|
|
PEMASANGAN IMPLANT |
PUSKESMAS MOJOWARNO |
||
|
SOP |
No Dokumen : |
|||
|
No Revisi: |
||||
|
Tanggal terbit : |
||||
|
Halaman : |
||||
|
PEMERINTAH
KABUPATEN JOMBANG |
dr.
DIDIN SUDIANA NIP 19660316 200212 1003 |
|||
|
1.
Pengertian |
Suatu tindakan pamasangan kapsul implant di daerah
lengan kiri atas sebelah dalam. |
|||
|
2.
Tujuan |
Untuk mecegah
kehamilan. |
|||
|
3.
Kebijakan |
SK KAPUS NO :
814.1/33/415.25.19/ tentang penyusunan rencana layanan klinis
dan layanan terpadu yang efektif,efisien dan berkesinambungan di Puskesmas Mojowarno. |
|||
|
4.
Referensi |
Buku panduan
praktis pelayanan kontrasepsi 2004 |
|||
|
5.
AlatdanBahan |
1. Duk steril berlubang 2. Sarung tangan steril satu pasang 3. Trokart steril + bisturi mess
steril 4. Spuit disposable 5. Kasa steril dan perban 6. Patrum norplant |
|||
|
6.
Prosedur |
KONSELING PRA
PEMASANGAN 1. Sapa klien
dengan ramah dan hangat 2. Tanyakan pada
klien tujuan pemakaian alat kontrasepsi 3. Bila belum
dilakukan konselin implant, berikan konseling sebelum dilakukan pemasangan 4. Pastikan
bahwa klien memang memilih implant 5. Periksa
kembali rekam medik untuk menentukan bahwa klien memeng cocok untuk memakai
implant 6. Lakukan
pemeriksaan fisik lanjutan atau rujuk bila ada indikasi 7. Nilai
pengetahuan klien tentang efek samping yang umum pada implant 8. Dengarkan
kebutuhan dan kekhawatiran klien terhadap implant 9. Jelaskan
proses pemasangan implant dan apa yang klien rasakan pada saat proses
pemasagan dan setelah pemasangan 10. Konseling dan
pasien mengisi Informed Consent PEMASANGAN
KAPSUL IMPLANT PERSIAPAN 1. Periksa
kembali untuk meyakinkan bahwa klien telah mencuci lengannya sebersih mungkin
dengan sabun dan air untuk membilasnya sehingga tidak ada sabun 2. Tentukan
tempat pemasangan pada bagian dalam lengan atas 3. Beri tanda
pada tempat pemasangan 4. Pastikan
bahwa peralatan yang steril atau DTT dan ke 6 kapsul implant sudah tersedia TINDAKAN PRA
PEMASANGAN 1. Cuci tangan
dengan air dan sabun, keringkan dengan air bersih 2. Pakai sarung
tangan steril atau DTT ( bila sarung tangan diberi bedak, hapus bedak dari
sarung tangan ) 3. Usap tempat
pemasangan dengan larutan antiseptik 4. Pasang kain
penutup ( doek ) steril atau DTT di sekeliling lengan klien PEMASANGAN
KAPSUL IMPLANT 1. Suntikkan
anestesia lokal tepat dibawah kulit sampai kulit sedikit menggelembung 2. Teruskan
penusukkan jarum kurang lebih 4 cm, dan suntikan masing-masing 1 cc diantara
pola pemasangan nomor 1 dan 2,3 dan4,5 dan 6 3. Uji efek
anestesinya sebelum melakukan insisi pada kulit 4. Buat insisi
dangkal selebar 2 mm dengan skapel ( alternatif lain tusukkan trokar
langsung kelapisan dibawah
kulit/subdermal ) 5. Sambil
mengungkit kulit, masukkan terus trokar dan pendorongnya sampai batas tanda 1
( pada pangkal trokar ) tepat pada luka insisi 6. Keluarkan
pendorong dan masukkan kapsul kedalam trokar ( dengan tangan atau dengan
pinset ) 7. Masukkan
kembali pendorong dan tekan kapsul kearah ujung dari trokar sampai terasa
adanya tahanan 8. Tahan
pendorong di tempatnya dengan satu tangan, dan tarik trokar keluar sampai
mencapai pasangan pendorong 9. Tarik trokar
dan pendorongnya secara bersama-sama sampai batas tanda 2 terlihat pada luka
insisi ( jangan mengeluarkan trokar dari tempat insisi ) 10. Tahan kapsul
yang telah terpasang dengan satu jari dan masukkan kembali trokar serta
pendorongnya sampai tanda 1 11. Jangan
menarik ujung trokar dari tempat insisi sampai seluruh kapsul sudah terpasang 12. Raba kapsul
untuk memastikan keenam kapsul implant telah terpasang dalam bola kipas 13. Raba daerah
insisi untuk memastikan seluruh kapsul berada jauh dari insisi TINDAKAN
PASCA PEMASANGAN 1. Dekatkan
ujung-ujung insisi dan tutup dengan band aid 2. Beri pembalut
tekan untuk mencegah perdarahan dan mengurangi memar 3. Taruh alat
suntik di tempat terpisah dan letakkan semua peralatan dalam larutan klorin
untuk dekontaminasi 4. Buang
peralatan yang sudah tidak di pakai lagi ke tempatnya ( kapas, kasa, sarung
tangan/alat suntik sekali pakai ) 5. Lepas sarung
tangan dan rendam dalam larutan klorin 6. Cuci tangan
dengan sabun dan air kemudian keringkan denga air bersih KONSELING
PASCA PEMASANGAN 1. Gambar letak
kapsul pada rekam medik dan catat bila ada hal-hal khusus 2. Beri petunjuk
pada klien cara merawat luka dan kapan klin harus datang kembali ke klinik
untuk kotrol 3. Yakinkan pada
klien bahwa ia dapat datang ke kliniksetiap saat bila menginginkan untuk
mencabut kembali implant 4. Lakukan
observasi selama 5 menit sebelum memperbolehkan pasien pulang |
|||
|
7.
Hal-hal yang Perlu diperhatikan |
Alat didekontaminasi dengan larutan
klorin 0,5 % selama 10 menit, kemudian dicuci dengan memakai sabun dan dibilas
sampai bersih, dikeringkan lalu disteril selama 30 menit. |
|||
|
6. Unit
terkait |
POLI KIA |
|||
|
8.
DokumenTerkait |
1. Rekam medis 2. General
consent 3. Register KB |
|||
No comments:
Post a Comment