Sunday, June 22, 2025

PEDOMAN UPAYA KESEHATAN IBU ANAK DAN KELUARGA BERENCANA

 

PEDOMAN

UPAYA KESEHATAN IBU ANAK DAN KELUARGA BERENCANA

 DI PUSKESMAS GAMPING I

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berdasarkan perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian, adil dan merata, serta pengutamaan dan manfaat dengan perhatian khusus pada penduduk rentan antara lain ibu, bayi, anak, manusia usia lanjut (manula), dan keluarga miskin.

Perhatian khusus harus diberikan terhadap peningkatan kesehatan ibu termasuk bayi baru lahir, bayi dan balita dengan menyelenggarakan berbagai upaya terobosan yang didukung oleh kemampuan manajemen tenaga pengelola dan pelaksana program KIA.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan pengelola dan pelaksana program KIA pada tingkat kabupaten/kota dan Puskesmas, pengelola program KIA harus mampu mengolah data KIA guna memperkuat manajemen program, sebagai bahan perencanaan dan monitoring program KIA di Kabupaten/ Kota. Untuk itu diperlukan penguatan manajemen program KIA untuk memantau cakupan pelayanan KIA yaitu dengan mereformasi Buku pedoman PWS-KIA yang telah ada, dalam rangka meningkatkan dan memantapkan jangkauan dan mutu pelayanan KIA.

Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Neonatus (AKN), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Angka Kematian Balita (AKABA) merupakan beberapa indikator status kesehatan masyarakat. Dewasa ini AKI dan AKB di Indonesia masih tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Menurut data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007, AKI 228 per 100.000 kelahiran hidup, AKB 34 per 1.000 kelahiran hidup, AKN 19 per 1.000 kelahiran hidup, AKABA 44 per 1.000 kelahiran hidup. Upaya untuk mempercepat penurunan AKI telah dimulai sejak akhir tahun 1980-an melalui program Safe Motherhood Initiative yang mendapat perhatian besar dan dukungan dari berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri. Pada akhir tahun 1990-an secara konseptual telah diperkenalkan lagi upaya untuk menajamkan strategi dan intervensi dalam menurunkan AKI melalui Making Pregnancy Safer (MPS) yang dicanangkan oleh pemerintah pada tahun 2000. Sejak tahun 1985 pemerintah merancang Child Survival (CS) untuk penurunan AKB. Kedua Strategi tersebut diatas telah sejalan dengan Grand Strategi DEPKES tahun 2004.

B.    Tujuan Pedoman

Pedoman dibuat dalam rangka untuk upaya menurunkan Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi/Balita, dan meningkatkan kesehatan reproduksi bagi Wanita Usia Subur sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

C.    Ruang Lingkup Pelayanan

Upaya Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana menggunakan konsep pelayanan Continuum of Care  yaitu pelayanan  yang dimulai dari persiapan sebelum terjadinya kehamilan, pemeriksaan kehamilan, persalinan, nifas dan neonatal, pelayan bagi bayi dan balita, anak sekolah SD, SMP, SMA dan Remaja.

 

D.    Batasan Operasional

Upaya Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana di Puskesmas Gamping I bertujuan memantapkan dan meningkatkan jangkauan serta mutu pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana secara efektif dan efisien. Pemantapan pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana dewasa ini diutamakan pada kegiatan pokok sebagai berikut :

1.          Peningkatan pelayanan antenatal sesuai standar bagi seluruh ibu hamil di semua fasilitas kesehatan.

2.          Peningkatan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan kompeten diarahkan ke fasilitas kesehatan.

3.          Peningkatan pelayanan bagi seluruh ibu nifas sesuai standar di semua fasilitas kesehatan.

4.          Peningkatan pelayanan bagi seluruh neonatus sesuai standar di semua fasilitas kesehatan.

5.          Peningkatan deteksi dini faktor risiko dan komplikasi kebidanan dan neonatus oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat.

6.          Peningkatan penanganan komplikasi kebidanan dan neonatus secara adekuat dan pengamatan secara terus-menerus oleh tenaga kesehatan.

