MOHON MAAF APABILA SUSUNANYA ADA YANG BERANTAKAN , KARENA HASIL COPY PASTE DARI FILE WORD/EXEL KE POSTINGAN BLOG

Sunday, March 22, 2026

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMICUAN PERUBAHAN PERILAKU

 

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PEMICUAN PERUBAHAN PERILAKU

DI DUSUN/ DESA DI KECAMATAN GARUNG

 

 

1. Latar Belakang

Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya dalam pemenuhan kebutuahan akan air bersih dan sanitasi, Pemerintah telah melaksanakan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) atau Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat). Salah satu kegiatan yang wajib dilakukan dalam Program STBM adalah pemicuan (CLTS).

CLTS (Community Led Total Sanitation) merupakan suatu metode pemicuan yang dilakukan untuk memicu masyarakat khususnya yang masih buang air besar sembarangan, sehingga mempunyai keinginan dan kemauan untuk membuat atau membangun jamban secara swadaya. Kegiatan Pemicuan ini merupakan aplikasi dari Strategi Nasional STBM dan telah di putuskan melalui SK Menkes No.852/Menkes/SK/IX/2008.

Program STBM memiliki lima (5) pilar yang bertujuan untuk menciptakan kondisi sanitasi secara total. Kelima pilar tersebut antara laian :

1). Tidak Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS)

2). Mencuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)

3). Mengelola air minum dan makanan secara aman

4 ). Mengelola sampah dengan benar

5). Mengelola Limbah cair Rumah Tangga dengan aman dan benar

Dengan adanya Program STBM Pemerintah berharap agar masyarakat dapat meningkat derajat kesehatannya khususnya tercukupinya akan kebutuhan air bersih, sarana sanitasi dan berpola hidup sehat sehingga angka kesakitan penyakit yang berbasis lingkungan semakin turun dari tahun ke tahun.

 

2. Tujuan

     A. Tujuan Umum

Mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup besih dan sehat terutama dalam penggunaan air bersih, BAB di jamban, CTPS,membuang sampah dan pengelolaan limbah rumah tangga.

     B.Tujuan Khusus

Memicu masyarakat agar mempunyai keinginan dan kemauan untuk membangun jamban secara swadaya.

                

3. Hasil Yang Diharapkan

Dengan kegiatan pemicuan diharapkan masyarakat dapat berubah perilakunya tentang kesehatan sesuai dengan prinsip Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,  terutama dalam pembuangan air besar dan pemakaian air bersih.

 

 

 

 

4. Lingkup Pelaksanaan Kegiatan

Lingkup pelaksanaan kegiatan adalah dengan sasaran masyarakat yang berlokasi di Dusun atau Desa di Kecamatan Garung yang merupakan desa penerima program Pamsimas tahun 2013 dan 2014.

 

5. Materi dan Pokok Bahasan

Materi dalam kegiatan pemicuan yaitu ditekankan kepada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terutama cara-cara masyarakat mencegah penyakit akibat buang air besar sembarangan dan memicu agar masyarakat membuat jamban yang sehat, dengan pokok bahasan antara lain :

-       Alasan buang air besar tidak di jamban

-       Akibat buruk dari buang air besar sembarangan

-       Penyakit berbasis lingkungan khususnya penyakit akibat tinja

-       Proses masuknya penyakit menular

-       Cara pencegahan penyakit menular akibat tinja

-       Cara pembuatan jamban yang memenuhi syarat sehat.

 

6. Peserta

Peserta kegiatan pemicuan berjumlah 20 orang terdiri dari unsur Satlak, Kadus, Kader, warga masyarakat Dusun / Desa yang tidak mempunyai jamban yang sehat dan masih buang air besar sembarangan.

 

7. Lokasi Kegiatan dan Waktu

Kegiatan pemicuan dilaksanakan di Dusun /Desa penerima program Pamsimas di Kecamatan Garung, pada bulan Juni, Oktober dan Nopember 2014 dimulai pukul 09.00 sampai selesai.

 

8. Metode yang Digunakan dan Langkah Kegiatan

                 Prinsip dasar dalam penggunaan metode pemicuan/CLTS adalah:

  • Tidak ada subsidi diberikan untuk material jamban (tidak terkecuali untuk kelompok termiskin atau lainnya).
  • Tidak ada patokan model jamban dari luar (hanya masyarakat yang mendesain, bukan (engineer/ahli dari luar). Konsekwensinya adalah tidak boleh mengajari, menyuluh, mengarahkan dll.
  • Masyarakatlah yang memimpin,  mereka memiliki potensi dan dapat melakukannya.
  • Kita (orang luar/fasilitator/pemerintah lokal) hanya memfasilitasi, jangan menyediakan bantuan atau solusi apapun.
  • Biasanya berjalan lambat di awal, dan kemudian cepat. Karenanya fasilitator harus memiliki kesabaran dan upaya yang terus menerus.

 

 

 

Adapun langkah-langkah dalam kegiatan pemicuan antara alain :

-       Perkenalan dari nara sumber/fasilitator

-       Penyampaian maksud dan tujuan

-       Pencairan suasana

-       Izin pada masyarakat untuk belajar bersama

-       Pemetaan

-       Penelusuran Lokasi BAB sembarangan (Transect Walk)

-       Alur Kontaminasi

-       Simulasi air tercemar

-       Diskusi Kelompok untuk memicu rasa malu dan jijik

-       Puncak pemicuan, kontral sosial

-       Penutupan.

9. Sumber Pembiayaan

            Biaya pelaksanaan pemicuan berasal dari anggaran BOK Puskesmas Garung tahun 2014, dengan rincian sebagai berikut :

            a. Biaya Konsumsi     

            b. Biaya ATK                                                

            c. Nara Sumber          

                                               

 

Garung, Januari 2014

Pelaksana Kegiatan

 

 

Supriyono

NIP.19730521 200604 1 007

 

 

Mengetahui

Kepala Puskesmas Garung

 

 

Dr.Isninur Harjanto

NIP.19710607 200212 1 003

 

 

 

No comments:

Post a Comment

POSTINGAN POPULER