|
|
EKSTRAKSI SERUMEN |
|
||||||||||
|
SOP |
No. Dokumen |
: |
||||||||||
|
No. Revisi |
: |
|||||||||||
|
Tanggal terbit |
: |
|||||||||||
|
Halaman |
: 1/2 |
|||||||||||
|
UPT Kesmas Gianyar II |
|
Dr. Pande Putu Irma Yustini NIP. 196807152002122010 |
||||||||||
|
1. Pengertian |
Ekstraksi serumen adalah suatu usaha atau
tindakan mengeluarkan kotoran telinga dengan menggunakan cotton bud maupun
pengait serumen/sendok serumen yang terbuat dari besi. |
|||||||||||
|
2. Tujuan |
Sebagai pedoman petugas untuk melakukan
ekstraksi serumen |
|||||||||||
|
3. Kebijakan |
SK Kepala Puskesmas No. …tentang puskesmas Gianyar II |
|||||||||||
|
4. Referensi |
Chris Tanto et all. Kapita Selekta Kedokteran, Edisi Keempat, Jilid I. Penerbit Media
Aesculapius. FKUI. Jakarta. 2014 |
|||||||||||
|
5. Alat dan bahan |
Alat dan Bahan: 1. Serumen hak/sendok serumen dengan
berbagai ukuran 2. Aplikator kapas/cotton bud 3. Bengkok beserta tissue 4. Sarung tangan 5. Xylocain spray, carbo glycerin 6. Lampu sorot kepala |
|||||||||||
|
6. Langkah-langkah/ Prosedur |
1.
Petugas
mengidentifikasi keadaan serumen dengan memeriksa telinga 2.
Petugas
memberitahu pasien tentang kondisi serumen yang perlu diambil dan prosedur
tindakan 3.
Petugas
memasang lampu lampu sorot kepala 4.
Petugas
mencuci tangan, kemudian memakai sarung tangan 5.
Petugas
menarik daun telinga ke atas dan ke belakang 6.
Petugas
mengarahkan lampu sorot kepala ke lubang telinga pasien 7.
Bila
serumen sedikit, lunak, cair dan kental: petugas membersihkan dengan
aplikator hak atau sendok serumen 8.
Bila
serumen padat dan lunak: a.
Petugas
menggunakan serumen hak atau sendok serumen b.
Bila
perlu, petugas memberi tetes carbo glycerin terlebih daahulu dengan
memiringkan pasien kearah telinga yang tidak ditetesi cairan pelunak hingga
beberapa saat, tujuan agar dapat meresap kedalam liang telinga pasien,
sehingga serumen mudah dikeluarkan c.
Petugas
mengarahkan lampu sorot keliang telinga pasien d.
Petugas
mengeluarkan serumen menggunakan serumen hak dengan perlahan sedikit demi
sedikit 9. Bila serumen padat dan membatu: Petugas memberikan obat tetes carbo glycerin 0,5% selama 5 hari,
tujuannya agar serumen melunak dan mudah untuk dibersihkan atau dikeluarkan. |
|||||||||||
|
7. Bagan Alir |
|
|||||||||||
8. Hal-hal yang perlu diperhatikan |
|
|||||||||||
|
9. Unit Terkait |
Unit BP-Umum |
|||||||||||
|
10. Dokumen terkait |
|
|||||||||||
|
11. Rekam historis perubahan |
|
|||||||||||
DAPATKAN DOKUMEN AKREDITASI PUSKESMAS VERSI 5 BAB ILP TERBARU LENGKAP : FILE SK, PEDOMAN, PANDUAN, KAK, SOP, & TELUSUR YANG SUDAH TERSUSUN TIAP EP . HUB WA : 085879527051
MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG
Saturday, July 19, 2025
SOP EKSTRAKSI SERUMEN
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
POSTINGAN POPULER
-
Standar : 1.1. Analisis Kebutuhan Masyarakat dan Perencanaan Puskesmas Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik ...
-
TERBARU 2026! Dokumen Regulasi ILP Puskesmas Lengkap: SK, Pedoman, KAK & SOP Wajib Ada Transformasi layanan kesehatan primer melalui ...
-
KLASTER 1 MANAJEMEN Berikut adalah dokumen File Word ILP Sesuai Standar Akreditasi Puskesmas ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH un...
-
PEMERINTAH KABUPATEN KENDAL DINAS KESEHATAN PUSKESMAS PLANTUNGAN Jl Suratman No 21, Tirtomulyo Plantungan, Telp (0294)3652...
-
BERIKUT ADALAH DAFTAR PERUBAHAN INSTRUMEN AKREDITASI PUSKESMAS KE DALAM ERA ILP ( INTEGRASI LAYANAN PRIMER ) ( Klik pada bagian warna MERAH...
-
BAB 1 KMP (revisi 11 Juni)_compressed.pdf" BAB 2 UKM (revisi 21 Juni)_compressed.pdf" BAB 3 UKP (revisi 16 Juni)_compressed.pdf...
-
Berikut adalah dokumen File Word puskesmas Lengkap Sesuai standar Akreditasi Puskesmas ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untuk me...
-
Standar: 3.1. Perbaikan mutu dan kinerja Puskesmas konsisten dg tata nilai, visi, misi dan tujuan Puskesmas, dipahami dan dilaksanakan oleh ...
-
DOKUMEN MANAJEMEN PUSKESMAS Berikut adalah dokumen File Word akreditasi puskesmas Lengkap ( Klik pada bagian warna JUDUL WARNA MERAH untu...

No comments:
Post a Comment