7.          Peningkatan pelayanan kesehatan bagi seluruh bayi sesuai standar di semua fasilitas kesehatan.

8.          Peningkatan pelayanan kesehatan bagi seluruh anak balita sesuai standar di semua fasilitas kesehatan.

9.          Peningkatan pelayanan KB sesuai standar.

E.    Landasan Hukum

Beberapa Landasan Hukum terkait Upaya Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana:

-        Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

-        Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan

-        Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan

-        Peraturan Menteri Kesehatan nomor 001 Tahun 2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perseorangan

-        Surat Keputusan Kepala Puskesmas………

 

BAB II

STANDART KETENAGAAN

A.    Kualifikasi Sumber Daya Manusia

Adapun sumber daya manusia sebagai tenaga kompeten dalam upaya kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana untuk kegiatan pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana baik untuk kegiatan klinis maupun kesehatan masyarakat meliputi :

1.     Dokter Umum dengan kualifikasi pendidikan S 1

2.     Dokter Gigi dengan kualifikasi pendidikan S 1

3.     Bidan dengan kualifikasi pendidikan minimal D 3

4.     Perawat dengan kualifikasi pendidikan minimal SPK

5.     Perawat gigi dengan kualifikasi pendidikan minimal SPRG

6.     Tenaga kesehatan lain yang terkait ( Nutrisionis, Higiene Sanitasi, Psikolog).

 

 

 

 

 

 

B.    Distribusi Ketenagaan

Tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Gamping I

NO

Tenaga Kesehatan

Berdasar Peraturan Menteri Kesehatan

Kondisi di Puskesmas Gamping I

1

Dokter Umum

2

Dokter Gigi

3

Perawat

4

Bidan

5

Tenaga Kesehatan Masyarakat

6

Tenaga Kesehatan Lingkungan

7

Ahli teknologi laboraotrium

8

Tenaga Gizi

9

Tenaga farmasi

 

C.    Jadual Kegiatan

No

Kegiatan

Jan

Feb

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Ags

Sep

Okt

Nov

Des

1

Konseling pranikah

2

Pemeriksaan kehamilan

3

Pemeriksaan nifas

4

Pemeriksaan persalinan

5

Pemeriksaan neonatal/bayi

6

Pemeriksaan balita

7

Pelayanan Keluarga Berencana

8

Pemeriksaan anak sekolah

9

Pelayanan remaja

 

 

BAB III

STANDART FASILITAS

A.    Denah Ruang

 

 

 

 

B.    Standar fasilitas

Sebagai pedoman tentang sarana dan prasarana ruang pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan RI tahun 2014

No

Jenis peralatan

Berdasar Peraturan Menteri Kesehatan

Kondisi di Puskesmas Gamping I

I.               Set Pemeriksaan Kesehatan Ibu

1

½ klem kocher

1 buah

2

Anuskop

3 buah

 

3

Bak instrumen dengan tutup

1 buah

4

Baki logam temapat alat steril bertutup

1 buah

5

Doppler

1 buah

6

Guntung benang

1 buah

7

Gunting verband

1 buah

8

Kocher tang

1 buah

 

9

Mangkok untuk larutan

1 buah

10

Meja istrumen/alat

1 buah

1

Meja periksa ginekologi dan kursi pemeriksa

1 buah

12

Palu refleks

1 buah

3

Pen lancet

1 buah

 

14

Pinset anatomi panjang

1 buah

15

Pinset anatomi pendek

1 buah

16

Pinset bedah

1 buah

 

17

Silinder korentang steril

1 buah

18

Sonde mulut

1 buah

 

19

Spekulum vagina (cocor bebek) besar

3 buah

20

Spekulum vagina (cocor bebek) kecil

2 buah

21

Spekulum vagina (cocor bebek) sedang

5 buah

22

Spekulum vagina (Sims)

1 buah

23

Sphygmomanometer dewasa

1 buah

24

Stand lamp untuk tindakan

1 buah

25

Stetoskop dewasa

1 buah

26

Stetoskop janin/fotoscope

1 buah

27

Sudip lidah logam/spatula lidah logam panjang 12 cm

2 buah

28

Sudip lidah logam/spatula lidah logam panjang 16,5 cm

2 buah

29

Tampon tang

1 buah

30

Tempat tidur periksa

1 buah

31

Termometer dewasa

1 buah

32

Timbangan dewasa

1 buah

33

Tornikuet karet

1 buah

 

II.              Set Pemeriksaan Kesehatan Anak

1

Alat pengukur panjang bayi

1 buah

2

Flowmeter anak (high flow)

1 buah

 

3

Flowmeter neonatus (low flow)

1 buah

 

