|
DINAS KESEHATAN KABUPATEN SLEMAN |
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL |
NO DOKUMEN : SPO-SDK-PUS-IPB-027 |
|
TANGGAL
TERBIT : 02 – 01-2015 |
||
PEMELIHARAAN
INFANT WARMER
|
NOMOR REVISI : 00 |
|
|
HALAMAN : 1/1 |
||
|
Ditetapkan Oleh Management Representative Dinas Kesehatan Dra Dwi Andayani, Apt NIP. 19631111 198911 2 001 |
|
|
|
RUANG
LINGKUP |
Prosedurtetappemeliharaan Infant warmer |
|
|
TUJUAN |
Menghindari kerusakan Infant
warmer |
|
|
KEBIJAKAN |
Infant warmer adalah alat yang dipakai untuk menjaga
agar suhu badan bayi tetap hangat |
|
|
PETUGAS |
1.
Dokter 2.
Perawat 3.
Bidan |
|
|
PERALATAN |
Infant
warmer |
|
|
PROSEDUR |
1.
Bersihan body dan tempat tidur bayi dengan tisu/kain
bersih dan kering 2.
Letakkan alat pada bidang datar dan tidak licin 3.
Pastikan lampu penghangat dapat menyala 4.
Cek lampu indikator, switch dan kabel power 5.
Cek dan pastikan thermometer dapat berfungsi dengan
baik 6.
Cek dan kontrol secara berkala suhu ruang bayi sebelum
dan selama bayi dimasukkan kedalam alat 7.
Jika terjadi kerusakan, lapor ke bagian pemeliharaan
barang 8.
Lakukan kalibrasi 1 tahun sekali |
|
|
REFERENSI |
Manual
book infant warmer lokal |
|
No comments:
Post a Comment