|
|
SOP Pemberian
Kontrasepsi |
|
||
|
SOP |
NO DOKUMEN |
: |
||
|
NO REVISI |
: |
|||
|
TGL TERBIT |
: |
|||
|
HALAMAN |
: |
|||
|
UPTD PUSKESMAS KEMANGKON
|
|
Dr.R.M
Martanto B. 197103312006041013 |
||
|
1.
Pengertian |
Kontrasepsi
adalah suatu teknik pencegahan kehamilan. Pencegahan kehamilan dilakukan u
ntuk menanggulangi masalah sosial sesuai peraturan pemerintah. |
|
2.
Tujuan |
1.
Pengenalan alat kontrasepsi
pada pasien 2.
Standarisasi pemberian
kontrasepsi. |
|
3.
Kebijakan |
1.
Pemberian kontrasepsi mengacu
pada peraturan pemerintah. 2.
Pemberian kontrasespsi sesuai
dengan indikasi medis 3.
Penetuan alat kontrasepsi
dilakukan pasien dengan arahan dari petugas medis |
|
4.
Referensi |
Sustaining Achievements in Reproductive Health, WHO. |
|
5. Prosedur |
1.
Petugas
memulai pembicaraan dengan suasana se nyaman dan se rileks mungkin. 2.
Cocokan
identitas pasien dengan status atau kartu periksa. 3.
Periksalah
tanda vital, serta keadaan umum pasien. 4.
Petugas
menayakan apakah pasien pernah ber-KB atau belum. 5.
Bila
pasien sudah pernah ber-KB, maka periksalah kartu periksa, untuk kontrasepsi
berkala, apabila akan diberikan, pastikan tidak melewati waktu kontrol ulang,
atau bila melewati waktu kontrol ulang maka pasien wajib dipastikan tidak
hamil. 6.
Bila
pasien belum pernah ber KB, lakukan konseling KB dengan bantuan kalender
pengambil keputusan ber KB. Jelaskan secara lengkap dan gamblang mengenai
berbagai pilhan KB serta pilihan kontrasepsi yang sesuai untuk pasien.
Biarkan pasien yang menetukan pilihan KB, sepanjang tidak ada kontra
indikasi. 7.
Senantiasa
menggunakan pertanyaan terbuka sehingga pasien dapat mengajukan pertanyaan
bila tidak jelas. 8.
Untuk
pasien yang pertama kali menggunakan KB atau pasien lama yang terlambat
kontrol untuk ber KB, lakukan pemeriksaan PP Test untuk mengetahui status
kehamilan. 9.
Bila
PP tes postifif, maka merupakan kontra indikasi dari pemasangan semua jenis
KB, bila PP test negatif, maka penggunaan kontrasepsi dapat dilakukan
sepanjang tidak ada kontra indikasi. 10. Lakukan perjanjian waktu pertemuan selanjutnya, apabila
pasien masih bingung dan butuh waktu, atau perlu persiapan untuk pemasangan
alat kontrasepsi tersebut. 11. Bila alat kontrasepsi telah diberikan/dipasang, isilah
kartu periksa sesuai jadwal berikutnya pasien harus kontrol. |
|
6.
Unit Terkait |
Unti kebidanan |
|
7. Dokumen terkait |
SOP pasien
rawat jalan. |
No comments:
Post a Comment