4

Lampu periksa

1 buah

5

Pengukur lingkar kepala anak

1 buah

6

Pengukur tinggi badan anak

1 buah

7

Sphygmomanometer dan manset anak

1 buah

 

8

Stetoskop pediatric

1 buah

 

9

Termometer anak

1 buah

 

10

Timbangan anak

1 buah

11

Timbangan bayi

1 buah

III.            Set Pelayanan KB

1

Baki logam tempat alat steril bertutup

1 buah

2

Implant kit

1 buah

3

IUD kit

1 buah

IV.            Set Imunisasi

1

Vaccine carrier

1 buah

2

Vacccine refrigerator

1 buah

V.             Bahan habis pakai

1

Alkohol

Sesuai kebutuhan

2

Benang chromic cutgut

Sesuai kebutuhan

 

3

Cairan desinfektan

Sesuai kebutuhan

4

Disposable syringe 1 cc

Sesuai kebutuhan

5

Disposable syringe 2,5 – 3 cc

Sesuai kebutuhan

6

Disposable syringe 5 cc

Sesuai kebutuhan

7

Kain steril

Sesuai kebutuhan

8

Kapas

Sesuai kebutuhan

9

Kasa non steril

Sesuai kebutuhan

10

Kasa steril

Sesuai kebutuhan

11

Lidi kapas steril

Sesuai kebutuhan

12

Lubrikan gel

Sesuai kebutuhan

13

Masker

Sesuai kebutuhan

14

Pofidone tincture 25%

Sesuai kebutuhan

15

Sabun tangan atau antiseptik

Sesuai kebutuhan

16

Sarung tangan

Sesuai kebutuhan

VI.            Perlengkapan

1

Aer timer

1 buah

 

2

Bantal

1 buah

3

Baskom cuci tangan

1 buah

4

Celemek plastik

1 buah

5

Duk lobang, sedang

2 buah

6

Kasur

1 buah

7

Kotak penyimpan jarum bekas

1 buah

8

Lemari alat

1 buah

9

Lemari obat

1 buah

 

10

Meteran

1 buah

11

Perlak

2 buah

12

Pispot

1 buah

 

13

Pita pengukur lila

1 buah

14

Pompa payudara untuk ASI

1 buah

 

15

Sarung bantal

2 buah

16

Selimut

1 buah

17

Seprei

2 buah

18

Set tumbuh kembang anak

1 buah

19

Sikat untuk membersihkan peralatan

1 buah

20

Tempat sampah tertutup

2 buah

21

Tirai

1 buah

22

Toples kaca / kasa steril

1 buah

23

Tromol kasa / kain steril

1 buah

24

Waskom bengkok kecil

1 buah

VII.          Meubelair

1

Kursi kerja

4 buah

2

Lemari arsip

1 buah

3

Meja tulis ½ biro

1 buah

VIII.         Pencatatan dan Pelaporan Kesehatan Ibu dan KB

1

Buku KIA

Sejumlah ibu hamil

2

Buku kohort ibi

1 buah

3

Buku register ibu

1 buah

4

Formulir dan surat keterangan lain sesuai kebutuhan pelayanan yang diberikan

Sesuai kebutuhan

5

Formulir informed consent

Sesuai kebutuhan

6

Formulir laporan

Sesuai kebutuhan

7

Formulir rujukan

Sesuai kebutuhan

IX.            Pencatatan dan Pelaporan Kesehatan Anak

1

Bagan dinding MTBS

1 buah

 

2

Bagan MTBS

1 buah

3

Buku register bayi

1 buah

4

Formulir deteksi dini tumbuh kembang anak

Sesuai kebutuhan

5

Formulir kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP)

Sesuai kebutuhan

6

Formulir laporan kesehatan anak balita dan prasekolah

Sesuai kebutuhan

7

Formulir laporan kesehatan bayi

Sesuai kebutuhan

8

Formulir pencatatan balita sakit umur 2 bulan sampai 5 tahun

Sesuai kebutuhan

9

Formulir pencatatan bayi muda umur kurang 2 bulan

Sesuai kebutuhan

10

Formulir rekapitulasi laporan kesehatan anak balita dan prasekolah

Sesuai kebutuhan

11

Formulir rekapitulasi laporan kesehatan bayi

Sesuai kebutuhan

12

Register kohort anak balita

Sesuai kebutuhan

13

Register kohort bayi

1 buah

X.             Pencatatan dan Pelaporan Imunisasi

1

Formulir lain sesuai kebutuhan pelayanan yang diberikan

Sesuai kebutuhan

2

Formulir laporan

Sesuai kebutuhan

 

