|
|
PROSEDUR
PEMERIKSAAN KONTAK SERUMAH PASIEN KUSTA |
Puskesmas
Jangkar |
||
|
SOP |
No. Dokumen : |
UKM/094/10/2015 |
||
|
No Revisi : |
0 |
|||
|
Tanggal
Terbit : |
27/10/2015 |
|||
|
Halaman : |
1/3 |
|||
|
Kabupaten
Situbondo |
|
drg.
Abdul Fatah Ahadi NIP: 19720729
200604 1 014 |
||
|
|
|
|||
|
1. Pengertian |
Pemeriksaan
kontak serumah pasien kusta adalah kegiatan menemukan penderita kusta
baru/suspek kusta sedini mungkin di keluarga / tetangga sekitar rumah
penderita kusta. |
|||
|
2. Tujuan |
Sebagai
acuan programer kusta / petugas kesehatan dalam melakukan pemeriksaan kontak
serumah penderita kusta |
|||
|
3. Kebijakan |
Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Jangkar Nomor : 440/238/431.201.7.1.15/2015 tentang
Penetapan Penanggung jawab Program Puskesmas |
|||
|
4. Referensi |
Kementerian Kesehatan RI. 2012. Pedoman
Nasional Program Pengendalian Penyakit Kusta. Jakarta : Direktorat
Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan |
|||
|
5.
Diagram Alir |
1.
Programer kusta membuat rencana dan
jadwal pemeriksaan kontak serumah. 2.
Programer kusta menginformasikan
kepada Kepala Puskesmas tentang rancana, jadwal, dan mohon persetujuan untuk
melakukan kegiatan pemeriksaan kontak serumah penderita kusta serta membuat
Surat Tugas. 3.
Programer kusta melakukan koordinasi
dengan lintas program, petugas kesehatan di wilayah dan lintas sektor untuk
melakukan kegiatan pemeriksaan kontak serumah di rumah penderita kusta. 4.
Programer kusta mengumpulkan seluruh
anggota keluarga dan tetangga di sekitar rumah penderita kusta. 5.
Programer kusta melakukan penyuluhan
tentang kusta. 6.
Petugas cuci tangan. 7.
Programer kusta bersama lintas program
dan petugas kesehatan di wilayah melakukan kegiatan pemeriksaan kontak
serumah sesuai dengan rencana, jadwal, sasaran, dan lokasi. 8.
Bila ditemukan suspek kusta, programer
kusta menyarankan penderita datang ke puskesmas untuk diperiksa ulang dalam
kurun waktu 3-6 bulan setelah pemeriksaan. 9.
Bila ditemukan penderita kusta baru,
programer kusta membuat kartu, mencatat di buku penderita, dan melakukan
pengobatan serta penyuluhan yang lebih mendetail. 10.
Bila pemeriksaan kontak serumah
dilakukan oleh lintas program atau petugas kesehatan di wilayah, petugas
merujuk suspek / penderita kusta baru ke Puskesmas untuk dilakukan
pemeriksaan lebih lanjut oleh programer kusta dan dokter Puskesmas. 11.
Programer kusta melakukan pencatatan
dan dokumentasi dari hasil pemeriksaan kontak serumah. 12.
Petugas cuci tangan. 13.
Programer kusta melaporkan hasil
kegiatan kepada Kepala Puskesmas. 14.
Programer kusta bersama Kepala
Puskesmas, lintas program, dan petugas kesehatan di wilayah melakukan
evaluasi terhadap kegiatan pemeriksaan kontak serumah dalam kurun waktu 1 (
satu ) bulan setelah pelaksanaan kegiatan. |
|||
|
6.
Diagram Alir |
|
|||
|
7.
Unit Terkait |
Kepala
Puskesmas, Kasubag TU, Programer Kusta, Lintas Program, Lintas Sektor, Pustu,
Ponkesdes, dan Polindes. |
|||
8.
Rekaman Historis
|
No |
Halaman |
Yang dirubah |
Perubahan |
Diberlakukan Tgl. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|

No comments:
Post a Comment