Monday, August 25, 2025

SOP PALPASI ABDOMINAL IBU HAMIL

 

KABUPATEN

BOLAANG MONGONDOW UTARA

PALPASI ABDOMINAL IBU HAMIL

 

SPO

No.Dokumen

:

No. Revisi

:

Tanggal Terbit

:

Halaman

: 1/1

 

 

 

Ditetapkan oleh Kepala UPTD Puskesmas Bolangitang

TANDA TANGAN

 

Latifah R Talibo, SKM

19720331 199203 2 005

Pengertian

Palpasi abdominal pada ibu hamil adalah pemeriksaan untuk menentukan besar dan konsistensi rahim, bagian-bagian janin, dan presentasi janin

Tujuan

Sebagai acuan dalam melaksanakan pemeriksaan palpasi abdominal ibu hamil diunit KIA-KB

Kebijakan

SK Kepala Puskesmas Nomor : 440/ /PKM-BI/SK/I/2016 tentang Penyelenggaraan Pelayanan KIA-KB

Referensi

1.     Permenkes No 75 tahun 2014 tentang Puskesmas

2.     Standar Pelayanan kebidanan

Prosedur

1.     Petugas menjelaskan pada pasien mengenai tindakan yang akan dilakukan

2.     Petugas meminta ibu hamil untuk buang air kecil untuk mengosongkan kandung kemih

3.     Petugas meminta ibu hamil untuk berbaring terlentang

4.     Petugas memeriksa abdomen adakah  jaringan terlentang

5.     Petugas melakukan pemeriksaan palpasi sesuai dengan pemeriksaan palpasi abdominal pada ibu hamil menurut Leopold

·        Leopold I

Untuk menentukan tinggi fundus uteri, umur kehamilan dan bagian janin mana yang terletak pada fundus uteri dengan mengukur menggunakan meteran kain dari simpisis pubis ke fundus uteri.

·        Leopold II

Untuk menentukan letak punggung janin dengan menggunakan kedua tangan. Satu tangan menahan perut ibu sebelah kanan/kiri, satu tangan meraba perut ibu sebelah kiri/kanan apakah teraba punggung janin atau teraba bagian kecil janin.

·        Leopold III

Untuk menetukan bagian bawah janin dengan mengunakan dua tangan melakukan palpasi abdomen satu tangan menahan fundus uteri, tangan satunya meraba bagian bawah janin. Apakah teraba keras atau lunak dan lebih besar.

·        Leopold IV

Selain menentukan bagian janin mana yang terletak dibawah, juga dapat menentukan bagian berapa bagian dari kepala janin yang telah masuk dalam panggul.

6.     Petugas mencatat hasil pemeriksaan kedalam rekam medik dan buku KIA

Unit Terkait

1.     Unit Pendaftaran & Rekam Medis

2.     Unit BP

3.     Unit Farmasi

4.     Unit Laboratorium

Rekaman historis perubahan

No

Isi perubahan

Tgl. Mulai Berlaku

 

 

 

 


No comments:

Post a Comment