 

BAB IV

TATALAKSANA PELAYANAN

Tatalaksana pelayanan/alur pelayanan upaya Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana di Puskesmas Gamping I adalah :

1.    Klien / sasaran mendaftar di ruang pendaftaran.

2.    Klien / sasaran akan mendapatkan nomor antrian poli KIA & KB, Reproduksi.

3.    Klien / sasaran menunggu didepan poli KIA & KB, Reproduksi.

4.    Petugas pendaftaran mengantarkan Rekam Medis ke poli KIA & KB, Reproduksi, dengan mengurutkan sesuai nomor antrian.

5.    Petugas poli KIA & KB, Reproduksi memanggil klien / sasaran sesuai nomor antrian.

6.     Petugas poli KIA & KB, Reproduksi mengklarifikasi ulang kebenaran Rekam Medis dengan identitas klien / sasaran

7.     Petugas poli KIA & KB, Reproduksi memberikan pelayanan / asuhan kebidanan yang meliputi anamnese / untuk mendapatkan data subyektif, melakukan pemeriksaan fisik / untuk mendapatkan data obyektif, melakukan koordinasi / kolaborasi dengan laboratorium / poli lain yang dianggap perlu ( poli Umum, poli Gigi, poli Gizi, poli Psikolog), membuat diagnosa kebidanan, memberikan asuhan kebidanan, memberikan resep jika diperlukan

8.    Petugas poli KIA & KB, Reproduksi memberikan rujukan ke RS / PPK tk II apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.

9.       Klien / sasaran selesai diberikan pelayanan di poli KIA & KB, Reproduksi.

 

 

 

 

 

 

 

 


Pendaftaran

 
Tidak
Oval: Sesuai/Tidak

 


Laboratorium

 

Asuhan Kebidanan

 
                                 

Poli Umum/Gigi/Gizi/Psikologi

 
 

  

Oval: Selesai
 


                                                                 

RS / PPK tk II

 
 

 


               

                                                               

BAB V

LOGISTIK

Untuk kebutuhan logistik yang diperlukan dalam pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana disediakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melalui UPT POAK Kabupaten Sleman. Sedangkan untuk pembiayaan dalam rangka pelaksanaan pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana menggunakan anggaran dari semua penganggaran yang diterima oleh Puskesmas Gamping i diantaranya BOK, DASK.....

BAB VI

KESELAMATAN PASIEN

Dalam perencanaan sampai dengan pelaksanaan pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Kelarga Berencana perlu diperhatikan keselamatan sasaran dengan melakukan identifikasi risiko terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi pada saat pelaksanaan kegiatan. Upaya pencegahan risiko terhadap sasaran harus dilakukan untuk tiap-tiap kegiatan yang akan dilaksanakan

BAB VII

KESELAMATAN KERJA

Dalam perencanaan sampai dengan pelaksanaan pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Kelarga Berencana perlu diperhatikan keselamatan kerja karyawan puskesmas/pelaksana dan lintas sektor terkait dengan melakukan identifikasi risiko terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi pada saat pelaksanaan kegiatan. Upaya pencegahan terhadap risiko harus dilakukan untuk tiap-tiap kegiatan yang akan dilaksanakan

BAB VIII

PENGENDALIAN MUTU

Kinerja pelaksanaan pelayanan Kesehatan Ibu Anak dan Kelarga Berencana dimonitor dan dievaluasi dengan menggunakan indikator sebagai berikut:

1. Ketepatan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan prosedur

2. Tercapainya indikator cakupan PWS KIA-KB dan Imunisasi

3. Tercapaianya indikator SPM

4. Supervisi fasilitatif

Hasil monitoring dan evaluasi serta permasalahan yang dihadapi dibahas pada pertemuan lokakarya mini bulanan, triwulan dan tahunan serta dalam kegiatan koordinasi lintas program maupun lintas sektor yang lainnya.

BAB IX

PENUTUP

Pedoman ini sebagai acuan bagi karyawan puskesmas/pelaksana dan lintas sektor terkait dalam pelaksanaan upaya Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana dengan tetap memperhatikan prinsip proses pembelajaran dan manfaat.

Keberhasilan pelaksanaan upaya Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga Berencana tergantung pada komitmen yang kuat dari semua pihak terkait dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

 

 

 

No comments:

Post a Comment