NIP 19691007 200212  1 001

 

UNIT                                               :

NAMA PETUGAS                         :

TANGGAL PELAKSANAAN      :

 

No

LangkahKegiatan

Ya

Tidak

TidakBerlaku

1

Apakah pasien datang ke unit laboratorium dengan membawa rujukan dari BP  umum ?

 

 

 

2.

Apakah petugas laboratorium menerima rujukan, membaca dan merinci biaya pemeriksaan laboratorium yang diminta sesuai dengan tarif yang tercantum di PERDA ?

 

 

 

3.

Apakah petugas laboratorium memberikan rincian biaya pemeriksaan laboratorium dan meminta pasien untuk melakukan pembayaran di bagian kasir ?

 

 

 

4.

Apakah petugas laboratorium meminta kuitansi bukti pembayaran dari kasir ?

 

 

 

5

Apakah petugas laboratorium mencatat identitas pasien dan pemeriksaan yang dibutuhkan pada buku register laboratorium?

 

 

 

6

Apakahpetugaslaboratoriummenjelaskansampel yang diperlukandanbagaimanacaramendapatkannya ?

 

 

 

7

Apakah petugas Lab mempersiapkan alat dan bahan : tabung urin, rak tabung, penjepit tabung, pot urin, lampu spiritus, korek api, reagen asam sulfosalisilat 6%, sampel urin ?

Apakah petugas laboratorium memasukkan masing-masing 1 ml sampel urin ke dalam tabung urin yang sudah diberi identitas pasien,dan mengamati adanya kekeruhan pada sampel urin ?

 

 

 

8

Apakahpetugas laboratorium memberi identitas pada pot urin menggunakan spidol dan menyerahkan pada pasien ?

 

 

 

9

Apakah petugas laboratorium menerima sampel urin pasien ?

 

 

 

10

Apakah petugas laboratorim mempersilahkan pasien untuk menunggu di ruang tunggu ?

 

 

 

11

Apakah petugas laboratorium menyiapkan 2 tabung urin, 1 tabung untuk pemeriksaan,1 tabung sebagai pembanding ?

 

 

 

12

Apakah petugas laboratorium memasukkan masing-masing 1 ml sampel urin ke dalam tabung urin yang sudah diberi identitas pasien,dan mengamati adanya kekeruhan pada sampel urin ?

 

 

 

13

Apakah petugas laboratorium memanaskan satu tabung sampel urin dengan lampu spiritus dan ditunggu hingga 30 detik dari mendidih ?

 

 

 

14

Apakah petugas laboratorium mengamati adanya kekeruhan dengan diterawangkan pada sumber cahaya dan dibandingkan dengan tabung pembanding ?

 

 

 

15

Apakah petugas laboratorium menambahkan 1 - 2 tetes asam sulfosalisilat   6 %  bila terdapat kekeruhan, memanaskan kembali, bila kekeruhan menetap  berarti hasil pemeriksaan adalah positif.Bila kekeruhan hilang hasil negatif ?

 

 

 

16

Apakahpetugaslaboratoriummelaporkan hasil secara semi kuantitatif dengan + ,++ ,+++ atau  ++++ ?

 

 

 

17

Apakah petugas laboratorium mencatat hasil pemeriksaan sampel ke dalam buku register laboratorium dan formulir hasil pemeriksaan laboratorium ?

 

 

 

18

Apakah petugas laboratorium menyerahkan formulir hasil pemeriksaan laboratorium kepada pasien dan meminta pasien untuk membawa hasil pemeriksaan laboratorium tersebut kembali ke unit yang merujuknya (BP umum, KIA) ?

 

 

 

Jumlah

 

 

 

Compliance Rate (CR)

 

                                                                       

…………………….………, ………..

Observer Tindakan

 

 

………………………………………

NIP. …………………………….…..

No comments:

Post a Comment