Sunday, June 22, 2025

862e SOP PENGGANTIAN DAN PERBAIKAN ALAT YANG RUSAK

 

Akreditasi Puskesmas

 

 

 

 

UPTD

PUSKESMAS

SELOMERTO 1

PENGGANTIAN DAN PERBAIKAN ALAT YANG RUSAK

Disahkan oleh Kepala UPTD Puskesmas

Selomerto I

 

 

Dr. Sumanto

NIP.19640909 200212 1 001

 

 

 

  SPO

 

No. Kode

:

 

Terbitan

:

 

No. Revisi                    

:

 

Tgl. Mulai Berlaku 

:

 

Halaman                      

:

 

1.              1.  Definisi

v Perbaikan alat yang rusak adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengganti atau memperbaiki alat yang fungsinya sudah menurun atau tidak bisa digunakan lagi,

v Penggantian alat yang rusak adalah kegiatan penggantian atau pengadaan alat yang baru karena alat yang rusak tidak bisa diperbaiki dan fungsinya tidak bisa kembali seperti semula.

 

2.              2. Tujuan

Agar sarana kerja maupun fasilitas pendukungnya terjamin pemeliharaannya, sehingga tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk pelayanan

Sebagai pedoman untuk penggantian dan perbaikan alat yang rusak di Puskesmas Selomerto

 

3.              3. Kebijakan

 

4.              4.  Referensi

Kebijakan Kepala Puskesmas

 

5.              5.  Prosedur

1.   Petugas di tiap ruangan mengidentifikasi semua alat yang ada di ruangannya masing – masing,

2.  Petugas ruangan mencatat di dalam buku harian adanya alat yang rusak,

3.  Petugas ruangan melaporkan hasil temuannya kepada coordinator ruangan,

4.  Koordinator ruangan memastikan alat yang rusak,

5.  Koordinator ruangan menulis alat yang rusak di buku catatan inventaris ruangan,

6.  Koordinator ruangan melaporkan hasil temuan kepada coordinator barang,

7.  Koordinator barang menerima laporan,

8.  Koordinator barang meninjau alat yang rusak bersama coordinator ruangan,

9.  Koordinator barang dan ruangan mengevaluasi penyebab kerusakan,

10.        Koordinator barang menuliskan hasil temuan di dalam buku catatan inventaris,

11.        Koordinator barang membuat usulan mengenai penggantian atau perbaikan alat yang rusak kepada Kepala Puskesmas,

12.        Koordinator barang melaporkan adanya kerusakan alat dan mengajukan usulan penggantian dan perbaikan alat yang rusak kepada kepala Puskesmas,

13.        Kepala Puskesmas menerima laporan dari coordinator barang,

14.        Kepala Puskesmas menyetujui usulan Koordinator barang,

15.        Kepala Puskesmas menyerahkan persetujuan usulan penggantian atau perbaikan alat yang rusak kepada coordinator barang,

16.        Koordinator barang menyampaikan persetujuan Kepala Puskesmas kepada Koordinator barang,

17.        Koordinator barang mengambil alat yang rusak untuk di perbaiki,

18.        Koordinator barang mendokumentasikan kegiatan yang telah dilakukan.

 

6.              7.  Dokumen Terkait

Buku catatan pemeliharaan dan testing alat

 

7.              8.  Distribusi

Semua petugas di tiap ruangan

 

 

9.  Rekaman Historis Perubahan

 

No

Yang Dirubah

Isi Perubahan

Tgl. Mulai Diberlakukan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UPTD PUSKESMAS

SELOMERTO 1

PENGGANTIAN DAN PERBAIKAN ALAT YANG RUSAK

DAFTAR

TILIK

No. Kode

:

 

Terbitan

:

 

No. Revisi

:

 

Tgl. Mulai berlaku

:

 

Halaman

:

 

 

 

 

 

 

NO

KEGIATAN

YA

TIDAK

TIDAK BER

LAKU

1.

Apakah petugas di tiap ruangan mengidentifikasi semua alat yang ada di ruangannya masing – masing?

 

 

 

2.

Apakah petugas ruangan mencatat di dalam buku harian adanya alat yang rusak?

 

 

 

3.

Apakah petugas ruangan melaporkan hasil temuannya kepada coordinator ruangan?

 

 

 

4.

Apakah koordinator ruangan memastikan alat yang rusak?

 

 

 

5.

Apakah koordinator ruangan menulis alat yang rusak di buku catatan inventaris ruangan?

 

 

 

6.

Apakah koordinator ruangan melaporkan hasil temuan kepada coordinator barang?

 

 

 

7.

Apakah koordinator barang menerima laporan?

 

 

 

8.

Apakah koordinator barang meninjau alat yang rusak bersama coordinator ruangan?

 

 

 

9.

Apakah koordinator barang dan ruangan mengevaluasi penyebab kerusakan?

 

 

 

10

Apakah koordinator barang menuliskan hasil temuan di dalam buku catatan inventaris?

 

 

 

11.

Apakah koordinator barang membuat usulan mengenai penggantian atau perbaikan alat yang rusak kepada Kepala Puskesmas?

 

 

 

12.

Apakah koordinator barang melaporkan adanya kerusakan alat dan mengajukan usulan penggantian dan perbaikan alat yang rusak kepada kepala Puskesmas?

 

 

 

13.

Apakah kepala Puskesmas menerima laporan dari coordinator barang?

 

 

 

14.

Apakah kepala Puskesmas menyetujui usulan Koordinator barang?

 

 

 

15.

Apakah kepala Puskesmas menyerahkan persetujuan usulan penggantian atau perbaikan alat yang rusak kepada coordinator barang?

 

 

 

16.

Apakah koordinator barang menyampaikan persetujuan Kepala Puskesmas kepada Koordinator barang?

 

 

 

17.

Apakah koordinator barang mengambil alat yang rusak untuk di perbaiki?

 

 

 

18.

Apakah koordinator barang mendokumentasikan kegiatan yang telah dilakukan?

 

 

 

 

CR  =

  Selomerto,             2013

                                                                                                  Pelaksana /Auditor

 

 

 

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment